Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi

Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA JAKARTA – Langkah Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK menjadi perkembangan terbaru dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Setelah sempat dicari penyidik, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) itu akhirnya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 3 Juni 2026.

Kedatangan Silmy Karim terjadi di tengah penyelidikan dugaan praktik pemerasan dalam pengurusan izin Tenaga Kerja Asing (TKA) yang menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Silmy tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 22.38 WIB dengan pengawalan beberapa ajudan. Ia tidak memberikan pernyataan kepada awak media dan langsung menuju area pemeriksaan untuk memenuhi panggilan penyidik.

Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Setelah Sempat Dicari Penyidik

Sebelum kedatangannya, KPK mengonfirmasi bahwa tim penyidik masih berupaya mencari keberadaan Silmy Karim dalam rangka pengembangan kasus OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya mengimbau agar yang bersangkutan bersikap kooperatif dan membantu proses penanganan perkara. Kehadiran Silmy dinilai penting karena penyidik membutuhkan keterangan sejumlah pihak yang diduga mengetahui rangkaian peristiwa yang sedang diusut.

Menurut informasi yang diperoleh penyidik, Silmy diketahui masih berada di Jakarta saat proses pencarian berlangsung. Karena itu, KPK terus berkoordinasi untuk memastikan kehadirannya dalam pemeriksaan.

Perkembangan ini menandai babak baru dalam penanganan kasus yang menjadi perhatian publik lantaran melibatkan pejabat negara dan dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam layanan keimigrasian.

Selanjutnya –> OTT seret belasan orang

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • serdik-sespimma-polri-b-astakona

    Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Bakti Sosial di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana berbeda tampak di lingkungan Polres Tasikmalaya. Jika biasanya aktivitas kepolisian identik dengan pelayanan keamanan dan penegakan hukum, kali ini para personel justru terlihat sibuk melayani warga lanjut usia hingga anak-anak yatim dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Gedung Pertemuan Warga Polres Tasikmalaya. Mereka merupakan para peserta didik Sekolah Staf […]

  • IM Japan 2026 Kabupaten Tasikmalaya Dibuka, Peluang Magang Resmi ke Jepang Tanpa Biaya

    IM Japan 2026 Kabupaten Tasikmalaya Dibuka, Peluang Magang Resmi ke Jepang Tanpa Biaya

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kabar menggembirakan datang bagi pemuda Kabupaten Tasikmalaya yang ingin meraih pengalaman kerja di luar negeri. Program IM Japan 2026 Kabupaten Tasikmalaya resmi membuka pelatihan pra-seleksi bagi calon peserta magang ke Jepang. Program ini kembali hadir dengan konsep pelatihan gratis dan pembinaan intensif hingga tahap keberangkatan. Program ini menjadi salah satu jalur […]

  • HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga

    HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Perayaan HUT ke-80 Persit Tasikmalaya tak hanya menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar. Alih-alih menggelar seremoni formal, Persit memilih turun langsung ke lapangan untuk menanam pohon produktif yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/4/2026) ini melibatkan anggota […]

  • Head to Head Persib vs Persijap: Statistik Maung Bandung Lebih Unggul,

    Head to Head Persib vs Persijap: Statistik Maung Bandung Lebih Unggul,

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANDUNG – Data head to head Persib vs Persijap memang menunjukkan dominasi Maung Bandung dalam sejarah pertemuan kedua tim. Namun jika hanya berpatokan pada statistik lama, Bobotoh bisa saja salah membaca situasi. Pasalnya, hasil pertemuan terbaru justru menunjukkan cerita berbeda. Persib Bandung memang pernah menghajar Persijap Jepara dengan skor telak dalam beberapa musim […]

  • Diguyur Hujan Dua Hari, Rumah Lansia di Kawalu Tasikmalaya Ambruk

    Diguyur Hujan Dua Hari, Rumah Lansia di Kawalu Tasikmalaya Ambruk

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya selama dua hari berturut-turut memicu insiden rumah ambruk di kawasan Kecamatan Kawalu. Sebuah rumah milik lansia bernama M. Suryaman (66) di Kampung Gunung Subang, Kelurahan Cilamajang, mengalami kerusakan parah setelah bagian depan bangunan tiba-tiba roboh. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 […]

  • Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

    Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kasus penipuan dengan modus menjanjikan dana hibah Rp33 miliar yang dibungkus dengan citra tokoh agama berhasil dibongkar jajaran Polres Ciamis. Bukan sekadar penipuan biasa, kasus ini disebut polisi sebagai aksi kejahatan terencana yang memadukan tipu daya, manipulasi psikologis, hingga rekayasa aksi pembegalan untuk mengelabui korban. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil […]

expand_less