Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Jelang Persib vs Persijap, Polisi Siaga Full Pengamanan

Jelang Persib vs Persijap, Polisi Siaga Full Pengamanan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya menyiapkan skema pengamanan khusus menyambut pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Meski laga berlangsung di Kota Bandung, kepolisian memprediksi euforia suporter di wilayah Tasikmalaya tetap berpotensi menimbulkan keramaian hingga gangguan ketertiban.

Fokus pengamanan diarahkan pada potensi nonton bareng (nobar), konvoi suporter, hingga pergerakan massa spontan yang kerap muncul setelah pertandingan berakhir, terutama jika Persib Bandung berhasil mengamankan hasil yang diharapkan.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Galatikko Nagiewanto, mengatakan pengamanan akan dilakukan secara maksimal selama dua hari penuh, mulai sejak hari pertandingan hingga antisipasi euforia yang diperkirakan masih berlanjut hingga Minggu.

Menurutnya, seluruh personel kepolisian akan dikerahkan dengan dukungan lintas instansi guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali.

“Seluruh personel kami siagakan, termasuk dukungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Brimob. Skema pengamanan yang kami siapkan berupa pagar betis di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Galatikko, Jumat (22/5/2026).

Nobar Uncip Diprediksi Jadi Titik Konsentrasi Massa

Polres Tasikmalaya memetakan sejumlah titik rawan keramaian, dengan salah satu fokus utama berada di kawasan Universitas Cipasung (Uncip) yang direncanakan menjadi lokasi nonton bareng para Bobotoh.

Kepolisian memperkirakan kepadatan massa justru akan terjadi setelah pertandingan berakhir, bertepatan dengan waktu Magrib, ketika suporter mulai bergerak melakukan konvoi kemenangan.

Rute yang diprediksi menjadi jalur pergerakan massa antara lain mulai dari kawasan Uncip, kemudian melintas ke Jalan Muktamar, Badak Paeh, Kudang, Ciseda, Al-Furqon, hingga berakhir di kawasan Alun-alun Singaparna.

Pihak kepolisian menilai pola pergerakan tersebut perlu diantisipasi sejak awal agar tidak mengganggu pengguna jalan lain maupun memicu potensi gangguan kamtibmas.

“Setelah pertandingan selesai, biasanya massa langsung bergerak. Karena itu kami sudah petakan jalurnya agar pengamanan bisa lebih efektif,” katanya.

Selain rombongan suporter yang terorganisir, polisi juga mewaspadai munculnya massa spontan dari berbagai wilayah yang datang secara mandiri.

Kelompok inilah yang dinilai lebih sulit dikendalikan karena bergerak tanpa koordinasi, dengan euforia yang terkadang berlebihan.

Razia Knalpot Brong dan Miras Diperketat

Sebagai langkah preventif, Polres Tasikmalaya juga menggencarkan penertiban penyakit masyarakat menjelang pertandingan.

Fokus pengawasan diarahkan pada konsumsi minuman keras, penggunaan obat-obatan terlarang, hingga kendaraan dengan spesifikasi tidak sesuai standar seperti knalpot brong.

Menurut Galatikko, dua hal tersebut kerap menjadi pemicu utama gangguan keamanan saat konvoi atau perayaan suporter.

“Kendaraan tidak standar dan kondisi pengendara yang mabuk itu sangat berbahaya. Ini yang menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.

Meski demikian, pendekatan yang dikedepankan tetap bersifat persuasif.

Kepolisian mengimbau para Bobotoh agar mengekspresikan dukungan secara tertib, tidak menutup jalan, tidak melakukan tindakan provokatif, serta tetap menghormati pengguna jalan lain.

Polres Tasikmalaya berharap euforia pertandingan tetap berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan tidak berubah menjadi gangguan sosial.

Jika perayaan terjadi, kepolisian menargetkan situasi mulai melandai sekitar pukul 20.00 WIB, namun personel tetap akan bersiaga hingga kondisi benar-benar dinyatakan kondusif.

Bagi kepolisian, antusiasme mendukung Persib Bandung merupakan hal yang wajar. Namun semangat dukungan itu diharapkan tidak berubah menjadi perilaku yang justru merugikan masyarakat luas. (amf/df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

    Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gerakan Ngarumat Hulu Cai kembali digaungkan di kawasan Gunung Kokosan, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menjelang peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga respons atas ancaman nyata terhadap keberlangsungan sumber air di wilayah tersebut. Sejumlah budayawan, komunitas, dan warga turun langsung ke lapangan untuk […]

  • SATAS EXPO 2025

    SATAS EXPO 2025: Merayakan Kreativitas dan Semangat Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 52
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Langkah kaki ratusan peserta Fun Run bergema di sepanjang jalan Kota Tasikmalaya, Sabtu pagi itu. Udara masih segar, tapi semangat mereka sudah menggelegar. Dari Alun-alun hingga halaman SMAN 1 Tasikmalaya, senyum dan tawa melebur menjadi satu. Hari itu bukan sekadar akhir pekan biasa. Hari itu adalah perayaan, sebuah momentum yang diberi nama SATAS […]

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

  • Harkitnas 2026, Bupati Ciamis Tekankan Literasi Digital

    Harkitnas 2026, Bupati Ciamis Tekankan Literasi Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Semangat persatuan, kebangkitan nasional, dan kesiapan menghadapi tantangan era digital menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2026). Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertindak langsung sebagai inspektur upacara dalam peringatan tahunan tersebut. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan […]

  • Kopi Bunar Tasikmalaya-astakona

    Kopi Bunar Tasikmalaya Go International, Pemkab Siapkan Agrowisata Kopi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Produk kopi lokal asal Kabupaten Tasikmalaya berhasil menembus pasar internasional. Kopi Bunar Tasikmalaya, yang dikembangkan masyarakat Kampung Buni Hurip, Kecamatan Pagerageung, kini telah dipasarkan hingga ke Jepang, menandai capaian besar bagi produk perkebunan dari wilayah pedesaan. Keberhasilan tersebut lahir dari konsistensi masyarakat setempat dalam mengembangkan budidaya dan pengolahan kopi secara mandiri. […]

  • Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Astakona, OPINI – Di tengah arus digitalisasi yang semakin tak terelakkan, Kabupaten Tasikmalaya justru menghadapi dilema klasik: antara efisiensi birokrasi dan kebutuhan penguatan sektor komunikasi serta informatika. Kebijakan penggabungan Kominfo dengan Dishub menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan tersebut. Dalam kerangka Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, kebijakan ini tidak bisa dipandang sebagai langkah administratif biasa. Ia […]

expand_less