Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Tewaskan Mahasiswa Garut
- account_circle adminastakona
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kesaksian Penumpang Ungkap Detik-Detik Tabrakan
Salah seorang penumpang bus, Oyoh Sunaryo, mengaku merasakan guncangan keras dari dalam kendaraan sesaat sebelum bus berhenti.
Menurutnya, sebagian penumpang sempat panik karena tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Setelah turun dari kendaraan, para penumpang baru mengetahui telah terjadi kecelakaan serius.
Ia menyebut korban ditemukan berada di bawah bus dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara sepeda motor dan helm korban terlihat berada tidak jauh dari lokasi tabrakan.
Kesaksian tersebut menjadi salah satu bahan yang dikumpulkan penyidik untuk membantu merekonstruksi kronologi peristiwa secara lebih rinci.
Mahasiswa Asal Garut Meninggal dengan Luka Berat
Korban kemudian dievakuasi ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Kota Banjar untuk menjalani pemeriksaan medis.
Hasil pemeriksaan dokter forensik menunjukkan korban mengalami cedera berat di berbagai bagian tubuh akibat benturan keras dan tekanan saat kecelakaan terjadi.
Selain luka terbuka pada wajah, korban juga mengalami sejumlah patah tulang, termasuk pada kedua tangan, tulang selangka, tulang dada, paha kiri, hingga pergelangan kaki.
Tim medis menduga korban meninggal akibat gangguan pernapasan berat yang dipicu trauma hebat pada bagian dada. Cedera tersebut menyebabkan fungsi pernapasan terganggu hingga berujung fatal.
Polisi Amankan Kendaraan dan Lanjutkan Penyelidikan
Pasca kejadian, sepeda motor korban yang mengalami kerusakan parah serta bus Sugeng Rahayu yang mengalami kerusakan pada bagian depan langsung diamankan ke Unit Laka Satlantas Polres Banjar.
Penyidik kini masih mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan untuk mengungkap secara utuh penyebab kecelakaan. Pemeriksaan terhadap pengemudi bus juga menjadi bagian dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama di jalur utama yang dilalui kendaraan berukuran besar dan memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Hingga proses penyelidikan selesai, kasus kecelakaan Bus Sugeng Rahayu yang menewaskan mahasiswa asal Garut tersebut masih ditangani Satlantas Polres Banjar untuk memastikan seluruh fakta dan penyebab insiden terungkap secara jelas. (Susi/hs)
- Penulis: adminastakona
