Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Garut Belajar dari Kepri untuk Dongkrak IPM Daerah

Garut Belajar dari Kepri untuk Dongkrak IPM Daerah

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA GARUT – Upaya meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satu langkah yang kini ditempuh adalah Garut belajar dari Kepri melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Langkah tersebut mengemuka saat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad beserta rombongan di kawasan Cipanas, Tarogong Kaler, Jumat (12/6/2026).

Pertemuan kedua kepala daerah itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan forum bertukar gagasan terkait strategi pembangunan daerah, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga penguatan sektor ekonomi dan pariwisata.

Bagi Pemerintah Kabupaten Garut, pengalaman Kepri menjadi salah satu referensi penting. Pasalnya, provinsi tersebut mampu mencatatkan capaian IPM yang termasuk tertinggi di Indonesia meski memiliki tantangan geografis berupa wilayah kepulauan yang tersebar luas.

Garut Belajar dari Kepri untuk Tingkatkan IPM

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengakui bahwa peningkatan IPM masih menjadi pekerjaan besar yang harus terus didorong oleh seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Garut.

Menurutnya, keberhasilan Kepulauan Riau menembus jajaran provinsi dengan capaian pembangunan manusia terbaik menunjukkan bahwa perencanaan yang tepat dan kolaborasi yang kuat dapat menghasilkan kemajuan signifikan.

Ia menilai berbagai pengalaman yang dimiliki Kepri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Garut dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas, Garut membutuhkan strategi pembangunan yang terukur agar percepatan pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

Potensi Pariwisata Jadi Peluang Kerja Sama

Selain membahas pembangunan manusia, kedua daerah juga melihat peluang kolaborasi di sektor pariwisata.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menilai Garut memiliki kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan melalui kerja sama lintas daerah.

Keberadaan kawasan wisata pegunungan, pemandian air panas, hingga industri ekonomi kreatif menjadi modal besar yang dapat dikolaborasikan dengan sektor pariwisata Kepulauan Riau.

Salah satu konsep yang dibahas adalah pengembangan turism linkage, yakni membangun keterhubungan promosi dan pengembangan wisata antara kedua daerah guna meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kolaborasi Daerah Dinilai Jadi Solusi Tantangan Pembangunan

Ansar Ahmad menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan. Karena itu, inovasi dan kerja sama menjadi salah satu kunci untuk menjaga laju pembangunan.

Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing yang dapat saling melengkapi. Melalui kolaborasi, daerah tidak hanya bertukar pengalaman, tetapi juga membuka peluang investasi, pengembangan ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil tidak lahir dari persaingan antardaerah, melainkan dari kemampuan untuk saling belajar dan bekerja sama.

Penjajakan Garut belajar dari Kepri ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan IPM, serta memperkuat sektor ekonomi dan pariwisata demi kesejahteraan masyarakat kedua daerah. (dh/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Raksasa Disembelih di Ciamis, Beratnya Capai 1 Ton

    Sapi Kurban Raksasa Disembelih di Ciamis, Beratnya Capai 1 Ton

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Momen Iduladha 1447 Hijriah di Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, tahun ini terasa berbeda. Seekor sapi kurban berbobot hampir satu ton menjadi pusat perhatian warga saat proses penyembelihan berlangsung di halaman Kantor Desa Sukaraja, Rabu (27/5/2026). Ukuran hewan kurban yang tidak biasa itu langsung menyita perhatian masyarakat sejak pagi. Warga dari berbagai […]

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

  • Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, OPINI – Di tengah arus digitalisasi yang semakin tak terelakkan, Kabupaten Tasikmalaya justru menghadapi dilema klasik: antara efisiensi birokrasi dan kebutuhan penguatan sektor komunikasi serta informatika. Kebijakan penggabungan Kominfo dengan Dishub menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan tersebut. Dalam kerangka Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, kebijakan ini tidak bisa dipandang sebagai langkah administratif biasa. Ia […]

  • Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik penataan Pasar Tradisional Cikurubuk kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas pernyataan di ruang publik, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) secara resmi mengajukan tuntutan tertulis kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Langkah administratif ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pedagang dalam mendorong percepatan kebijakan. Di tengah belum terlihatnya progres konkret di lapangan, […]

  • Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Garut – Kasus keluarga Pirmansyah dan Isoh Nurjanah di Kecamatan Pakenjeng membuka kembali persoalan lama yang kerap tersembunyi: keterbatasan akses penanganan kesehatan mental bagi warga miskin. Sepasang suami istri paruh baya itu sedang duduk berdampingan. Bukan sedang menunggu tamu, bukan pula menikmati sore. Wajah mereka terlihat lelah—lelah yang tidak selesai hanya dengan tidur semalam. Di […]

  • Ular Kobra 3 Meter Masuk Perumahan Banjar, Warga Panik Minta Bantuan Damkar

    Ular Kobra 3 Meter Masuk Perumahan Banjar, Warga Panik Minta Bantuan Damkar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Warga Perumahan Balokang Permai, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular kobra berukuran besar di lingkungan tempat tinggal mereka, Sabtu (6/6/2026). Reptil berbisa tersebut diperkirakan memiliki panjang mencapai tiga meter dan sempat membuat warga khawatir akan keselamatan penghuni sekitar. Keberadaan ular pertama kali diketahui saat sejumlah warga […]

expand_less