Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Korban Jembatan Cirahong Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Sisir Sungai Citanduy Hingga 8 Kilometer

Korban Jembatan Cirahong Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Sisir Sungai Citanduy Hingga 8 Kilometer

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Upaya pencarian korban yang diduga terjun dari Jembatan Cirahong akhirnya berakhir. Setelah dua hari operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, sekitar 8 kilometer dari titik awal kejadian.

Penemuan tersebut mengakhiri operasi penyelamatan yang sejak awal menyita perhatian warga Tasikmalaya dan Ciamis. Jembatan Cirahong yang dikenal sebagai penghubung dua wilayah itu sempat dipadati warga yang mengikuti perkembangan pencarian.

Sebelumnya, insiden tersebut pertama kali diketahui setelah seorang saksi yang tengah memancing di sekitar lokasi melihat seseorang diduga melompat ke Sungai Citanduy sekitar pukul 09.00 WIB.

Tak lama setelah laporan diterima, tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian.

Pencarian Korban Jembatan Cirahong Terkendala Arus Deras Sungai Citanduy

Operasi pencarian bukan perkara mudah. Tim SAR gabungan harus menghadapi medan berat, arus sungai yang deras, serta kondisi air yang keruh sehingga menyulitkan proses penyisiran.

Sejak hari pertama, personel dari berbagai unsur diterjunkan, mulai dari BPBD Kota Tasikmalaya, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, BPBD Ciamis, Pos SAR Tasikmalaya, TNI, Polri, relawan hingga warga setempat.

Penyisiran dilakukan secara bertahap dari titik dugaan korban jatuh hingga ke area hilir Sungai Citanduy menggunakan perahu karet dan pemantauan visual di bantaran sungai.

Koordinasi lintas instansi menjadi kunci selama proses pencarian berlangsung.

Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan sejauh kurang lebih 8 kilometer dari lokasi awal dugaan terjatuh.

Proses evakuasi kemudian dilakukan dengan pengamanan ketat sebelum korban dibawa untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Jembatan Cirahong Kembali Jadi Sorotan Warga

Peristiwa ini kembali membuat Jembatan Cirahong menjadi sorotan publik.

Selain dikenal sebagai jalur penghubung strategis antara Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, kawasan ini juga memiliki kondisi geografis yang cukup berisiko karena berada tepat di atas aliran Sungai Citanduy dengan debit air yang kerap deras.

Warga sekitar menyebut kawasan tersebut memang kerap menjadi titik yang perlu perhatian khusus dari sisi keselamatan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan di area publik berisiko tinggi perlu terus ditingkatkan.

Tragedi Ini Jadi Pengingat Soal Kepedulian Sosial

Di balik proses pencarian yang dramatis, tragedi ini juga menyisakan pesan penting tentang kepedulian sosial dan kesehatan mental.

Jika ada orang di sekitar yang menunjukkan tanda tekanan emosional berat, perubahan perilaku drastis, atau situasi yang mengarah pada tindakan membahayakan diri, dukungan dan respons cepat dari lingkungan sekitar bisa sangat berarti.

Sementara itu, aparat mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat situasi berbahaya di area publik agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Namun peristiwa ini meninggalkan duka sekaligus catatan penting bagi semua pihak tentang keselamatan dan kepedulian terhadap sesama. (hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 135
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

  • Kolaborasi Astra dan Pemkab Garut Hadirkan 85 Rumah Layak Huni

    Kolaborasi Astra dan Pemkab Garut Hadirkan 85 Rumah Layak Huni

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Harapan baru mulai tumbuh di sejumlah wilayah Garut Selatan. Sebanyak 85 unit rumah layak huni resmi diserahkan kepada masyarakat di Kecamatan Pakenjeng dan Cikajang melalui program kolaborasi antara PT Astra International Tbk dan Pemerintah Kabupaten Garut. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian Ecobiz Desa Sejahtera Astra (DSA) Garut di Kampung […]

  • Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, dibuat geger dengan peristiwa penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu. Kabar tersebut cepat menyebar dari mulut ke mulut. Dalam waktu […]

  • Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

    Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gerakan Ngarumat Hulu Cai kembali digaungkan di kawasan Gunung Kokosan, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menjelang peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga respons atas ancaman nyata terhadap keberlangsungan sumber air di wilayah tersebut. Sejumlah budayawan, komunitas, dan warga turun langsung ke lapangan untuk […]

  • Ramadhan Dihantam OTT Pejabat Daerah, Demokrasi Diuji Kepercayaan Publik

    Ramadhan Dihantam OTT Pejabat Daerah, Demokrasi Diuji Kepercayaan Publik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Astakona, SUDUT PANDANG  – Dalam hitungan bulan, sejumlah kepala daerah kembali tersandung operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diamankan dalam operasi KPK di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam waktu yang relatif berdekatan. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo […]

  • Tasikmalaya: Honor Pendamping Ohan Hafidz dan Kelurahan Belum Cair

    Tasikmalaya: Honor Pendamping Ohan Hafidz dan Kelurahan Belum Cair

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Keterlambatan pencairan Honor Pendamping Ohan Hafidz dan pendamping kelurahan di Kota Tasikmalaya mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah tenaga pendamping mengaku belum menerima pembayaran honor selama beberapa bulan terakhir, meski aktivitas pelayanan dan pendampingan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan mengenai kepastian pencairan anggaran, terutama karena para pendamping […]

expand_less