Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH Miftah Fauzi dan Ribuan Pedagang Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

KH Miftah Fauzi dan Ribuan Pedagang Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAKH Miftah Fauzi bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya saat ini berada dalam satu posisi yang sama: menunggu. Bukan sekadar menunggu janji, melainkan menunggu kehadiran negara dalam bentuk kebijakan nyata yang menyentuh persoalan pasar tradisional.

Ia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah terjalin dan berjalan cukup baik. Namun, bagi pedagang pasar, kehadiran pemerintah tidak diukur dari respons lisan, melainkan dari perubahan yang bisa dirasakan langsung.

Keluhan pedagang yang ia terima menunjukkan bahwa tekanan terhadap pasar rakyat semakin nyata. Praktik grosir dan distributor yang menjual barang secara eceran membuat persaingan usaha menjadi tidak seimbang. Pedagang kecil harus bersaing dengan kekuatan modal dan distribusi yang jauh lebih besar.

Dampaknya terlihat jelas di Pasar Cikurubuk. Kios-kios kosong bertambah, aktivitas jual beli menurun, dan pasar perlahan kehilangan denyutnya sebagai pusat ekonomi rakyat. Situasi ini, menurut KH Miftah Fauzi, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata urusan bisnis. Pasar tradisional memiliki fungsi sosial yang kuat sebagai ruang hidup masyarakat kecil. Ketika pasar melemah, yang terdampak bukan hanya angka transaksi, tetapi stabilitas sosial di tingkat bawah.

Dalam kerangka regulasi, negara telah memberikan instrumen yang cukup jelas untuk melindungi pedagang kecil. Pemerintah Kota Tasikmalaya sebetulnya memiliki kewenangan untuk menata, mengawasi, dan menertibkan fungsi usaha agar tidak saling tumpang tindih.

KH Miftah Fauzi menegaskan bahwa dirinya tidak menolak usaha besar. Yang ia tuntut adalah keadilan struktur pasar agar pedagang kecil tidak dilindas oleh sistem yang keliru. Ia berharap Pemkot Tasikmalaya segera menunjukkan keberanian politik untuk mengambil langkah tegas dan berpihak.

Untuk saat ini, ia bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk masih menunggu. Menunggu negara benar-benar hadir, bukan hanya dalam wacana, tetapi dalam kebijakan nyata yang bisa menyelamatkan pasar rakyat. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diky Candranegara Cari Solusi Darurat untuk Kantor KPU Kota Tasikmalaya

    Diky Candranegara Cari Solusi Darurat untuk Kantor KPU Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Operasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya terancam menghadapi kendala setelah masa kontrak gedung kantor yang saat ini digunakan resmi berakhir. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai bergerak mencari solusi cepat agar aktivitas lembaga penyelenggara pemilu tetap berjalan normal tanpa melanggar aturan yang berlaku. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, […]

  • WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menggulirkan kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan mulai setelah Lebaran 2026. Langkah ini diklaim sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik klaim efisiensi energi, kebijakan ini mulai menuai keraguan. Sejumlah pihak menilai, tanpa pengawasan ketat, WFH berpotensi […]

  • Sorotan Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Pedagang Desak Revitalisasi Nyata

    Sorotan Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Pedagang Desak Revitalisasi Nyata

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Denyut aktivitas di Pasar Cikurubuk masih tetap berlangsung seperti biasanyai. Pedagang sayur, sembako, daging hingga pakaian tetap membuka lapaknya seperti biasa. Namun di balik ramainya transaksi, kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya saat ini dinilai tengah menghadapi tekanan serius. Sebagai pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya, Cikurubuk selama ini dikenal sebagai pusat distribusi bahan […]

  • Indonesia Open 2026 Berakhir Pahit, Tuan Rumah Nirgelar

    Indonesia Open 2026 Berakhir Pahit, Tuan Rumah Nirgelar

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – Harapan publik untuk melihat wakil Merah Putih berjaya di kandang sendiri harus pupus setelah Indonesia Open 2026 berakhir tanpa satu pun gelar bagi tuan rumah. Meski berhasil meloloskan dua wakil ke partai final, Indonesia gagal mengonversi peluang tersebut menjadi trofi juara pada turnamen bergengsi level BWF World Tour Super 1000 yang […]

  • FKRWG Luncurkan Asdes, Pemkab Garut Dukung Digitalisasi Layanan Desa

    FKRWG Luncurkan Asdes, Pemkab Garut Dukung Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT — Forum Komunikasi Rukun Warga Garut (FKRWG) menandai peringatan Milangkala ke-1 dengan meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital bernama Asisten Desa (Asdes). Peluncuran aplikasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari dorongan transformasi digital dalam pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput. Kegiatan yang digelar di Gedung Pemuda, Kecamatan […]

  • Ular Sanca di Ciamis Masuk Kandang Ayam, Damkar Evakuasi

    Ular Sanca di Ciamis Masuk Kandang Ayam, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kemunculan ular sanca di Ciamis kembali menghebohkan warga. Seekor ular sanca sepanjang sekitar 2,2 meter ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga di Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (5/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Nuhrawan (59), pemilik kandang ayam, saat hendak memberi pakan ternaknya. […]

expand_less