Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA CIAMIS – Kasus penipuan dengan modus menjanjikan dana hibah Rp33 miliar yang dibungkus dengan citra tokoh agama berhasil dibongkar jajaran Polres Ciamis. Bukan sekadar penipuan biasa, kasus ini disebut polisi sebagai aksi kejahatan terencana yang memadukan tipu daya, manipulasi psikologis, hingga rekayasa aksi pembegalan untuk mengelabui korban.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan empat tersangka, sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah menjelaskan, korban bernama H. Nanang Kosim Rohmana mengalami kerugian mencapai Rp150 juta setelah diyakinkan para pelaku bahwa dirinya akan menerima dana hibah senilai Rp33 miliar.

Yang membuat kasus ini menonjol, salah satu pelaku diduga sengaja membangun kepercayaan korban dengan menyamar sebagai sosok kiai atau tokoh agama, sehingga korban merasa aman dan percaya terhadap skenario yang ditawarkan.

“Modus mereka sangat rapi. Korban dibuat percaya bahwa ada dana hibah besar yang bisa dicairkan, lalu diminta menyerahkan uang sebagai jaminan proses administrasi,” ujar Kapolres saat konferensi pers, Selasa (26/5/2026).

Modus Penipuan Hibah Rp33 Miliar Dimulai dari Kepercayaan Korban

Menurut hasil penyelidikan, skenario penipuan bermula saat korban diajak bertemu di kawasan Masjid Agung Ciamis.

Di lokasi tersebut, korban diperkenalkan kepada sosok yang disebut-sebut sebagai tokoh agama yang memiliki akses terhadap pencairan dana hibah bernilai fantastis.

Dengan pendekatan persuasif dan narasi meyakinkan, korban digiring untuk percaya bahwa bantuan dana miliaran rupiah itu benar-benar ada.

Korban kemudian diminta menyerahkan uang tunai Rp150 juta sebagai bentuk komitmen awal agar proses pencairan hibah bisa berjalan.

Penyerahan uang berlangsung di kawasan Alun-alun Banjarsari sekitar pukul 20.30 WIB.

Setelah transaksi berlangsung, korban diajak masuk ke sebuah Toyota Avanza silver, dengan alasan menuju bank untuk proses administrasi lanjutan.

Namun justru di titik inilah skenario besar para pelaku dimainkan.

Polisi Ungkap Rekayasa Begal untuk Menutupi Penipuan

Saat kendaraan melintas di wilayah Sukajadi, Kecamatan Pamarican, mobil yang ditumpangi korban mendadak dipepet kendaraan lain, yakni Mitsubishi Xpander hitam.

Korban dibuat panik karena para pelaku berpura-pura menjadi korban aksi kejahatan jalanan.

Dalam skenario tersebut, mobil yang disebut membawa uang hibah Rp33 miliar seolah-olah dibegal.

Korban kemudian diturunkan di pinggir jalan, sementara kendaraan yang disebut membawa dana hibah langsung dibawa kabur.

Belakangan diketahui seluruh adegan tersebut hanyalah rekayasa.

“Ini bukan spontan. Ada peran masing-masing. Semua sudah dirancang agar korban percaya bahwa memang terjadi aksi pembegalan,” kata Hidayatullah.

Korban baru menyadari dirinya telah menjadi target penipuan setelah seluruh skenario berakhir.

Ribuan Uang Mainan Jadi Bukti Sindikat Penipuan Ciamis

Setelah menerima laporan pada 17 Mei 2026, polisi bergerak melakukan penyelidikan intensif.

Jejak para pelaku terlacak hingga wilayah Tasikmalaya sebelum akhirnya tim gabungan melakukan pengejaran sampai KM 75 Cileunyi.

Saat hendak diamankan, para pelaku disebut sempat melawan dan mengabaikan perintah petugas meski telah diberikan tembakan peringatan.

Petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan memecahkan kaca kendaraan untuk melumpuhkan pelaku.

Dari penggeledahan, polisi menemukan 3.062 lembar uang mainan pecahan Rp100 ribu yang diduga digunakan sebagai alat untuk memperkuat ilusi dana hibah.

Empat tersangka yang telah ditangkap diketahui berinisial TY alias Y, KF, ADS, dan satu tersangka lainnya.

Sementara PH alias Abah Novan, yang diduga menjadi aktor utama, masih diburu bersama dua pelaku lain.

Para tersangka dijerat pasal penipuan dan pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat keras agar masyarakat tidak mudah tergiur janji bantuan dana besar tanpa mekanisme resmi yang jelas. (nid/hs)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kualifikasi piala dunia 2026

    Kualifikasi Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Messi Siap Tampil di Laga Penentuan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 86
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA OLAHRAGA. Dua ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, kembali menjadi sorotan menjelang agenda Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung bulan September ini. Meski keduanya sudah memasuki usia senja dalam karier, Ronaldo (40 tahun) dan Messi (38) masih menjadi andalan utama tim nasional masing-masing. Kehadiran mereka di lapangan dipandang sebagai kesempatan […]

  • Disdukcapil Garut dan TNI Jemput Bola Layanan Adminduk, Warga Antusias

    Disdukcapil Garut dan TNI Jemput Bola Layanan Adminduk, Warga Antusias

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan TNI ini menjadi upaya mempercepat pelayanan publik sekaligus mendekatkan akses pengurusan dokumen […]

  • Lowongan Kerja PT Tumbakmas Niagasakti Cari Sales dan Driver

    Lowongan Kerja PT Tumbakmas Niagasakti Cari Sales dan Driver

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesempatan berkarier kembali terbuka bagi masyarakat Priangan Timur. Lowongan kerja PT Tumbakmas Niagasakti resmi dibuka untuk dua posisi sekaligus, yakni Sales Van (SV) dan Driver Delivery. Rekrutmen ini menjadi peluang bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin bergabung dengan perusahaan distribusi yang beroperasi di sejumlah wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. Pendaftaran dibuka hingga 14 […]

  • Beras SPHP di Indomaret Alfamart

    Beras SPHP Bisa Mudah Temukan di Indomaret dan Alfamart

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 182
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas distribusi beras SPHP guna menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gelombang cuaca ekstrem di Tasikmalaya yang terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, dan Sabtu, 28 Maret 2026 memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah titik. Namun di tengah kondisi tersebut, kesigapan tim gabungan yang dipimpin oleh BPBD Kota Tasikmalaya menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang lebih luas. Hujan deras disertai angin […]

  • Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya dan Dampaknya bagi Warga Astakona, BERITA DAERAH – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya di Desa Tawangbanteng tidak hanya menjadi persoalan infrastruktur, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sehari-hari. Jalan yang rusak kini menyulitkan mobilitas warga dan meningkatkan risiko kecelakaan. Lubang-lubang besar yang tersebar di sepanjang jalan membuat pengguna jalan harus ekstra […]

expand_less