Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon, Program Kemenag Jabar

Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon, Program Kemenag Jabar

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA LINGKUNGAN. Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat meluncurkan kebijakan unik sekaligus inspiratif, yaitu Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon. Program ini dijadikan syarat tambahan bagi calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), dengan tujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembalikan fungsi lahan kritis.

Kepala Kantor Kemenag Wilayah Jawa Barat, Dudu Rohman, menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan ajaran agama yang menekankan pentingnya menjaga alam. “Menanam pohon adalah bagian dari ekoteologi. Kita tidak hanya menikah untuk membangun rumah tangga, tetapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan,” ucapnya saat peluncuran uji coba program di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (11/9/2025).

Garut Jadi Percontohan Program Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon

Uji coba awal program ini dilakukan di lahan bekas tambang pasir di Kecamatan Leles, Garut. Area reklamasi tersebut dipilih agar penanaman pohon bisa memberi manfaat nyata dalam memulihkan lahan kritis. Garut akan menjadi daerah percontohan, sebelum kebijakan Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon diperluas ke seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat.

“Ini adalah pilot project yang akan kami sampaikan langsung kepada Menteri Agama. Harapannya, seluruh daerah di Jawa Barat dapat menerapkan program serupa,” jelas Dudu Rohman.

Selain pasangan nikah, program ini juga melibatkan pelaku usaha tambang. Mereka diimbau untuk aktif bekerja sama dalam merehabilitasi lahan bekas galian agar tidak terbengkalai. Dengan demikian, keberlanjutan lingkungan tetap terjaga meski lahan sempat dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi.

Peran Bersama Menjaga Alam

Menurut Kemenag Jabar, menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab masyarakat dan pengusaha. Pasangan yang hendak menikah diberi kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata dengan menanam pohon. “Kita sebagai khalifah di bumi harus menjaga alam setelah memanfaatkannya. Jangan sampai dibiarkan rusak,” tegas Dudu.

Pemilik lahan tambang di Garut, Dudung Sudiana, turut mendukung penuh program ini. Menurutnya, penambang juga memiliki kewajiban untuk mengembalikan kondisi alam pasca-eksploitasi. “Lahan bekas tambang seluas 2,8 hektare ini harus kembali asri. Dengan adanya program ini, kami ikut berkontribusi memulihkan alam,” ujarnya.

Antusiasme Pasangan Calon Pengantin

Program uji coba Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon di Garut diikuti oleh 10 pasangan calon pengantin. Mereka menanam pohon langsung di area lahan kritis yang disediakan. Salah satu peserta, Dendi Lutfian bersama pasangannya Sintya Novitasari, merasa bangga bisa ikut serta.

“Sebelum akad nikah, kami menanam pohon lebih dulu. Harapan kami, pohon ini bisa menjadi amal kebaikan sekaligus membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” kata Dendi.

Langkah Kemenag Jabar ini dipandang sebagai inovasi positif, menggabungkan nilai agama, cinta kasih, dan kepedulian lingkungan. Program Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon diharapkan bisa terus berlanjut sehingga memberikan dampak besar bagi kelestarian alam dan kehidupan generasi mendatang. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Bobotoh Banjar Konvoi Rayakan Persib Juara

    Ribuan Bobotoh Banjar Konvoi Rayakan Persib Juara

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Kemenangan Persib Bandung disambut gegap gempita oleh ribuan Bobotoh di Kota Banjar, Sabtu (23/5/2026). Jalan-jalan utama kota berubah menjadi lautan biru saat para pendukung Maung Bandung turun ke jalan untuk merayakan momen membanggakan tersebut dengan konvoi kendaraan. Sejak sore, antusiasme suporter mulai terlihat di sejumlah titik. Dengan membawa atribut khas Persib […]

  • Dugaan Money Politic dalam Pilkades Desa Pasirtamiang Ciamis

    Dugaan Money Politic dalam Pilkades Desa Pasirtamiang Ciamis

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Pelaksanaan Pilkades PAW Desa Pasirtamiang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, tengah menjadi sorotan masyarakat. Suasana yang awalnya berjalan tenang kini berubah penuh dinamika setelah muncul dugaan pelanggaran yang menyeret proses pemilihan kepala desa antar waktu tersebut. Perbincangan warga mulai ramai sejak adanya laporan keberatan dari salah satu calon kepala desa kepada panitia […]

  • Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik penataan Pasar Tradisional Cikurubuk kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas pernyataan di ruang publik, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) secara resmi mengajukan tuntutan tertulis kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Langkah administratif ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pedagang dalam mendorong percepatan kebijakan. Di tengah belum terlihatnya progres konkret di lapangan, […]

  • sosialisasi wasbang kabupaten tasikmalaya

    Retargeting: Bakesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Bekali Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA SOSIAL BUDAYA. Suasana aula SMP Negeri 1 Manonjaya pada Kamis pagi (11/9/2025) berbeda dari biasanya. Riuh rendah tawa dan sorakan siswa mewarnai jalannya acara sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tasikmalaya. Tidak ada podium kaku atau ceramah panjang, yang ada justru permainan seru bertema Pancasila dan Bhinneka […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Jelang Lebaran, THR ASN Kota Tasikmalaya Belum Cair ?

    Jelang Lebaran, THR ASN Kota Tasikmalaya Belum Cair ?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya identik dengan meningkatnya aktivitas belanja masyarakat. Pusat perbelanjaan, pasar tradisional hingga toko pakaian mulai dipadati warga yang mempersiapkan kebutuhan Lebaran. Namun di tengah hiruk pikuk tersebut, sebagian aparatur sipil negara (ASN) di Kota Tasikmalaya masih menunggu kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini. Pemerintah […]

expand_less