Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tasikmalaya Waspada: Narkoba Masuk Lewat Medsos, Warga Diminta Aktif Awasi Anak.

Tasikmalaya Waspada: Narkoba Masuk Lewat Medsos, Warga Diminta Aktif Awasi Anak.

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, Berita TasikmalayaPeredaran narkoba di Tasikmalaya kini tidak lagi bergerak di ruang-ruang tersembunyi. Modusnya bergeser terang-terangan yaitu mulai menggunakan media sosial sebagai media untuk berinteraksi dan bertransaksi melalui cara atau sistem cash on delivery (COD). Pola baru ini terungkap setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota membongkar sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras sepanjang Januari 2026.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangani lima kasus berbeda, meliputi narkotika jenis sabu, narkotika sintetis seperti tembakau gorila, hingga penyalahgunaan obat keras sediaan farmasi. Lima orang tersangka diamankan dengan peran beragam—mulai dari kurir, pengedar, hingga penjual. Barang bukti yang disita menunjukkan bahwa praktik ini bukan sekadar coba-coba, melainkan sudah berjalan sistematis.

Modus Bergeser, Ancaman Kian Dekat

Yang patut dicermati, peredaran narkoba di Tasikmalaya kini memanfaatkan kebiasaan digital masyarakat. Media sosial digunakan untuk komunikasi dan pemesanan, sementara COD menjadi jalur distribusi yang dinilai cepat dan minim risiko. Pola ini membuat narkoba semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja yang akrab dengan gawai dan transaksi daring.

Wilayah pengungkapan kasus pun tersebar di beberapa kecamatan. Fakta ini menegaskan bahwa peredaran narkoba tidak terpusat di satu lokasi tertentu. Ia menyebar, adaptif, dan mengikuti ritme kota. Dalam konteks ini, Tasikmalaya tak bisa lagi dianggap “aman-aman saja”.

Peran Warga dan Orang Tua Jadi Garis Pertahanan

Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas transaksi tidak wajar. Dari sinilah aparat melakukan penyelidikan hingga penangkapan. Fakta ini menunjukkan bahwa keberhasilan penindakan sangat bergantung pada kepekaan warga.

Namun peran warga tak cukup berhenti pada pelaporan. Orang tua memegang kunci pencegahan paling awal. Pengawasan terhadap aktivitas digital anak, pergaulan, serta perubahan perilaku harus dilakukan secara konsisten. Ketika narkoba masuk lewat media sosial dan COD, pengawasan keluarga menjadi benteng pertama sebelum aparat bertindak.

Orang tua juga didorong untuk membangun komunikasi terbuka dengan anak. Edukasi tentang bahaya narkoba, termasuk modus perekrutannya yang kian canggih, menjadi langkah penting agar anak tidak mudah terjerumus. Mengabaikan tanda-tanda awal—seperti perubahan emosi, pola tidur, atau kebiasaan belanja mencurigakan—berisiko membuka celah yang sulit ditutup.

Alarm Sosial untuk Kota Pendidikan

Polres Tasikmalaya Kota menegaskan bahwa selain penindakan hukum, langkah preventif terus dikedepankan. diantaranya melalui Edukasi publik, serta berbagai imbauan, dan ajakan melapor melalui layanan kepolisian menjadi bagian dari strategi menekan peredaran narkoba di Tasikmalaya.

Julukan kota santri menjadi terasa ironis. Ketika narkoba masuk lewat jalur digital, ancamannya tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mulai terasa berdampak negatif dan menggerogoti moral dan masa depan generasi muda.

Kasus-kasus di awal 2026 ini harus menjadi alarm bersama. Tanpa kewaspadaan kolektif—polisi, warga, dan orang tua—peredaran narkoba berpotensi semakin masif dan sulit dikendalikan. Pencegahan harus dilakukan bersama, perhatian dan kewaspadaan dari semua pihak dirasa sangat penting, dimulai dari lingkungan terdekat: rumah, sekolah, dan komunitas. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kesbangpol kabupaten ciamis - literasi politik untuk demokrasi desa

    Kesbangpol Kabupaten Ciamis Dorong Penguatan Literasi Politik di Tingkat Desa

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 38
    • 0Komentar

    astakona.com, POLITIK. Kesadaran politik masyarakat desa kembali menjadi sorotan Kepala Kesbangpol Kabupaten Ciamis, DR. R. Yadi Tisyadi. Dalam pandangannya, kualitas demokrasi tidak cukup diukur dari jalannya pemilu, melainkan dari sejauh mana warga memahami posisi dan tanggung jawab mereka dalam kehidupan berdemokrasi. Ia menilai, ketika warga mengerti hak serta peran mereka, aspirasi publik lebih mudah tersampaikan dan […]

  • Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Astakona, OPINI – Di tengah arus digitalisasi yang semakin tak terelakkan, Kabupaten Tasikmalaya justru menghadapi dilema klasik: antara efisiensi birokrasi dan kebutuhan penguatan sektor komunikasi serta informatika. Kebijakan penggabungan Kominfo dengan Dishub menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan tersebut. Dalam kerangka Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, kebijakan ini tidak bisa dipandang sebagai langkah administratif biasa. Ia […]

  • Kota Tasikmalaya: Program Normalisasi Cimulu

    Kota Tasikmalaya: Program Normalisasi Cimulu

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAWA BARAT – Program normalisasi Cimulu di Kota Tasikmalaya kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Satpol PP. Sebanyak 70 titik pelanggaran ditemukan di sepanjang aliran Sungai Cimulu, dengan 10 titik diprioritaskan untuk pembongkaran karena mengganggu fungsi saluran irigasi. Kegiatan ini berlandaskan Perda K3 dan dilakukan untuk mencegah banjir serta memulihkan fungsi irigasi. […]

  • Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik penataan Pasar Tradisional Cikurubuk kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas pernyataan di ruang publik, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) secara resmi mengajukan tuntutan tertulis kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Langkah administratif ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pedagang dalam mendorong percepatan kebijakan. Di tengah belum terlihatnya progres konkret di lapangan, […]

  • RUU Perampasan Aset

    DPR dan Pemerintah Sepakat Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 56
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset resmi diusulkan menjadi salah satu prioritas legislasi tahun 2025. Keputusan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para ketua umum partai politik dan menyepakati langkah politik bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menjelaskan bahwa masuknya […]

  • Daftar Penyakit dan Pelayanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    Daftar Penyakit dan Pelayanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Pemahaman mengenai batasan manfaat BPJS Kesehatan menjadi krusial agar peserta tidak mengalami kesalahpahaman saat mengakses layanan medis. Dengan mengetahui layanan apa saja yang tidak ditanggung, masyarakat dapat menyiapkan alternatif pembiayaan atau perlindungan tambahan, seperti asuransi kesehatan swasta. BPJS Kesehatan tetap berperan penting sebagai instrumen utama perlindungan kesehatan nasional. Namun, literasi kebijakan […]

expand_less