Viral Poster BYD Ada Logo Gerindra, Benarkah Ada Unsur Politik? Ini Faktanya
- account_circle adminastakona
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA NASIONAL – Media sosial diramaikan dengan kemunculan logo Partai Gerindra dalam poster promosi acara BYD Tech-Culture Fest, event teknologi dan otomotif yang digelar di kawasan Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Kemunculan logo partai politik dalam materi promosi acara tersebut langsung memicu berbagai spekulasi publik. Sejumlah netizen mempertanyakan apakah ada unsur politik atau afiliasi tertentu di balik penyelenggaraan event milik produsen kendaraan listrik asal China tersebut.
Namun, polemik yang sempat memanas itu langsung mendapat klarifikasi dari kedua pihak.
Logo Gerindra di Poster BYD Picu Spekulasi
Poster acara BYD Tech-Culture Fest yang beredar luas di media sosial memperlihatkan adanya logo Gerindra di salah satu sudut materi publikasi. Temuan itu dengan cepat menjadi bahan perbincangan warganet.
Tidak sedikit yang mempertanyakan hubungan antara event otomotif tersebut dengan kepentingan politik tertentu, terlebih BYD saat ini menjadi salah satu merek kendaraan listrik yang tengah agresif memperluas pasar di Indonesia.
Isu ini semakin berkembang seiring derasnya unggahan ulang di berbagai platform media sosial.
Gerindra Sebut Murni Kekhilafan Admin
Menanggapi polemik tersebut, pihak DPD Gerindra DKI Jakarta memberikan klarifikasi resmi.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, menjelaskan bahwa kemunculan logo partai dalam poster tersebut murni merupakan kesalahan teknis internal tim media.
Ia menyebut insiden itu sebagai bentuk kelalaian atau human error, bukan bagian dari upaya politisasi acara.
Menurutnya, admin media internal awalnya hanya bermaksud membantu menyebarluaskan informasi mengenai event yang dianggap menarik bagi publik. Namun dalam prosesnya, logo partai justru ikut tercantum dalam materi yang dipublikasikan.
Gerindra juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegaduhan yang muncul akibat insiden tersebut.
BYD Tegaskan Event Digelar Independen
Di sisi lain, BYD Indonesia juga angkat bicara untuk meredam spekulasi yang berkembang.
Melalui pernyataan resminya, BYD menegaskan bahwa BYD Tech-Culture Fest merupakan acara independen yang diselenggarakan untuk edukasi, hiburan, dan pengalaman teknologi bagi masyarakat.
Perusahaan memastikan event tersebut tidak terafiliasi dengan kepentingan politik maupun organisasi tertentu.
BYD juga menekankan bahwa seluruh pengisi acara dan pihak yang terlibat menjalankan kegiatan secara profesional tanpa keterkaitan politik praktis.
Benarkah Ada Unsur Politik?
Berdasarkan klarifikasi dari kedua pihak, kemunculan logo Gerindra dalam poster promosi disebut bukan bagian dari kerja sama politik maupun afiliasi resmi dengan BYD.
Meski begitu, polemik ini menunjukkan betapa sensitifnya publik terhadap isu yang berkaitan dengan percampuran antara kepentingan bisnis, ruang publik, dan simbol politik.
Di era media sosial, satu elemen visual kecil dalam materi promosi dapat dengan cepat memicu interpretasi luas dan menjadi perdebatan nasional. (hs)
- Penulis: adminastakona
