Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa satu tahun pertama masa kepemimpinannya merupakan fase krusial untuk meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang Kota Bandung. Menurutnya, periode awal ini bukanlah ajang mengejar capaian instan, melainkan tahap strategis untuk memastikan visi Bandung Utama—Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis—dapat berjalan berkelanjutan selama lima tahun ke depan.

Farhan menilai keberhasilan seorang pemimpin di Kota Bandung tidak dapat diukur hanya dari hasil jangka pendek. Kepemimpinan, kata dia, harus dipahami sebagai proses berkelanjutan yang memerlukan dasar kebijakan, tata kelola, serta pemahaman mendalam terhadap persoalan riil di lapangan.

“Kepemimpinan ini sifatnya jangka panjang, lima tahun. Apa yang terjadi di setahun pertama adalah upaya meletakkan dasar agar visi Bandung unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis bisa berkelanjutan minimal lima tahun ke depan,” ujarnya.

Refleksi Setahun Memimpin: Kritik, Pembelajaran, dan Keberkahan

Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Farhan mengaku banyak mendapatkan pembelajaran berharga. Ia menyebut berbagai dinamika yang dihadapi, mulai dari kritik hingga penilaian negatif, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses memimpin kota besar seperti Bandung.

“Alhamdulillah, berkah. Saya menyadari saya punya banyak kekurangan. Ada kritik, ada fitnah, ada yang ngaraco. Tapi itu hal biasa,” ucapnya.

Menurut Farhan, kritik publik justru menjadi cermin untuk memperbaiki kinerja pemerintah kota. Ia menilai keterbukaan terhadap masukan masyarakat merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah dan partisipatif, sejalan dengan semangat Bandung Utama.

Dalam berbagai kesempatan, Farhan juga menekankan pentingnya kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat. Pendekatan ini diyakini mampu mempersempit jarak antara kebijakan di atas kertas dengan realitas yang dihadapi warga di tingkat kelurahan dan RW.

Program Prakarsa dan Siskamling Jadi Pintu Masuk Masalah Riil

Salah satu program yang disebut Farhan sebagai kunci untuk memahami persoalan kota adalah Program Siskamling Siaga Bencana dan Prakarsa. Melalui program ini, Farhan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung ke wilayah-wilayah untuk berdialog dan menyerap aspirasi warga.

“Salah satu program yang kami kick off adalah Prakarsa. Saya keliling ke setiap kelurahan dan RW. Itu bukan pekerjaan biasa. Dari situ saya menemukan banyak permasalahan, tapi juga selalu ada solusi,” ungkapnya.

Dari hasil kunjungan tersebut, Farhan menyoroti persoalan branghang atau lorong sempit yang banyak ditemukan di sejumlah titik Kota Bandung. Ia menyebut di sekitar kawasan Lodaya saja terdapat 46 titik branghang bermasalah yang direncanakan akan dibongkar karena berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan dan tata ruang.

“Contohnya branghang. Banyak branghang bermasalah. Di sekitar Lodaya ada 46 titik bermasalah dan akan dibongkar. Tidak mudah, karena rumahnya sudah lama. Tapi ada contoh solusi seperti di Jalan Tengku Angkasa, pemanfaatannya bagus,” jelas Farhan.

Pengalaman tersebut membuka pandangannya bahwa sebagian besar persoalan wilayah sebenarnya telah memiliki contoh solusi yang bisa direplikasi di tempat lain. Tantangannya terletak pada keberanian mengambil keputusan serta konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan.

“Itu membuka mata saya bahwa permasalahan di wilayah sebenarnya sudah ada solusinya,” tuturnya.

Farhan menegaskan, fondasi yang dibangun pada tahun pertama ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi percepatan pembangunan Kota Bandung yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

  • Kabupaten Tasikmalaya: Keterbukaan Informasi Publik, Apa Kabar ?

    Kabupaten Tasikmalaya: Keterbukaan Informasi Publik, Apa Kabar ?

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Keterbukaan informasi publik di Kabupaten Tasikmalaya mendapat sorotan tajam dari Diki Sam Ani, seorang pemerhati masalah sosial dan kebijakan pemerintah. Diki menekankan pentingnya perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terkait pelayanan informasi publik di daerah tersebut. Diki mengungkapkan kekhawatirannya setelah mengalami kesulitan dalam mengakses informasi publik di Dinas Pendidikan […]

  • Sorotan Tajam Proyek Gedung PLUT Kabupaten Tasikmalaya, 7 Indikasi Ini Jadi Pertanyaan Publik

    Sorotan Tajam Proyek Gedung PLUT Kabupaten Tasikmalaya, 7 Indikasi Ini Jadi Pertanyaan Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Proyek revitalisasi Gedung PLUT Kabupaten Tasikmalaya yang berada di bawah Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan menjadi perhatian publik. Anggaran sebesar Rp3,4 miliar yang digelontorkan untuk pembangunan tersebut kini memunculkan sejumlah temuan yang dinilai tak bisa dianggap sekadar persoalan teknis. Sejumlah data yang dihimpun menunjukkan adanya tujuh indikasi yang saling berkaitan. Jika […]

  • roni imroni - hoaks 6x lebih cepat dari fakta

    Roni Imroni: “Penyebaran Hoaks 6x Lebih Cepat dari Informasi Sebenarnya”

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 30
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar di Kecamatan Cisayong, Kamis (20/11/2025), kembali menyoroti bahaya derasnya arus informasi di ruang digital. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Roni Imroni, yang hadir dalam kapasitas resminya sebagai pembina penguatan literasi informasi di tingkat […]

  • Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya kini memasuki fase implementasi konkret. Melalui platform layanan terpadu berbasis internet, berbagai kebutuhan informasi dan pelayanan publik terintegrasi dalam satu sistem. Inisiatif ini diwujudkan melalui Gapura Kabupaten Tasikmalaya, sebuah portal manajemen layanan digital yang dirancang untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah. Kehadiran […]

  • Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle adminastakona
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesatuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih resmi memulai pengabdian di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran unit baru TNI Angkatan Darat ini bukan sekadar memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa mandat strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini, ribuan personel TNI AD yang tergabung dalam kesatuan tersebut […]

expand_less