Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memotong tunjangan DPRD bukan kebijakan populer. Tidak ada panggung, tidak ada klaim pencitraan. Namun justru di situlah kekuatannya. Di tengah tekanan fiskal, dua daerah ini menyentuh pos anggaran yang selama ini dianggap sensitif secara politik.

Langkah dan Kebijakan DPRD Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar

Di Banjar, pemangkasan tunjangan pimpinan DPRD menandai perubahan pendekatan. Krisis fiskal tidak lagi diposisikan sebagai urusan ASN dan PPPK semata. Setelah TPP aparatur sipil dipangkas, wakil rakyat diminta ikut menyesuaikan diri. Ini bukan sekadar kebijakan teknis, melainkan pesan politik bahwa beban krisis harus ditanggung bersama.

Data BPK RI menunjukkan belanja gaji dan tunjangan DPRD Kota Banjar mencapai Rp16,05 miliar dalam APBD 2024, dengan realisasi Rp14,65 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa ruang efisiensi sebenarnya tersedia jika ada kemauan politik.

Ciamis bahkan melangkah lebih tegas. Penurunan status Kemampuan Keuangan Daerah dijadikan dasar hukum untuk memangkas TKI DPRD. Pemangkasan tidak simbolik, tetapi berdampak langsung pada penghasilan bulanan anggota dan pimpinan DPRD. Kebijakan ini diperkuat dengan pemotongan TPP ASN, menciptakan narasi berbagi beban yang lebih konsisten.

Sorotan Mengarah ke Tasikmalaya

Dalam konteks inilah perhatian publik mulai mengarah ke Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Dengan tekanan fiskal yang juga dirasakan, muncul pertanyaan wajar: apakah Tasikmalaya akan mengikuti jejak Banjar dan Ciamis, atau tetap bertahan pada pola efisiensi yang tidak menyentuh tunjangan anggota DPRD Tasikmalaya? Asep menilai isu ini bukan soal meniru mentah-mentah kebijakan daerah lain.

Setiap daerah memiliki struktur fiskal berbeda. Namun secara moral, keberanian Banjar dan Ciamis menghadirkan cermin bagi daerah lain. Ketika ASN dan sektor pelayanan publik diminta beradaptasi, publik berharap wakil rakyat tidak sekadar menjadi pengamat krisis. “Sense of crisis tidak diukur dari pernyataan, tapi dari keputusan,” tegas Asep.

Langkah Banjar dan Ciamis bukan soal siapa paling berkorban, melainkan siapa yang lebih dulu memberi contoh. Dan kini, sorotan itu mengarah ke Tasikmalaya. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerindra Kota Tasikmalaya

    Anggota DPRD Gerindra Kota Tasikmalaya Bagikan Ratusan Takjil untuk Warga

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana ngabuburit di depan Kantor DPC Gerindra Kota Tasikmalaya pada Senin (9/3/2026) terasa lebih hangat dari biasanya. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah anggota DPRD dari Partai Gerindra terlihat turun langsung ke jalan menyapa masyarakat sambil membagikan takjil. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 600 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang melintas di […]

  • Patroli Polres Ciamis Jaring Peminum Miras

    Patroli Polres Ciamis Jaring Peminum Miras

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Komitmen menjaga keamanan wilayah terus ditunjukkan jajaran kepolisian melalui Patroli Malam Polres Ciamis yang digelar di sejumlah titik strategis pada Minggu (14/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya cipta kondisi guna mencegah munculnya berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli yang dilaksanakan dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) […]

  • transparansi-anggaran-perwaskim-kota-tasikmalaya -astakona

    Jawaban Perwaskim Kota Tasikmalaya Soal Anggaran Dinilai Tak Menjawab

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik keterbukaan informasi publik kembali mencuat di Kota Tasikmalaya. Kali ini sorotan mengarah ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Kota Tasikmalaya setelah respons resmi atas permintaan data pengadaan barang dan jasa dinilai belum menjawab substansi pertanyaan yang diajukan. Alih-alih membuka rincian penggunaan anggaran secara spesifik, jawaban tertulis dari instansi […]

  • 9 Kasus Curanmor di Tasikmalaya Terbongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

    9 Kasus Curanmor di Tasikmalaya Terbongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona. BERITA TASIKMALAYA – Sebanyak 9 kasus curanmor di Tasikmalaya berhasil diungkap jajaran Polres Tasikmalaya Kota selama pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku, termasuk seorang yang masih berstatus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas pencurian kendaraan bermotor yang […]

  • Evakuasi Kucing Tasikmalaya, Damkar Potong Tralis Demi Selamatkan Hewan

    Evakuasi Kucing Tasikmalaya, Damkar Potong Tralis Demi Selamatkan Hewan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Aksi Evakuasi Kucing Tasikmalaya kembali menunjukkan peran luas yang dijalankan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya. Tidak hanya menangani kebakaran dan bencana, petugas juga bergerak cepat saat menerima laporan seekor kucing yang terjebak di sela-sela tralis besi rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi ketika pemilik rumah mendapati kucing peliharaannya tidak dapat melepaskan […]

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

expand_less