Bupati Ciamis Soroti Peran Besar PKK dalam Pembangunan
- account_circle adminastakona
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah hingga ke tingkat paling bawah. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Lomba Ekspose 10 Program PKK antar Ketua TP PKK Kecamatan Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di Aula PKK Kabupaten Ciamis, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarkader PKK, tetapi juga momentum evaluasi sekaligus penguatan kapasitas kepemimpinan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Herdiat mengapresiasi jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Ciamis yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba semacam ini memiliki nilai strategis karena mampu mengasah kemampuan kader dalam memahami sekaligus menyampaikan program PKK kepada masyarakat secara lebih efektif.
Bupati mengaku terkesan dengan format kegiatan tersebut. Bahkan, sepanjang lebih dari 40 tahun pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara (ASN), baru kali ini ia menyaksikan lomba khusus yang berfokus pada peningkatan kapasitas Ketua TP PKK Kecamatan.
“Selama lebih dari 40 tahun saya menjadi ASN, baru kali ini melihat kegiatan seperti ini. Ini langkah yang sangat baik karena memiliki nilai pembelajaran yang kuat,” ujar Herdiat.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak diukur semata dari siapa yang keluar sebagai juara, melainkan sejauh mana para peserta mampu menyerap materi dan mentransformasikannya menjadi aksi nyata di tengah masyarakat.
“Yang terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana para Ketua PKK mampu menyerap pengetahuan, lalu menyampaikannya kembali kepada masyarakat secara tepat,” katanya.
PKK Dinilai Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Dalam pidatonya, Herdiat menyampaikan pandangan tegas mengenai posisi PKK dalam pembangunan daerah. Ia menilai selama ini masih ada anggapan bahwa organisasi perangkat daerah (OPD) membantu kerja PKK. Padahal menurutnya, justru PKK yang selama ini membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga level terbawah.
“Kita harus sadar, bukan OPD yang membantu PKK, tetapi justru PKK yang membantu OPD,” tegasnya.
Menurut Herdiat, tugas PKK sangat erat kaitannya dengan berbagai program pemerintah, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan jaringan kader yang tersebar hingga tingkat keluarga, lingkungan, RT, dusun, desa, hingga kecamatan, PKK dinilai memiliki kekuatan sosial yang sangat besar dalam mendukung efektivitas program pembangunan.
Karena itu, pemerintah daerah tidak bisa memandang PKK hanya sebagai organisasi pendamping, melainkan mitra strategis yang memiliki peran nyata di lapangan.
Penanganan Stunting Butuh Data Akurat dan Kolaborasi
Salah satu isu yang menjadi perhatian serius Bupati Ciamis adalah persoalan stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan pembangunan di daerah.
Menurut Herdiat, penanganan stunting membutuhkan data yang benar-benar akurat hingga tingkat RT dan dusun. Tanpa data rinci mengenai jumlah warga terdampak dan lokasi spesifiknya, intervensi pemerintah berisiko tidak tepat sasaran.
Dalam konteks tersebut, PKK dinilai menjadi elemen penting karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
“Dalam persoalan seperti stunting, kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus berkolaborasi karena PKK memiliki akses langsung ke masyarakat hingga level bawah,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan aktif kader PKK dapat mempercepat identifikasi persoalan sosial sekaligus memperkuat efektivitas program penanganan.
Ketua TP PKK Ciamis Soroti Penguatan Mental dan Kepemimpinan
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis Kania Ernawati Herdiat menjelaskan bahwa lomba tersebut digelar sebagai sarana untuk mengukur sejauh mana pemahaman Ketua TP PKK Kecamatan terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.
Menurut Kania, kemampuan seorang ketua tidak hanya terlihat dari aktivitas keseharian, tetapi juga dari kapasitas komunikasi, kepemimpinan, dan kepercayaan diri dalam menyampaikan program.
“Perlombaan ini bukan sekadar mencari juara. Yang lebih penting adalah menumbuhkan semangat, rasa percaya diri, serta motivasi agar para Ketua TP PKK Kecamatan semakin siap menjalankan tugasnya,” katanya.
Di akhir kegiatan, Herdiat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini bekerja secara sukarela tanpa pamrih materi.
Ia berharap seluruh peserta menjadikan lomba ini sebagai ruang belajar, bukan semata perebutan gelar juara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis, keberadaan PKK tetap menjadi salah satu kekuatan penting dalam pembangunan sosial, terutama dalam menjangkau masyarakat hingga akar rumput. (df)
- Penulis: adminastakona
