Berangkat ke Ponpes, Dua Anak Kembar Asal Garut Tak Kunjung Tiba, Polisi Terima Laporan
- account_circle adminastakona
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA GARUT – Dua anak kembar asal Kabupaten Garut dilaporkan hilang setelah berangkat menuju pondok pesantren di Kota Banjar. Hingga beberapa hari setelah keberangkatan, keduanya tak kunjung tiba di tujuan, sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Laporan orang hilang tersebut tercatat di Polsek Bayongbong, Polres Garut, pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar pukul 10.46 WIB.
Kedua remaja yang dilaporkan hilang diketahui bernama Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah, keduanya merupakan anak kembar asal Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Hilang Saat Perjalanan Menuju Pondok Pesantren
Berdasarkan keterangan keluarga, kedua remaja tersebut berangkat dari rumah pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan kembali ke Pondok Pesantren Darul Huda Banjar.
Keduanya diantar hingga Terminal Guntur Garut untuk melanjutkan perjalanan menggunakan bus umum Primajasa jurusan Singaparna, Tasikmalaya, karena tidak tersedia bus langsung menuju Banjar.
Kabar terakhir yang diterima keluarga menyebutkan bahwa Ana dan Ani telah sampai di Terminal Singaparna pada hari keberangkatan.
Namun hingga laporan dibuat, keduanya belum tiba di pondok pesantren tujuan, sehingga keluarga mulai khawatir dan meminta bantuan pencarian.
Ciri-ciri Dua Anak Kembar Asal Garut yang Dilaporkan Hilang
Berdasarkan laporan kepolisian, berikut ciri-ciri keduanya:
1. ANA RAHMA FARIHAN
- Jenis kelamin: Perempuan
- Tinggi badan: 160 cm
- Rambut: Bergelombang panjang
- Kulit: Sawo matang
- Mata: Bulat
- Pakaian terakhir: Gamis hitam, kerudung hitam, sepatu putih
2. ANI RAHMI SYAIDAH
- Jenis kelamin: Perempuan
- Tinggi badan: 165 cm
- Rambut: Bergelombang panjang
- Kulit: Sawo matang
- Mata: Bulat
- Pakaian terakhir: Kemeja putih, celana putih, kerudung putih, sandal putih
Sebelum keberangkatan, keluarga menyebut kedua anak tersebut sempat mengeluhkan rasa lelah setelah mengikuti ujian di pondok pesantren.
Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan kedua remaja tersebut dapat segera memberikan informasi.
Bagi masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah dapat menghubungi keluarga di nomor 081320660887 atau melapor ke Polsek Bayongbong.
Pihak keluarga berharap kedua anak tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (hs)
- Penulis: adminastakona
