Drama Jelang Iduladha, Sapi Kurban 720 Kg Tercebur di Tasikmalaya
- account_circle adminastakona
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang Iduladha, insiden tak terduga terjadi di Kota Tasikmalaya. Seekor sapi kurban jenis Limousin dengan bobot mencapai sekitar 720 kilogram tercebur ke dalam kolam saat proses pemindahan menuju lokasi penyembelihan, Selasa (26/5/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Lengo, Jalan Bantarsari RT 03 RW 07, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Insiden bermula ketika sapi berukuran besar itu hendak dipindahkan melalui akses jalan yang relatif sempit. Kondisi jalur yang kurang ideal membuat hewan tersebut kehilangan keseimbangan hingga tergelincir dan jatuh ke kolam.
Situasi Mendadak Berubah Panik.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya membantu, namun ukuran tubuh sapi yang sangat besar membuat proses penyelamatan secara manual nyaris mustahil dilakukan.
Selain berat badan hewan yang mencapai ratusan kilogram, kondisi kolam yang berlumpur juga memperumit keadaan.
Kekhawatiran muncul karena sapi terus meronta di dalam air, sehingga dikhawatirkan mengalami kelelahan atau cedera jika tidak segera dievakuasi.
Damkar Tasikmalaya Bergerak Cepat ke Lokasi
Dalam situasi darurat tersebut, warga langsung menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya.
Laporan diterima sekitar pukul 17.45 WIB, dan hanya berselang beberapa menit, Regu 2 Damkar Tasikmalaya langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba sekitar pukul 18.00 WIB, menunjukkan respons cepat di tengah kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
Setibanya di lokasi, tim mendapati sapi masih berada di dalam kolam dengan kondisi panik.
Medan di sekitar lokasi juga tidak mudah karena tanah dalam kondisi lembek dan licin, sehingga berisiko menyulitkan proses evakuasi.
Dipimpin oleh Eman Sulaeman, petugas langsung melakukan asesmen lapangan sebelum menentukan metode penanganan paling aman.
Evakuasi Sapi Kurban Berlangsung Dramatis
Proses evakuasi sapi kurban berlangsung cukup menegangkan.
Petugas membagi tugas untuk mempercepat penanganan.
Sebagian personel turun langsung ke area kolam untuk menjaga posisi sapi tetap stabil agar tidak semakin tenggelam, sementara tim lain menyiapkan tali pengaman dan peralatan bantu.

Koordinasi dilakukan secara hati-hati karena hewan dalam kondisi stres dan terus bergerak.
Jika penanganan dilakukan terburu-buru, risiko cedera terhadap petugas maupun hewan bisa meningkat.
Setelah melalui proses yang cukup berat, sapi akhirnya berhasil dievakuasi ke daratan dalam kondisi selamat.
Warga yang menyaksikan proses tersebut tampak lega setelah hewan kurban berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses pemindahan hewan kurban, terutama yang berbobot besar, membutuhkan perencanaan matang dan pengamanan ekstra.
Sementara itu, pemadam kebakaran Tasikmalaya kembali menunjukkan peran pentingnya, bukan hanya dalam menangani kebakaran, tetapi juga berbagai situasi penyelamatan yang membutuhkan respons cepat. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
