Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYASeorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa Barat, tertanggal 22 Januari 2026. Dalam laporan tersebut, korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp477 juta akibat proyek revitalisasi sekolah yang tak kunjung terealisasi.

Kronologi Dugaan Penipuan Proyek Revitalisasi Sekolah

Kasus ini bermula saat korban bersama timnya ditawari pekerjaan proyek revitalisasi dua sekolah oleh terlapor. Proyek tersebut diklaim memiliki nilai total sekitar Rp2,5 miliar dan disebut sudah siap dilaksanakan.

Korban bahkan mengaku sempat diajak langsung meninjau lokasi sekolah yang akan direvitalisasi. Dalam proses itu, terlapor meminta sejumlah uang dengan alasan biaya pengembangan, pembuatan gambar teknis, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Uang tersebut diserahkan korban pada Sabtu, 22 November 2025, dengan nilai mencapai 20 persen dari estimasi biaya awal proyek.

“Kami satu tim ditawari proyek revitalisasi dua sekolah. Kami bahkan diundang langsung ke sekolah yang akan direvitalisasi,” ujar Hadian saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

Dana Disebut Aman, Kontrak Ditandatangani di Sekolah

Hadian mengaku sempat mempertanyakan kepastian anggaran proyek tersebut. Menurut penjelasan terlapor, dana proyek diklaim sudah tersedia dan berada di pihak sekolah. Bahkan, kontrak pekerjaan disebut telah ditandatangani langsung di lokasi sekolah, dengan target pengerjaan dalam waktu dekat.

“Kami diminta dana 20 persen untuk penggantian pembuatan gambar dan RAB. Untuk sekolah satunya lagi juga sama. Katanya dananya aman karena sudah ada di dinas,” jelasnya.

Namun, hingga kini proyek revitalisasi tersebut tak pernah berjalan. Sejak November 2025, terlapor juga disebut semakin sulit dihubungi, sehingga korban akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Oknum ASN Tasikmalaya Mengaku Hanya Perantara

Di sisi lain, RS membantah sebagai pelaku utama dalam kasus dugaan penipuan tersebut. Ia mengklaim hanya bertindak sebagai perantara antara korban dan seorang pihak lain yang disebut berasal dari Cianjur.

“Uangnya masuk ke orang Cianjur, bukan ke saya. Saya dikenalkan dengan orang itu dan diberi tahu ada pekerjaan di sekolah Jamanis dan Rajapolah,” kata RS saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

RS juga mengaku dirinya turut menjadi korban. Ia menyebut pihak yang menerima dana menjanjikan pencairan anggaran pada Desember 2025, namun hingga kini proyek tersebut tidak pernah terealisasi.

“Bukti transfer semuanya ada di saya. Saya hanya perantara,” ujarnya.

Status ASN Terlapor Dibenarkan Kecamatan

Camat Cibeureum, Rahman, membenarkan bahwa RS merupakan ASN aktif yang bertugas di Kecamatan Cibeureum. Ia menyebut RS baru menjabat sekitar satu tahun di kecamatan tersebut.

“Betul, baru satu tahun di Kecamatan Cibeureum. Sebelumnya berdinas di Disnaker Kota Tasikmalaya,” katanya singkat.

Kasus dugaan oknum ASN Tasikmalaya main proyek ini kini ditangani Polres Tasikmalaya Kota. Proses hukum diharapkan dapat mengungkap secara terang pihak-pihak yang bertanggung jawab serta menjadi peringatan agar ASN tidak menyalahgunakan posisi dan kepercayaan publik. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKRWG Luncurkan Asdes, Pemkab Garut Dukung Digitalisasi Layanan Desa

    FKRWG Luncurkan Asdes, Pemkab Garut Dukung Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT — Forum Komunikasi Rukun Warga Garut (FKRWG) menandai peringatan Milangkala ke-1 dengan meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital bernama Asisten Desa (Asdes). Peluncuran aplikasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari dorongan transformasi digital dalam pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput. Kegiatan yang digelar di Gedung Pemuda, Kecamatan […]

  • Pawai Tarhib 1 Muharam Pamarican Dihadiri Ribuan Warga

    Pawai Tarhib 1 Muharam Pamarican Dihadiri Ribuan Warga

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Pawai Tarhib 1 Muharam Pamarican berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian masyarakat. Ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, turun ke jalan untuk menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan pergantian tahun dalam kalender […]

  • Diky Candranegara Cari Solusi Darurat untuk Kantor KPU Kota Tasikmalaya

    Diky Candranegara Cari Solusi Darurat untuk Kantor KPU Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Operasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya terancam menghadapi kendala setelah masa kontrak gedung kantor yang saat ini digunakan resmi berakhir. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai bergerak mencari solusi cepat agar aktivitas lembaga penyelenggara pemilu tetap berjalan normal tanpa melanggar aturan yang berlaku. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, […]

  • Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik penataan Pasar Tradisional Cikurubuk kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas pernyataan di ruang publik, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) secara resmi mengajukan tuntutan tertulis kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Langkah administratif ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pedagang dalam mendorong percepatan kebijakan. Di tengah belum terlihatnya progres konkret di lapangan, […]

  • Pemilihan BPD Desa Kujangsari Kota Banjar Berlangsung Ketat

    Pemilihan BPD Desa Kujangsari Kota Banjar Berlangsung Ketat

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Proses demokrasi di tingkat desa kembali bergulir di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Sebanyak 31 kandidat resmi bertarung memperebutkan 7 kursi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk masa bakti 2026–2034. Pelaksanaan pemungutan suara berlangsung semarak dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Warga hadir untuk menentukan wakil yang nantinya akan menjalankan fungsi […]

  • Menteri PPPA RI Hadiri Dialog Ketahanan Keluarga di RSIA Tasikmalaya, Bahas Isu Kekerasan dan Pelecehan

    Menteri PPPA RI Hadiri Dialog Ketahanan Keluarga di RSIA Tasikmalaya, Bahas Isu Kekerasan dan Pelecehan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ratusan peserta dari berbagai organisasi perempuan mengikuti dialog terbuka bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI yang berlangsung di RSIA Tasikmalaya. Kegiatan yang berlangsung hampir lima jam tersebut mengangkat tema Dialog Ketahanan Keluarga Tasikmalaya, dengan fokus pada penguatan peran keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. […]

expand_less