Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Puskesmas Cimerak Klarifikasi Keluhan Ambulans Korban Pantai Madasari Pangandaran

Puskesmas Cimerak Klarifikasi Keluhan Ambulans Korban Pantai Madasari Pangandaran

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA PANGANDARAN – Puskesmas Cimerak akhirnya memberikan penjelasan terkait keluhan keluarga wisatawan asal Kabupaten Garut, Siti Atika (58), yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan laut di kawasan Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Jumat (15/5/2026).

Sebelumnya, keluarga korban menyampaikan kekecewaan terhadap proses pelayanan, khususnya terkait penanganan ambulans untuk pemulangan jenazah yang dinilai berlangsung lambat. Keluhan tersebut sempat menjadi sorotan setelah pihak keluarga mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kepastian kendaraan.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puskesmas Cimerak, dr. Yudith Farianti Rukmana, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa korban dan keluarga.

Menurutnya, insiden tersebut menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi bagi pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan kondisi darurat di kawasan wisata.

Akui Koordinasi Belum Maksimal

Dalam klarifikasinya, pihak Puskesmas Cimerak mengakui masih terdapat kekurangan dalam koordinasi pelayanan saat penanganan korban kecelakaan laut di Pantai Madasari, Pangandaran.

Kondisi tersebut, menurut pihak puskesmas, menjadi catatan penting untuk perbaikan sistem ke depan, termasuk penguatan komunikasi dengan fasilitas kesehatan lain maupun Dinas Kesehatan.

Evaluasi tersebut diarahkan agar proses administrasi maupun penanganan wisatawan yang mengalami kondisi darurat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Bantah Ada Pungutan Biaya

Selain soal koordinasi, pihak Puskesmas Cimerak juga menegaskan tidak ada pungutan biaya administrasi yang diterima dari keluarga korban selama proses penanganan medis maupun pemberangkatan jenazah.

Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah publik.

Puskesmas menyatakan tidak menerima pembayaran apa pun yang berkaitan dengan pelayanan korban selama berada dalam penanganan fasilitas kesehatan tersebut.

Permintaan Maaf dan Janji Evaluasi

Pihak puskesmas juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan keluarga korban di tengah suasana duka.

Menurut dr. Yudith, kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah wisata yang memiliki potensi risiko kecelakaan laut.

Perbaikan koordinasi lintas instansi disebut menjadi salah satu langkah yang akan diperkuat agar respons terhadap kejadian serupa dapat berjalan lebih optimal.

Sorotan Keselamatan Wisata

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kesiapan sistem tanggap darurat di kawasan wisata, terutama destinasi pantai yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Mulai dari kehadiran petugas keselamatan, respons medis cepat, hingga mekanisme penanganan korban menjadi aspek yang kini mendapat perhatian publik.

Peristiwa meninggalnya wisatawan asal Garut di Pantai Madasari Pangandaran menjadi pengingat bahwa keselamatan wisata harus ditopang kesiapan layanan yang responsif dan terkoordinasi. (fd) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kronologi Bencana Longsor di Cigalontang Tasikmalaya

    Kronologi Bencana Longsor di Cigalontang Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis sore (16/04/2026). Peristiwa ini berlangsung di Kampung Buligir, Desa Parentas, sekitar pukul 22.00 WIB, dan langsung berdampak pada terganggunya akses transportasi warga. Material longsor berupa tanah dan lumpur dilaporkan menutup badan jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 15 […]

  • Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, 435 Warga Binaan Kehilangan Hak Kesehatan

    Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, 435 Warga Binaan Kehilangan Hak Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi memprihatinkan terjadi di Lapas Tasikmalaya tanpa dokter. Hingga pertengahan Juni 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya belum memiliki dokter umum maupun dokter gigi yang bertugas secara tetap, padahal jumlah penghuni lapas mencapai 435 warga binaan. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan di dalam lapas. Di tengah tingginya jumlah […]

  • Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, dibuat geger dengan peristiwa penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu. Kabar tersebut cepat menyebar dari mulut ke mulut. Dalam waktu […]

  • Ribuan Bobotoh Persib Bandung Serbu Polres Banjar.

    Ribuan Bobotoh Persib Bandung Serbu Polres Banjar.

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR — Ribuan pendukung Persib Bandung memadati halaman Mapolres Banjar, Minggu malam, untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar. Antusiasme bobotoh yang datang dari berbagai wilayah di Kota Banjar menciptakan suasana meriah dengan dominasi warna biru khas tim kebanggaan mereka. Sejak sore hari, para pendukung Persib mulai berdatangan […]

  • Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

    Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, memanas setelah warga keberatan terhadap kebijakan pengurus lingkungan. Polemik daging kurban yang dikaitkan dengan tunggakan Iuran Penduduk (IP) memicu kemarahan warga RT 03 RW 07 Kampung Kebon Tengah, Kelurahan Tuguraja, Kota Tasikmalaya. Warga mendatangi Kantor Kelurahan Tuguraja dan mendesak pemerintah turun tangan menyelesaikan konflik […]

  • Berangkat ke Ponpes, Dua Anak Kembar Asal Garut Tak Kunjung Tiba, Polisi Terima Laporan

    Berangkat ke Ponpes, Dua Anak Kembar Asal Garut Tak Kunjung Tiba, Polisi Terima Laporan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Dua anak kembar asal Kabupaten Garut dilaporkan hilang setelah berangkat menuju pondok pesantren di Kota Banjar. Hingga beberapa hari setelah keberangkatan, keduanya tak kunjung tiba di tujuan, sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan orang hilang tersebut tercatat di Polsek Bayongbong, Polres Garut, pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar […]

expand_less