Popwilda 2026: Garut Seleksi Atlet Pelajar Terbaik
- account_circle adminastakona
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA GARUT – Kabupaten Garut mengirim sinyal serius jelang Popwilda Jawa Barat 2026. Tidak ingin sekadar menjadi peserta pelengkap, Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dispora dan BAPOPSI mulai menyiapkan kontingen terbaik lewat seleksi terbuka atlet pelajar yang digelar di SOR RAA Adiwijaya, Tarogong Kidul.
Seleksi ini menjadi langkah awal dalam membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi persaingan antar daerah di tingkat Jawa Barat.
Ratusan pelajar dari berbagai kecamatan hadir membawa ambisi besar untuk lolos menjadi bagian dari tim Garut.
Bagi mereka, ini bukan hanya ajang seleksi biasa, tetapi peluang emas membuktikan kemampuan di panggung olahraga yang lebih besar.
Kepala Dispora Garut, Asep Mulyana, menegaskan bahwa seleksi ini dirancang sebagai fondasi pembentukan tim yang benar-benar siap tempur.
Garut, kata dia, tidak hanya mengejar partisipasi, tetapi membidik capaian prestasi.
“Kami ingin Garut tampil kompetitif. Seleksi ini menjadi langkah penting untuk memastikan atlet yang dikirim benar-benar punya kualitas,” katanya.
Popwilda Jabar 2026 Jadi Target Serius Garut
Empat cabang olahraga masuk dalam radar pembinaan tahun ini, yaitu bola basket, bola voli, sepak bola, dan pencak silat.
Setiap peserta harus memenuhi syarat sebagai pelajar aktif dan sesuai batas usia kompetisi.
Seleksi dilakukan secara objektif dengan melibatkan unsur profesional dari berbagai lembaga olahraga.
Bukan hanya skill individu yang diuji, tetapi juga kekuatan fisik, kedisiplinan, daya tahan mental, dan kemampuan bermain kolektif.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Garut mulai menerapkan pola seleksi yang lebih kompetitif dan terukur.
Dispora Garut Ingin Atlet Pelajar Ciptakan Kejutan
Dengan Popwilda yang akan berlangsung di Bandung pada Juni mendatang, waktu persiapan memang tidak panjang.
Karena itu, proses seleksi harus cepat namun tetap berkualitas.
Pemkab Garut berharap kontingen tahun ini mampu menghadirkan kejutan dan memperbaiki capaian sebelumnya.
Semangat kompetisi yang terlihat di arena seleksi menjadi sinyal positif bahwa Garut memiliki stok atlet muda yang potensial.
Jika pembinaan dilakukan konsisten, Garut berpeluang menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam kompetisi olahraga pelajar tingkat provinsi. (nn/hs)
- Penulis: adminastakona
