Hari Lahir Pancasila 2026 Kodim 0612 Tasikmalaya Teguhkan Persatuan
- account_circle adminastakona
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Semangat kebangsaan dan nilai-nilai persatuan kembali digaungkan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar Kodim 0612/Tasikmalaya di halaman Gedung Juang 45, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kota Tasikmalaya, Senin (1/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti unsur TNI, aparatur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memperingati momentum bersejarah lahirnya dasar negara Republik Indonesia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila sebagai perekat bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam amanatnya, Letkol Imvan membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh warga negara agar terus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.
Pancasila Tetap Relevan di Tengah Dinamika Global
Dalam amanat yang dibacakan Dandim 0612/Tasikmalaya, Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang selama ini berhasil menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dinilai tetap relevan menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.
Di tengah berbagai konflik dan ketidakpastian yang terjadi di sejumlah negara, Indonesia dinilai mampu menunjukkan bahwa keberagaman bukan sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan menjadi kekuatan yang menyatukan bangsa untuk terus bergerak maju.
Semangat musyawarah, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial yang menjadi inti Pancasila juga dianggap memiliki kontribusi penting dalam mendorong terciptanya perdamaian dunia.
Hal tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut serta dalam menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Tindakan Nyata
Selain menjadi momentum mengenang sejarah lahirnya dasar negara, peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya melalui hafalan maupun slogan.
Nilai luhur tersebut harus tercermin dalam tindakan nyata, baik dalam pelaksanaan tugas, kehidupan bermasyarakat, maupun pengabdian kepada bangsa dan negara.
Semangat gotong royong, toleransi, dan rasa persatuan menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai perbedaan yang ada.
Dari Gedung Juang 45 Tasikmalaya, pesan tersebut kembali ditegaskan kepada seluruh peserta upacara. Bahwa masa depan Indonesia akan tetap kokoh selama nilai-nilai Pancasila terus dijaga, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi penerus.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar Kodim 0612 Tasikmalaya pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa serta menjadikan Pancasila sebagai cahaya yang menerangi perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berkeadilan. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
