Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menyoroti realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar yang belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah.

Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, menyusul temuan belanja yang telah direalisasikan dan dimanfaatkan, namun tidak disertai dokumen serah terima yang lengkap. Kondisi itu disebut terjadi secara berulang sejak 2022 dan melibatkan lebih dari satu satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Kalau anggaran sudah dibelanjakan, barang atau pekerjaan sudah digunakan, tetapi laporan serah terimanya tidak ada atau tidak jelas, itu bukan persoalan administratif biasa. Apalagi jika terjadi berulang lintas tahun,” kata Asep saat ditemui, Senin (9/2/2026).

Alur Pertanggungjawaban Dinilai Tidak Utuh

Menurut Asep, ketiadaan BAST membuat proses pertanggungjawaban anggaran daerah menjadi tidak utuh. Dalam sistem administrasi keuangan negara, BAST merupakan dokumen penting yang menandai selesainya suatu kegiatan belanja sekaligus peralihan tanggung jawab atas barang atau pekerjaan yang telah dilaksanakan.

“Tanpa BAST, secara administrasi belanja itu belum selesai. Uang sudah keluar, tapi pertanggungjawabannya belum tuntas. Ini membuat status barang atau pekerjaan menjadi tidak jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut tercatat terjadi pada sejumlah SKPD, dengan salah satu contoh berada di Dinas Lingkungan Hidup. Namun demikian, SWAKKA menegaskan bahwa fokus sorotan bukan pada satu instansi tertentu, melainkan pada pola tata kelola anggaran secara keseluruhan di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Risiko Penyimpangan Anggaran

Asep menilai, pembayaran belanja tanpa verifikasi akhir yang memadai berpotensi menimbulkan berbagai risiko, termasuk penyimpangan anggaran. Ketika serah terima tidak terdokumentasi secara sah, keberadaan barang maupun hasil pekerjaan menjadi sulit ditelusuri secara administratif.

“Situasi seperti ini membuka ruang terjadinya manipulasi. Barang bisa tidak tercatat dengan benar, berpindah tangan, atau bahkan hilang dari pembukuan. Semua berawal dari dokumen yang tidak tertib,” katanya.

Ia menekankan bahwa persoalan utama bukan semata keberadaan fisik barang, melainkan ketiadaan dokumen resmi yang menjadi dasar hukum pertanggungjawaban penggunaan anggaran publik.

Dinilai Berulang dan Perlu Evaluasi Menyeluruh

Lebih lanjut, SWAKKA menilai berulangnya persoalan sejak 2022 menunjukkan adanya masalah tata kelola yang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Menurut Asep, penyelesaian tidak cukup dilakukan dengan melengkapi dokumen secara administratif di kemudian hari.

“Kalau ini terus berulang, berarti ada sistem yang tidak berjalan dengan baik. Perlu penelusuran menyeluruh, mulai dari proses pembayaran hingga alasan laporan serah terima tidak diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Ia juga mendorong peran aparat pengawasan internal pemerintah serta pengawasan eksternal negara untuk memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan sesuai ketentuan.

Dorongan Transparansi kepada Publik

SWAKKA meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait belanja daerah yang belum didukung laporan serah terima. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Anggaran daerah bersumber dari uang publik, sehingga wajar jika masyarakat menuntut kejelasan. Transparansi adalah kunci agar persoalan ini tidak terus berulang,” kata Asep.

Ia menegaskan, pengawasan masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan bertanggung jawab. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasikmalaya: Honor Pendamping Ohan Hafidz dan Kelurahan Belum Cair

    Tasikmalaya: Honor Pendamping Ohan Hafidz dan Kelurahan Belum Cair

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Keterlambatan pencairan Honor Pendamping Ohan Hafidz dan pendamping kelurahan di Kota Tasikmalaya mulai menjadi perhatian publik. Sejumlah tenaga pendamping mengaku belum menerima pembayaran honor selama beberapa bulan terakhir, meski aktivitas pelayanan dan pendampingan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan mengenai kepastian pencairan anggaran, terutama karena para pendamping […]

  • Jelang Hari Jadi Ciamis, Dishub Pasang 26 PJU di Jalur Astana Gede

    Jelang Hari Jadi Ciamis, Dishub Pasang 26 PJU di Jalur Astana Gede

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis, Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai mempercepat sejumlah persiapan infrastruktur seperti pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU)  di sejumlah jalur strategis, khususnya akses menuju kawasan bersejarah Astana Gede Kawali. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis bergerak cepat melakukan pemasangan sekaligus perawatan lampu penerangan jalan untuk memastikan […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, SUDUT PANDANG– Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata. Penerimaan […]

  • Indonesia Berpeluang Juara Indonesia Open 2026 Lewat Jonatan dan Raymond/Joaquin

    Indonesia Berpeluang Juara Indonesia Open 2026 Lewat Jonatan dan Raymond/Joaquin

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA– Harapan publik bulu tangkis Tanah Air untuk melihat wakil Merah Putih kembali berjaya di kandang sendiri kini berada di depan mata. Indonesia berpeluang juara Indonesia Open 2026 setelah dua wakil terbaik berhasil menembus partai final yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Dua nama yang menjadi tumpuan adalah Jonatan Christie […]

  • Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

    Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, memanas setelah warga keberatan terhadap kebijakan pengurus lingkungan. Polemik daging kurban yang dikaitkan dengan tunggakan Iuran Penduduk (IP) memicu kemarahan warga RT 03 RW 07 Kampung Kebon Tengah, Kelurahan Tuguraja, Kota Tasikmalaya. Warga mendatangi Kantor Kelurahan Tuguraja dan mendesak pemerintah turun tangan menyelesaikan konflik […]

  • Gardu Listrik Terbakar di Awipari, Ledakan Sempat Bikin Warga Geger

    Gardu Listrik Terbakar di Awipari, Ledakan Sempat Bikin Warga Geger

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana malam di kawasan Jalan KH Khoer Affandi, Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya mendadak berubah mencekam setelah sebuah gardu listrik mengalami ledakan dan mengeluarkan kobaran api, Jumat (6/6/2026) sekitar pukul 21.55 WIB. Suara dentuman yang cukup keras membuat warga sekitar terkejut. Beberapa warga yang tengah berada di luar rumah langsung […]

expand_less