Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Tewaskan Mahasiswa Garut
- account_circle adminastakona
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA BANJAR – Peristiwa kecelakaan Bus Sugeng Rahayu yang terjadi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026), berujung tragis. Seorang mahasiswa asal Kabupaten Garut meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut di depan SPBU Randegan.
Korban diketahui bernama Aghni Ahmad Al Ghifari (20), warga Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu langsung menjadi perhatian warga dan pengguna jalan karena melibatkan salah satu armada bus lintas provinsi yang cukup dikenal di jalur Jawa Barat–Jawa Timur.
Petugas Satlantas Polres Banjar yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Diduga Berawal dari Hilang Kendali
Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7015 UO saat itu tengah melakukan perjalanan dari Bandung menuju Surabaya dengan membawa sejumlah penumpang.
Di waktu yang bersamaan, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4793 SPH dari arah Jawa Tengah menuju Bandung.
Menurut keterangan Unit Gakkum Satlantas Polres Banjar, kecelakaan diduga terjadi ketika bus memasuki jalur yang berlawanan arah sehingga bertabrakan dengan sepeda motor korban.
Benturan keras tak terhindarkan. Korban disebut sempat terseret beberapa meter sebelum kendaraan besar tersebut berhenti. Kondisi ini menyebabkan luka fatal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan para saksi.
Selanjutnya –>> detik-detik tabrakan
- Penulis: adminastakona
