Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Kejagung Periksa Dua Saksi Baru

Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Kejagung Periksa Dua Saksi Baru

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA PENDIDIKAN. Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Senin (8/9/2025), Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa dua orang saksi kunci untuk memperkuat rangkaian pembuktian.

Dua saksi tersebut masing-masing berinisial GSM, Strategic Partner Manager ChromeOS Indonesia, dan WA, karyawan PT Astragraphia Xprins Indonesia. Pemeriksaan keduanya berkaitan langsung dengan perkara yang menjerat tersangka berinisial MUL, salah satu pihak yang diduga berperan dalam praktik korupsi pada proyek pengadaan perangkat digital untuk sekolah-sekolah di Indonesia.


Fokus Pemeriksaan dan Peran Saksi

Kejagung menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menggali peran para pihak swasta dalam kerja sama dengan Kemendikbudristek terkait program digitalisasi tersebut. GSM sebagai perwakilan dari ChromeOS Indonesia diduga mengetahui alur kerja sama dengan kementerian, termasuk mekanisme pengadaan perangkat berbasis sistem operasi Chrome.

Sementara itu, WA dari PT Astragraphia Xprins Indonesia dimintai keterangan karena perusahaan tersebut terlibat dalam distribusi serta penyediaan perangkat penunjang program digitalisasi. Keterangan keduanya diharapkan dapat mengungkap lebih dalam mekanisme bisnis, kemungkinan adanya mark-up harga, hingga dugaan penyalahgunaan anggaran.

“Pemeriksaan saksi merupakan bagian penting dalam rangkaian penyidikan untuk melengkapi berkas perkara dan memperkuat alat bukti,” tegas pihak Kejaksaan Agung melalui keterangan resmi.


Kasus yang Jadi Sorotan Publik

Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut program strategis nasional di bidang pendidikan. Program Digitalisasi Pendidikan yang berjalan sejak 2019 bertujuan menyediakan perangkat digital, aplikasi pembelajaran, serta infrastruktur teknologi informasi agar sekolah-sekolah di Indonesia tidak tertinggal dalam transformasi digital.

Namun, indikasi adanya praktik korupsi justru mencoreng tujuan mulia tersebut. Dana yang semestinya digunakan untuk mempersempit kesenjangan digital di sekolah, diduga dikorupsi sehingga menghambat manfaat program bagi guru dan siswa.

Sejumlah kalangan menilai, kasus ini mencerminkan lemahnya pengawasan dalam proyek digitalisasi berskala besar. “Ketika anggaran pendidikan yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran justru diselewengkan, kerugian yang timbul bukan hanya material, tapi juga masa depan generasi muda,” ujar seorang pengamat pendidikan yang enggan disebutkan namanya.


Upaya Kejagung dan Potensi Tersangka Baru

Seiring berjalannya penyidikan, Kejagung tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan tersangka baru apabila bukti-bukti menunjukkan adanya keterlibatan pihak lain. Pemeriksaan saksi dari sektor swasta menjadi pintu masuk untuk menelusuri rantai keterlibatan perusahaan-perusahaan penyedia teknologi dalam kasus ini.

Program digitalisasi yang berlangsung selama periode 2019–2022 melibatkan banyak vendor teknologi global maupun lokal. Oleh karena itu, penyidik menaruh perhatian pada potensi adanya kolusi antara pejabat kementerian dengan mitra penyedia barang dan jasa.


Transparansi Publik dan Dampak ke Dunia Pendidikan

Publik kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) di bidang pendidikan mendesak agar proses hukum tidak hanya berhenti pada individu tertentu, tetapi juga menjerat pihak-pihak korporasi yang terbukti ikut serta dalam praktik korupsi.

Banyak pihak menilai, kasus ini harus dijadikan momentum untuk membangun sistem pengadaan yang lebih transparan dan akuntabel di sektor pendidikan. Jika tidak, dikhawatirkan program digitalisasi berikutnya akan kembali rentan terhadap praktik korupsi, padahal kebutuhan akan teknologi pendidikan semakin mendesak di era pembelajaran digital.

“Ini saatnya pemerintah menunjukkan komitmen serius bahwa anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa, bukan untuk memperkaya segelintir orang,” kata analis kebijakan publik, Rina Dewi, saat dimintai komentar.

Dengan pemeriksaan dua saksi baru ini, Kejagung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan yang merugikan negara dan merusak kepercayaan masyarakat. Hasil penyidikan diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai siapa saja yang bertanggung jawab dalam kasus ini, sekaligus memastikan anggaran pendidikan di masa depan lebih terlindungi. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara: Jum:at Resik Bukan Agenda Seremonial

    Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara: Jum:at Resik Bukan Agenda Seremonial

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan program Jum’at Resik di kawasan Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya mendapat sorotan langsung dari Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara. Ia mengingatkan agar kegiatan gotong royong yang rutin digelar tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial tanpa dampak nyata terhadap kebersihan kota. Sorotan itu disampaikan Diky saat meninjau […]

  • Hanafi Resmi Jadi Pj Sekda Tasikmalaya, Ini Empat Prioritasnya

    Hanafi Resmi Jadi Pj Sekda Tasikmalaya, Ini Empat Prioritasnya

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Jabatan Pj Sekda Kota Tasikmalaya kini resmi diemban Hanafi SH MH setelah dilantik oleh Wali Kota Tasikmalaya, H Viman Alfarizi Ramadhan, di Aula Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Meski hanya akan bertugas selama sekitar 22 hari, Hanafi langsung mendapat mandat untuk mengawal sejumlah agenda strategis yang dinilai menentukan arah pembangunan dan […]

  • Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Gerindra Tegaskan Itu Tugas Negara

    Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Gerindra Tegaskan Itu Tugas Negara

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAKARTA – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis pada momen Idul Adha 1447 Hijriah menjadi perbincangan publik. Sejumlah pihak mempertanyakan keberangkatan kepala negara di tengah perayaan hari besar keagamaan, termasuk terkait program bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah. Menanggapi hal tersebut, Partai Gerindra menegaskan bahwa lawatan Presiden Prabowo […]

  • Kebakaran Kandang Ayam Ciamis, Damkar Cegah Api Meluas

    Kebakaran Kandang Ayam Ciamis, Damkar Cegah Api Meluas

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Peristiwa Kebakaran Kandang Ayam Ciamis terjadi di Dusun Bandaruka, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Jumat (12/6/2026) malam. Sebuah kandang ayam berlantai dua milik warga dilaporkan hangus dilalap api hingga menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik. Kobaran api […]

  • SAPMA PP Bongkar Dugaan Masalah Tata Kelola Perumda Tirta Sukapura

    SAPMA PP Bongkar Dugaan Masalah Tata Kelola Perumda Tirta Sukapura

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kembali menjadi sorotan publik. Dalam forum Audiensi Sapma PP dengan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah isu strategis terkait pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Sukapura diangkat secara terbuka dan argumentatif. Forum tersebut tidak dibangun atas asumsi, melainkan pertanyaan mendasar mengenai rasionalitas kebijakan manajerial. Bagaimana mungkin seorang […]

  • Ular Sanca di Ciamis Masuk Kandang Ayam, Damkar Evakuasi

    Ular Sanca di Ciamis Masuk Kandang Ayam, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kemunculan ular sanca di Ciamis kembali menghebohkan warga. Seekor ular sanca sepanjang sekitar 2,2 meter ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga di Dusun Sarayuda, Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (5/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Nuhrawan (59), pemilik kandang ayam, saat hendak memberi pakan ternaknya. […]

expand_less