Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa satu tahun pertama masa kepemimpinannya merupakan fase krusial untuk meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang Kota Bandung. Menurutnya, periode awal ini bukanlah ajang mengejar capaian instan, melainkan tahap strategis untuk memastikan visi Bandung Utama—Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis—dapat berjalan berkelanjutan selama lima tahun ke depan.

Farhan menilai keberhasilan seorang pemimpin di Kota Bandung tidak dapat diukur hanya dari hasil jangka pendek. Kepemimpinan, kata dia, harus dipahami sebagai proses berkelanjutan yang memerlukan dasar kebijakan, tata kelola, serta pemahaman mendalam terhadap persoalan riil di lapangan.

“Kepemimpinan ini sifatnya jangka panjang, lima tahun. Apa yang terjadi di setahun pertama adalah upaya meletakkan dasar agar visi Bandung unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis bisa berkelanjutan minimal lima tahun ke depan,” ujarnya.

Refleksi Setahun Memimpin: Kritik, Pembelajaran, dan Keberkahan

Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Farhan mengaku banyak mendapatkan pembelajaran berharga. Ia menyebut berbagai dinamika yang dihadapi, mulai dari kritik hingga penilaian negatif, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses memimpin kota besar seperti Bandung.

“Alhamdulillah, berkah. Saya menyadari saya punya banyak kekurangan. Ada kritik, ada fitnah, ada yang ngaraco. Tapi itu hal biasa,” ucapnya.

Menurut Farhan, kritik publik justru menjadi cermin untuk memperbaiki kinerja pemerintah kota. Ia menilai keterbukaan terhadap masukan masyarakat merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah dan partisipatif, sejalan dengan semangat Bandung Utama.

Dalam berbagai kesempatan, Farhan juga menekankan pentingnya kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat. Pendekatan ini diyakini mampu mempersempit jarak antara kebijakan di atas kertas dengan realitas yang dihadapi warga di tingkat kelurahan dan RW.

Program Prakarsa dan Siskamling Jadi Pintu Masuk Masalah Riil

Salah satu program yang disebut Farhan sebagai kunci untuk memahami persoalan kota adalah Program Siskamling Siaga Bencana dan Prakarsa. Melalui program ini, Farhan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung ke wilayah-wilayah untuk berdialog dan menyerap aspirasi warga.

“Salah satu program yang kami kick off adalah Prakarsa. Saya keliling ke setiap kelurahan dan RW. Itu bukan pekerjaan biasa. Dari situ saya menemukan banyak permasalahan, tapi juga selalu ada solusi,” ungkapnya.

Dari hasil kunjungan tersebut, Farhan menyoroti persoalan branghang atau lorong sempit yang banyak ditemukan di sejumlah titik Kota Bandung. Ia menyebut di sekitar kawasan Lodaya saja terdapat 46 titik branghang bermasalah yang direncanakan akan dibongkar karena berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan dan tata ruang.

“Contohnya branghang. Banyak branghang bermasalah. Di sekitar Lodaya ada 46 titik bermasalah dan akan dibongkar. Tidak mudah, karena rumahnya sudah lama. Tapi ada contoh solusi seperti di Jalan Tengku Angkasa, pemanfaatannya bagus,” jelas Farhan.

Pengalaman tersebut membuka pandangannya bahwa sebagian besar persoalan wilayah sebenarnya telah memiliki contoh solusi yang bisa direplikasi di tempat lain. Tantangannya terletak pada keberanian mengambil keputusan serta konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan.

“Itu membuka mata saya bahwa permasalahan di wilayah sebenarnya sudah ada solusinya,” tuturnya.

Farhan menegaskan, fondasi yang dibangun pada tahun pertama ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi percepatan pembangunan Kota Bandung yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • mayat dalam sumur di Tawang Tasikmalaya

    Warga Tawang Kota Tasikmalaya Temukan Mayat Dalam Sumur

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kasus mayat dalam sumur di Tawang Tasikmalaya mengundang perhatian warga Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang sehari-hari digunakan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air. Penemuan tersebut terjadi di sebuah sumur yang berada di Gang H Kosasih, Jalan Siliwangi, kawasan Cicurug. […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Kejurprov Karate Satria Tama 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Berprestasi Jabar

    Kejurprov Karate Satria Tama 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Berprestasi Jabar

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – GOR Siliwangi Kota Tasikmalaya menjadi pusat perhatian para pecinta karate setelah menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Satria Tama Karate 2026, Minggu (7/6/2026). Ajang tersebut diikuti sekitar 100 karateka dari berbagai daerah di Jawa Barat yang datang untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai […]

  • indikasi korupsi sampah pangandaran - berita pangandaran

    Indikasi Korupsi BBM Sampah Pangandaran Bag 1: Kadis Baru Pilih No Comment!

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA PANGANDARAN — Indikasi Korupsi BBM Sampah Pangandaran mulai masuk radar redaksi. Persoalan ini menyangkut belanja bahan bakar kendaraan angkutan persampahan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran yang menjadi temuan BPK. Data yang dimiliki redaksi menunjukkan, ada selisih besar dalam pertanggungjawaban belanja BBM kendaraan angkutan sampah. Nilainya mencapai Rp363.661.206,00. Angka ini terlalu besar untuk dianggap […]

  • Geger Jembatan Cirahong, Pria Hilang Diduga Terjun ke Citanduy

    Geger Jembatan Cirahong, Pria Hilang Diduga Terjun ke Citanduy

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Seorang pria diduga nekat terjun dari kawasan Jembatan Cirahong, Kabupaten Ciamis, hingga dilaporkan hilang di aliran Sungai Citanduy, Jumat (22/5/2026). Hingga Jumat siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap korban. Peristiwa ini menggegerkan warga setelah seorang pria terlihat berada di area Jembatan Cirahong, jalur penghubung Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, […]

  • Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pusat Kota Tasikmalaya terlihat hidup saat malam. Deretan tempat makan penuh, kendaraan nyaris tak terputus, dan percakapan terdengar di setiap sudut jalan. Kota ini tampak bergerak, tumbuh, dan berkembang. Namun di sela-sela denyut ekonomi itu, seorang anak perempuan berdiri tanpa alas apa pun selain harapan. Ia bukan pengamen. Bukan pedagang kecil. […]

expand_less