Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Harkitnas 2026, Pemkot Tasikmalaya Tegaskan Jaga Tunas Bangsa

Harkitnas 2026, Pemkot Tasikmalaya Tegaskan Jaga Tunas Bangsa

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa kebangkitan bangsa tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dalam menjaga dan membina generasi muda. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).

Upacara peringatan berlangsung khidmat dengan diikuti unsur aparatur sipil negara, jajaran pemerintah daerah, serta peserta lainnya. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin langsung jalannya prosesi.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakannya, Diky menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa, melainkan pengingat akan pentingnya memperkuat persatuan nasional di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat.

Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi hanya berbentuk persoalan konvensional, tetapi juga menyentuh ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya generasi muda.

“Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh sejauh mana bangsa ini mampu menjaga, membina, dan menyiapkan generasi mudanya menghadapi tantangan masa depan,” ujar Diky saat membacakan amanat.

Pesan tersebut menekankan bahwa kebangkitan nasional harus diterjemahkan dalam tindakan konkret, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga perlindungan anak dan remaja di ruang digital.

Tantangan Zaman Bergeser ke Ruang Digital

Dalam amanat tersebut, pemerintah pusat menilai perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi bangsa. Di satu sisi, transformasi digital membuka akses luas terhadap informasi, pendidikan, dan inovasi. Namun di sisi lain, ruang digital juga menyimpan ancaman terhadap tumbuh kembang generasi muda jika tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, pemerintah disebut terus mendorong kebijakan perlindungan anak di ruang digital guna menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan beretika.

Langkah tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu tumbuh sebagai generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.

Bagi pemerintah, menjaga generasi muda di era digital kini menjadi bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan bangsa. Sebab, tantangan terhadap masa depan bangsa tidak selalu datang dalam bentuk ancaman fisik, tetapi juga bisa hadir melalui arus informasi yang tidak terkendali.

Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Solidaritas

Selain menyoroti isu perlindungan generasi muda, momentum Harkitnas juga dijadikan pengingat pentingnya menjaga solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Pemerintah menilai kebangkitan nasional hanya dapat terwujud jika seluruh elemen bangsa bergerak bersama, memperkuat persatuan, dan membangun kesadaran kolektif untuk menghadapi tantangan zaman.

Literasi digital juga menjadi perhatian penting. Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat dituntut semakin cermat dalam memilah informasi, memahami risiko digital, serta membangun budaya komunikasi yang sehat.

Upacara peringatan Harkitnas ke-118 di Kota Tasikmalaya berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi refleksi bersama mengenai arah pembangunan bangsa.

Kebangkitan Tak Bisa Ditunda

Hari Kebangkitan Nasional lahir dari semangat persatuan dan kesadaran kolektif untuk membangun bangsa yang mandiri. Nilai tersebut dinilai tetap relevan hingga kini, meski tantangan zaman telah berubah. Jika dahulu kebangkitan ditandai dengan perjuangan melawan penjajahan, kini kebangkitan diuji melalui kesiapan bangsa menghadapi perubahan global, revolusi teknologi, serta kemampuan menjaga kualitas generasi penerus.

Bagi Kota Tasikmalaya, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menyiapkan manusia yang akan menentukan masa depan bangsa.

Karena pada akhirnya, kebangkitan sejati bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi memastikan generasi muda hari ini tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan siap membawa Indonesia ke masa depan. (dh/df)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Hewan Kurban Tasikmalaya Menyusut Hampir 50 Persen

    Stok Hewan Kurban Tasikmalaya Menyusut Hampir 50 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Stok hewan kurban di Kota Tasikmalaya menjelang Idul Adha 1447 Hijriah tercatat mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap optimistis kebutuhan masyarakat akan terpenuhi seiring meningkatnya permintaan mendekati hari pelaksanaan kurban. Berdasarkan data sementara, stok hewan kurban saat ini mencapai 1.532 ekor sapi dan 340 ekor […]

  • Beras SPHP di Indomaret Alfamart

    Beras SPHP Bisa Mudah Temukan di Indomaret dan Alfamart

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 175
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas distribusi beras SPHP guna menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan […]

  • Pengadaan Sarung di Tengah Efisiensi Anggaran Picu Kritik Mahasiswa Tasikmalaya

    Pengadaan Sarung di Tengah Efisiensi Anggaran Picu Kritik Mahasiswa Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam APBD Kota Tasikmalaya Tahun 2026 memicu sorotan dari kalangan mahasiswa. Program yang total nilainya mencapai sekitar Rp841 juta dinilai tidak selaras dengan situasi fiskal daerah yang disebut sedang terbatas. Sorotan tersebut disampaikan Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) yang menilai kebijakan tersebut berpotensi menunjukkan […]

  • The Nice Playland Tasikmalaya Ditutup, Ada Apa?

    The Nice Playland Tasikmalaya Ditutup, Ada Apa?

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya akhirnya mengambil langkah tegas. Bersama Aliansi Masyarakat Bungursari, pemkot resmi menghentikan sementara operasional The Nice Playland Tasikmalaya mulai 2 April 2026. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil penelusuran dan temuan di lapangan, wahana wisata tersebut diduga telah beroperasi sebelum seluruh dokumen perizinan dan persyaratan teknis dipenuhi secara […]

  • Rizki Ramdani Ditemukan Meninggal, Pencarian di Bendungan Cijolang Berakhir

    Rizki Ramdani Ditemukan Meninggal, Pencarian di Bendungan Cijolang Berakhir

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang saat berenang di kawasan Bendungan Cijolang, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Rizki Ramdani (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, bocah asal Dusun Bantardengdeng, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah itu dilaporkan hilang saat bermain […]

  • Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pusat Kota Tasikmalaya terlihat hidup saat malam. Deretan tempat makan penuh, kendaraan nyaris tak terputus, dan percakapan terdengar di setiap sudut jalan. Kota ini tampak bergerak, tumbuh, dan berkembang. Namun di sela-sela denyut ekonomi itu, seorang anak perempuan berdiri tanpa alas apa pun selain harapan. Ia bukan pengamen. Bukan pedagang kecil. […]

expand_less