Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, PERISTIWA. Sebuah foto yang memperlihatkan dua orang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) beredar di platform WhatsApp, Selasa (11/11/2025). Foto tersebut diterima nomor WhatsApp redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, ataupun identitas pengirim. Saat ditanya lebih lanjut, pengirim foto tidak merespons dan memilih bungkam.

Dalam foto yang beredar itu tampak dua orang pemuda sedang berdiri di depan gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bandung. Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan dukungan kepada Kejati Jabar untuk menyelidiki dugaan suap dan monopoli proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya. Belum diketahui kapan foto tersebut diambil dan dalam rangka apa aksi tersebut dilakukan.

Pihak redaksi mencoba menelusuri keberadaan kedua orang dalam foto. Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai identitas mereka. Situasi ini justru berpotensi memunculkan pertanyaan lanjutan dari publik, mengenai konteks foto tersebut dan isu yang dibawanya.


Pertanyaan Muncul di Kalangan Publik

Seiring beredarnya foto tersebut, muncul pertanyaan yang cukup mengemuka: ada apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya? Pertanyaan ini mencuat karena spanduk yang dibentangkan secara langsung menyebut institusi tersebut dalam konteks dugaan penyimpangan proyek.

Lintas Priangan kemudian mencoba mengonfirmasi kepada salah seorang pengusaha konstruksi di Kota Tasikmalaya untuk memperoleh penjelasan. Namun, pengusaha yang bersangkutan enggan memberi komentar banyak. Ia juga meminta agar namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan.

Serba salah kang. Saya mah jelema usaha, moal mimilu,” ujarnya singkat saat dihubungi.
Sikap pengusaha tersebut terkesan menghindari pembahasan detail. Jawaban yang ia berikan memberi kesan bahwa saat ini memang sedang terjadi situasi sensitif di lingkaran pekerjaan konstruksi di Kota Tasikmalaya, meskipun ia tidak menyebutkan keadaan tersebut secara eksplisit.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas PUTR Kota Tasikmalaya terkait isu dugaan suap atau monopoli proyek sebagaimana tertera dalam spanduk. Begitu pula dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, belum ada keterangan mengenai apakah isu tersebut sedang atau akan menjadi objek penyelidikan lebih lanjut.


Menunggu Penjelasan Pihak Berwenang

Beredarnya foto tanpa keterangan ini membuat ruang percakapan publik di Tasikmalaya kembali ramai dengan isu pengelolaan proyek pekerjaan konstruksi yang kerap digawangi Dinas PUTR. Namun, karena informasi yang tersedia masih sebatas visual dan dugaan, pembahasan di masyarakat untuk sementara masih berada pada tahap penafsiran.

Lintas Priangan akan berupaya meminta tanggapan dari pejabat terkait di Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, termasuk klarifikasi mengenai proyek-proyek yang disebut dalam spanduk. Upaya konfirmasi juga akan dilakukan kepada Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya untuk membantu menelusuri informasi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, intinya untuk memastikan apakah ada proses hukum yang sedang berjalan atau rencana penelusuran lebih lanjut atas isu tersebut.

Foto yang beredar ini pada akhirnya menjadi pemantik diskusi publik mengenai transparansi dan tata kelola proyek pemerintah daerah. Namun kepastian soal relevansi isi spanduk dengan situasi faktual di lapangan masih menunggu kehadiran keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Lagi pula, bukankah pekerjaan konstruksi selama ini sudah dijaga oleh sistem lelang? Apakah masih memungkinkan permainan suap dan persekongkolan untuk dominasi? Malam ini, Lintas Priangan akan mencoba menggali potensi tersebut dengan mewawancarai seorang pensiunan PNS yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Simak terus perkembangan informasi di Lintas Priangan. (GPS)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

    Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Astakona, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali menguji komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar akses informasi anggaran dibuka secara utuh semakin menguat, menyusul tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi menjangkau seluruh proses penganggaran, termasuk pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Persoalan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari […]

  • Hasil Akhir Persija Vs Persib di Segiri Samarinda

    Hasil Akhir Persija Vs Persib di Segiri Samarinda

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – PERSIB Bandung sukses menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Kemenangan dramatis dalam pertandingan Persija Vs Persib ini semakin mengukuhkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen sementara sekaligus menutup peluang Persija untuk berburu gelar juara musim ini. […]

  • Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Astakona, OPINI – Di tengah arus digitalisasi yang semakin tak terelakkan, Kabupaten Tasikmalaya justru menghadapi dilema klasik: antara efisiensi birokrasi dan kebutuhan penguatan sektor komunikasi serta informatika. Kebijakan penggabungan Kominfo dengan Dishub menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan tersebut. Dalam kerangka Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, kebijakan ini tidak bisa dipandang sebagai langkah administratif biasa. Ia […]

  • tukang nasi padang nyari kdm

    Tukang Nasi Padang Nyari KDM, Kisah Kejujuran yang Bikin Haru

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 46
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA SOSIAL BUDAYA. Sebuah cerita unik sekaligus menyentuh datang dari Gedung Sate, Bandung. Kisah ini dikenal dengan sebutan Tukang Nasi Padang Nyari KDM, yang berawal dari kejujuran seorang petugas keamanan bernama Dadang. Ia bekerja di perusahaan jasa keamanan Tunas Arta Garda Tama (TAG). Peristiwa bermula ketika Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat, tengah […]

  • Ribuan Warga Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Kota Tasikmalaya

    Ribuan Warga Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana religius terasa kuat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya pada Sabtu malam (6/3/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan masjid untuk mengikuti Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang bertepatan dengan malam ke-17 bulan Ramadan. Momentum tersebut menjadi salah satu agenda keagamaan yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Kehadiran warga dari berbagai kalangan, mulai dari […]

  • pohon tumbang di kota tasikmalaya

    Pohon Tumbang di Kota Tasikmalaya Akibatkan Empat Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PERISTIWA. Peristiwa pohon tumbang di Kota Tasikmalaya kembali terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah setempat pada Rabu (5/11/2025) siang. Insiden kali ini paling banyak berdampak di Kecamatan Cipedes, terutama di Kampung Batalengsar, Kelurahan Sukamanah, di mana beberapa pohon besar roboh dan menimpa rumah warga. Camat Cipedes, Cecep Ridwan, yang datang […]

expand_less