Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, memanas setelah warga keberatan terhadap kebijakan pengurus lingkungan. Polemik daging kurban yang dikaitkan dengan tunggakan Iuran Penduduk (IP) memicu kemarahan warga RT 03 RW 07 Kampung Kebon Tengah, Kelurahan Tuguraja, Kota Tasikmalaya. Warga mendatangi Kantor Kelurahan Tuguraja dan mendesak pemerintah turun tangan menyelesaikan konflik yang berkembang pasca Iduladha 1447 Hijriah.

Aksi warga dipicu oleh belum tersalurkannya daging kurban kepada masyarakat setelah muncul kebijakan yang mengaitkan pembagian daging dengan pelunasan Iuran Penduduk (IP). Keputusan tersebut menuai penolakan dan memicu perdebatan di lingkungan warga.

Menurut sejumlah warga, daging kurban yang berasal dari hewan kurban masyarakat seharusnya dibagikan berdasarkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, tanpa dikaitkan dengan kewajiban administrasi lainnya.

Kekecewaan warga kemudian memuncak hingga berujung pada penyampaian aspirasi secara langsung ke Kantor Kelurahan Tuguraja. Mereka meminta pemerintah setempat turun tangan untuk memediasi persoalan yang berkembang di lingkungan mereka.

Warga Persoalkan Kebijakan dan Masa Jabatan Pengurus Lingkungan

Salah seorang warga, Tedi Bebet (54), menilai keputusan menunda pembagian daging kurban karena persoalan iuran telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Menurutnya, warga tidak mempermasalahkan kewajiban membayar iuran lingkungan. Namun ia menilai pembagian daging kurban tidak seharusnya dikaitkan dengan status pelunasan iuran warga.

“Warga tentu memahami kewajiban membayar iuran. Tetapi kurban merupakan ibadah sosial yang tujuan utamanya berbagi kepada masyarakat. Karena itu banyak warga yang mempertanyakan kebijakan tersebut,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Selain mempersoalkan kebijakan pembagian daging kurban, sebagian warga juga menyoroti keberlanjutan kepengurusan RT dan RW yang saat ini menjabat. Mereka meminta pemerintah kelurahan melakukan evaluasi terhadap pengurus lingkungan agar situasi di masyarakat kembali kondusif.

Tuntutan tersebut muncul karena sebagian warga menilai perlu adanya penataan ulang kepengurusan demi menjaga kepercayaan dan harmonisasi di lingkungan setempat.

Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Dalam pertemuan tersebut, warga meminta pihak kelurahan dan kecamatan memfasilitasi penyelesaian persoalan yang berkembang agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Mereka juga berharap ada penjelasan terbuka terkait mekanisme pengelolaan dan distribusi daging kurban sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi di masyarakat.

Sejumlah warga mengaku khawatir polemik tersebut dapat mengganggu hubungan sosial yang selama ini terjalin baik di lingkungan RT 03 RW 07 Kampung Kebon Tengah.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak RT maupun RW terkait tudingan dan keberatan yang disampaikan warga.

Warga berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui dialog dan musyawarah sehingga suasana kebersamaan yang selama ini terbangun di lingkungan mereka dapat kembali terjaga. (hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menyoroti realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar yang belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, menyusul temuan belanja yang […]

  • Hari Lahir Pancasila 2026 Ciamis Teguhkan Semangat Persatuan

    Hari Lahir Pancasila 2026 Ciamis Teguhkan Semangat Persatuan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 14
    • 0Komentar

      Astakona, BERITA CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Upacara dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, dan dihadiri unsur […]

  • Tambang Ilegal di Hutan Unmul Terbongkar, Dua Tersangka Ditangkap

    Tambang Ilegal di Hutan Unmul Terbongkar, Dua Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 67
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN. Praktik tambang ilegal di Hutan Unmul akhirnya terbongkar setelah sekelompok mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) menemukan aktivitas alat berat di kawasan hutan pendidikan. Peristiwa ini terjadi pada awal April 2025 ketika para mahasiswa sedang melakukan dokumentasi penelitian herpetofauna di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklathut. Awalnya, mereka hanya berniat meneliti reptil […]

  • Ramadhan Dihantam OTT Pejabat Daerah, Demokrasi Diuji Kepercayaan Publik

    Ramadhan Dihantam OTT Pejabat Daerah, Demokrasi Diuji Kepercayaan Publik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Astakona, SUDUT PANDANG  – Dalam hitungan bulan, sejumlah kepala daerah kembali tersandung operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diamankan dalam operasi KPK di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam waktu yang relatif berdekatan. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo […]

  • Diky Candranegara Cari Solusi Darurat untuk Kantor KPU Kota Tasikmalaya

    Diky Candranegara Cari Solusi Darurat untuk Kantor KPU Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Operasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya terancam menghadapi kendala setelah masa kontrak gedung kantor yang saat ini digunakan resmi berakhir. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai bergerak mencari solusi cepat agar aktivitas lembaga penyelenggara pemilu tetap berjalan normal tanpa melanggar aturan yang berlaku. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, […]

  • 51 ASN BPKAD Kota Tasikmalaya Bergerak Lawan Stunting

    51 ASN BPKAD Kota Tasikmalaya Bergerak Lawan Stunting

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 49
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Di tengah deretan angka dan laporan keuangan yang biasa mereka kelola, sebanyak 51 ASN Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya kini menjalani peran baru yang jauh lebih personal: menjadi orang tua asuh bagi anak-anak balita stunting. Sebuah amanah yang tidak tertulis dalam surat tugas, tetapi melekat erat dalam nurani sebagai […]

expand_less