Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAFenomena balapan liar Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah aksi sekelompok remaja viral di media sosial pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi yang menjadi sorotan berada di Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap dijadikan arena adu kecepatan secara ilegal.

Menindaklanjuti viralnya aksi tersebut, jajaran Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek setempat langsung melakukan langkah preventif dan represif. Sebanyak 70 personel diterjunkan untuk melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik yang rawan dijadikan lokasi balap liar, khususnya pada malam hingga dini hari.

Penertiban Balapan Liar Tasikmalaya di Awal Ramadan

Kasat Lantas Riki Kustiawan menegaskan, pihaknya tidak ingin kecolongan dan berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga, terutama pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Menurutnya, patroli intensif dilakukan di titik-titik rawan yang sebelumnya kerap dijadikan lokasi balapan liar Tasikmalaya. Pada hari penertiban, situasi terpantau terkendali dan tidak ditemukan kerumunan yang mengarah pada aksi balap ilegal.

Kendati demikian, aparat memastikan pengawasan tidak akan kendor. Kepolisian menegaskan akan menindak kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk penggunaan knalpot brong dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

Dampak Balapan Liar: Ancaman Nyata Keselamatan Publik

Fenomena balapan liar Tasikmalaya bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelaku balap liar dapat dikenakan sanksi pidana dan denda karena membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Data nasional dari Korlantas Polri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, terutama pada kelompok usia produktif 15–29 tahun. Balapan liar, yang umumnya dilakukan remaja pada malam hari, meningkatkan risiko kecelakaan fatal akibat kecepatan tinggi dan minimnya perlengkapan keselamatan.

Selain potensi kecelakaan, balapan liar juga mengganggu ketertiban umum. Suara knalpot bising, penutupan jalan secara sepihak, hingga aksi konvoi dapat memicu keresahan masyarakat, terutama saat bulan Ramadan ketika aktivitas ibadah meningkat.

Strategi Pencegahan: Patroli Hingga Edukasi

Upaya penertiban balapan liar Tasikmalaya tidak hanya dilakukan melalui patroli rutin. Kepolisian juga mendorong pendekatan edukatif, terutama kepada kalangan remaja dan pelajar.

Sejumlah daerah di Indonesia telah menerapkan pola pencegahan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah, kolaborasi dengan orang tua, serta pembinaan komunitas otomotif agar aktivitas balap dapat diarahkan ke ajang resmi dan berizin. Pendekatan serupa dinilai relevan diterapkan secara berkelanjutan di Tasikmalaya.

Selain itu, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan. Kepolisian mengimbau warga untuk tidak memberikan ruang atau dukungan terhadap aksi balapan liar, termasuk dengan tidak menonton atau menyebarluaskan konten yang berpotensi memicu aksi serupa.

Partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan potensi gangguan kamtibmas juga menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai balapan liar Tasikmalaya.

Ramadan dan Tantangan Kamtibmas

Bulan Ramadan kerap menjadi momentum meningkatnya aktivitas malam hari, mulai dari ngabuburit hingga sahur on the road. Tanpa pengawasan, momentum ini dapat dimanfaatkan oknum untuk melakukan balapan liar.

Karena itu, penguatan patroli terpadu antara satuan lalu lintas, sabhara, dan polsek wilayah menjadi langkah preventif yang dinilai efektif. Dengan kehadiran aparat di lapangan, potensi kerumunan dan aksi adu kecepatan dapat dicegah sejak dini.

Penindakan terhadap kendaraan yang melanggar spesifikasi teknis juga menjadi bagian dari upaya menciptakan efek jera. Kendaraan dengan knalpot tidak standar dan modifikasi ekstrem yang membahayakan akan langsung ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Komitmen Berkelanjutan Berantas Balapan Liar Tasikmalaya

Penanganan balapan liar Tasikmalaya membutuhkan konsistensi dan kolaborasi lintas sektor. Selain aparat penegak hukum, peran keluarga, sekolah, komunitas, dan tokoh masyarakat sangat menentukan.

Fenomena ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan razia sesaat. Dibutuhkan strategi jangka panjang berbasis data, pemetaan titik rawan, serta pendekatan persuasif kepada kelompok usia muda yang rentan terlibat.

Dengan pengawasan ketat dan edukasi berkelanjutan, diharapkan Jalan Letjen Mashudi dan titik-titik lain di Kota Tasikmalaya tidak lagi menjadi arena balapan liar. Keamanan dan ketertiban lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan seluruh warga.

Ke depan, konsistensi penegakan hukum serta dukungan masyarakat akan menjadi kunci utama dalam memberantas balapan liar Tasikmalaya secara menyeluruh dan berkelanjutan. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 30
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

  • 51 ASN BPKAD Kota Tasikmalaya Bergerak Lawan Stunting

    51 ASN BPKAD Kota Tasikmalaya Bergerak Lawan Stunting

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 18
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Di tengah deretan angka dan laporan keuangan yang biasa mereka kelola, sebanyak 51 ASN Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya kini menjalani peran baru yang jauh lebih personal: menjadi orang tua asuh bagi anak-anak balita stunting. Sebuah amanah yang tidak tertulis dalam surat tugas, tetapi melekat erat dalam nurani sebagai […]

  • kasus kuota haji 2025

    KPK Sita Aset Miliaran Rupiah dari ASN Kemenag Terkait Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Kasus Kuota Haji kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menyita dua unit rumah milik aparatur sipil negara (ASN) di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama. Nilai aset yang diamankan diperkirakan mencapai Rp6,5 miliar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan penyitaan dilakukan pada 8 September 2025. Dua rumah yang […]

  • Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – Persib Bandung menunjukkan keseriusannya menghadapi jadwal padat di BRI Super League 2025/2026 serta Liga Champions Asia. Manajemen Maung Bandung bergerak cepat dan terukur dengan memaksimalkan jendela transfer pertengahan musim guna menambah kekuatan sekaligus memperdalam komposisi skuad. Langkah ini diambil sebagai respons atas tuntutan kompetisi yang semakin ketat, di mana rotasi pemain, […]

  • HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga

    HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Perayaan HUT ke-80 Persit Tasikmalaya tak hanya menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar. Alih-alih menggelar seremoni formal, Persit memilih turun langsung ke lapangan untuk menanam pohon produktif yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/4/2026) ini melibatkan anggota […]

  • Gerakan SOLARI Tasikmalaya Hidupkan Semangat Gotong Royong

    Gerakan SOLARI Tasikmalaya Hidupkan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Astaakona, BERITA TASIKMALAYA – Semangat kebersamaan kembali terasa kuat melalui Gerakan SOLARI Tasikmalaya yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, di Kampung Pasir Angin, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat perkotaan. Gerakan SOLARI, yang merupakan singkatan dari Selokan Lancar, Resik, dan Indah, tidak […]

expand_less