Berita

Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Gedung Paripurna Serbaguna Brebes Pascakerusakan

astakona.com, POLITIK & PEMERINTAHAN. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan ringan yang terjadi pada Gedung Paripurna Serbaguna Kabupaten Brebes akibat aksi penyampaian aspirasi masyarakat beberapa waktu lalu. Gedung yang menjadi salah satu pusat kegiatan pemerintahan dan masyarakat itu akan segera direhabilitasi dengan pendekatan terukur dan terencana.

Komitmen percepatan rehabilitasi disampaikan langsung oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau kondisi gedung pada Minggu (7/9/2025). Dalam kunjungannya, Dody menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menunda-nunda pemulihan fasilitas publik, terlebih gedung tersebut memiliki fungsi vital bagi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan di Kabupaten Brebes.

“Nanti, Insya Allah, sesuai arahan Bapak Presiden, Kementerian PU akan menyelesaikan rehabilitasi ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga fungsi infrastruktur publik dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Menteri Dody.


Tahapan dan Jadwal Rehabilitasi

Rencana perbaikan gedung akan dimulai pada September 2025 dengan agenda Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk pekerjaan fisik serta pengawasan. Tahapan ini penting agar proses pembangunan sesuai aturan, transparan, dan memenuhi standar teknis.

Selanjutnya, pekerjaan konstruksi lapangan ditargetkan berlangsung mulai Oktober 2025. Dengan percepatan tersebut, Kementerian PU berharap gedung segera dapat kembali difungsikan tanpa harus menunggu terlalu lama.

“Kami mendorong percepatan agar Gedung Paripurna Serbaguna ini bisa segera dipakai kembali oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Keberadaan gedung ini sangat penting, sehingga proses pemulihan tidak boleh berlarut-larut,” jelas Dody.


Profil Gedung Paripurna Serbaguna Brebes

Gedung Paripurna Serbaguna Kabupaten Brebes dibangun pada 2014 dengan luas mencapai 3.836 meter persegi dan terdiri atas dua lantai. Sejak awal berdirinya, gedung ini difungsikan sebagai pusat kegiatan resmi pemerintahan, rapat paripurna, acara serbaguna, hingga kegiatan sosial masyarakat.

Meski hanya mengalami kerusakan ringan, keberadaan gedung yang sempat terdampak aksi massa ini tetap memerlukan penanganan segera agar tidak mengganggu jadwal kegiatan pemerintah maupun pelayanan publik yang biasanya digelar di lokasi tersebut.

Dalam proses rehabilitasi, bentuk asli bangunan tidak akan diubah. Fokus perbaikan adalah pemulihan fungsi gedung dengan tetap mempertahankan identitas arsitekturnya. Hal ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang menghendaki agar karakter gedung tetap terjaga.


Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

Kementerian PU menekankan bahwa rehabilitasi tidak dilakukan secara sepihak. Koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Brebes terus dilakukan untuk memastikan penanganan sesuai kebutuhan lokal, kondisi teknis, serta standar keselamatan.

“Pemerintah pusat dan daerah harus bekerja bersama agar hasilnya optimal. Dengan koordinasi yang baik, kami yakin gedung ini bisa segera pulih dan kembali menjadi ruang serbaguna yang bermanfaat,” ujar Menteri Dody.


Dampak Sosial dan Pelayanan Publik

Rehabilitasi Gedung Paripurna Serbaguna Brebes bukan sekadar perbaikan fisik bangunan. Lebih jauh, pemulihan ini memiliki dampak langsung terhadap keberlangsungan pelayanan publik dan aktivitas sosial masyarakat. Selama ini, gedung tersebut berfungsi sebagai lokasi penting untuk rapat resmi, kegiatan sosial, hingga ruang interaksi publik.

Dengan adanya perbaikan cepat, diharapkan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal dan masyarakat tidak lagi mengalami hambatan dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. Kehadiran gedung ini juga menjadi simbol keterbukaan pemerintah dalam menampung aspirasi masyarakat.


Bagian dari Program Nasional

Langkah cepat rehabilitasi ini merupakan implementasi dari program kerja nasional bertajuk “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak”, yang menjadi bagian dari visi ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto. Program ini menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur publik yang berkelanjutan, responsif, dan berpihak pada masyarakat.

Dengan rehabilitasi yang dilakukan secara terukur, Kementerian PU berharap Gedung Paripurna Serbaguna Brebes dapat segera kembali berfungsi penuh sebagai sarana vital bagi pemerintah daerah dan masyarakat. (Astakona.com/AA)

Related Articles

Back to top button