Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA CIAMIS – Kasus penipuan dengan modus menjanjikan dana hibah Rp33 miliar yang dibungkus dengan citra tokoh agama berhasil dibongkar jajaran Polres Ciamis. Bukan sekadar penipuan biasa, kasus ini disebut polisi sebagai aksi kejahatan terencana yang memadukan tipu daya, manipulasi psikologis, hingga rekayasa aksi pembegalan untuk mengelabui korban.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan empat tersangka, sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah menjelaskan, korban bernama H. Nanang Kosim Rohmana mengalami kerugian mencapai Rp150 juta setelah diyakinkan para pelaku bahwa dirinya akan menerima dana hibah senilai Rp33 miliar.

Yang membuat kasus ini menonjol, salah satu pelaku diduga sengaja membangun kepercayaan korban dengan menyamar sebagai sosok kiai atau tokoh agama, sehingga korban merasa aman dan percaya terhadap skenario yang ditawarkan.

“Modus mereka sangat rapi. Korban dibuat percaya bahwa ada dana hibah besar yang bisa dicairkan, lalu diminta menyerahkan uang sebagai jaminan proses administrasi,” ujar Kapolres saat konferensi pers, Selasa (26/5/2026).

Modus Penipuan Hibah Rp33 Miliar Dimulai dari Kepercayaan Korban

Menurut hasil penyelidikan, skenario penipuan bermula saat korban diajak bertemu di kawasan Masjid Agung Ciamis.

Di lokasi tersebut, korban diperkenalkan kepada sosok yang disebut-sebut sebagai tokoh agama yang memiliki akses terhadap pencairan dana hibah bernilai fantastis.

Dengan pendekatan persuasif dan narasi meyakinkan, korban digiring untuk percaya bahwa bantuan dana miliaran rupiah itu benar-benar ada.

Korban kemudian diminta menyerahkan uang tunai Rp150 juta sebagai bentuk komitmen awal agar proses pencairan hibah bisa berjalan.

Penyerahan uang berlangsung di kawasan Alun-alun Banjarsari sekitar pukul 20.30 WIB.

Setelah transaksi berlangsung, korban diajak masuk ke sebuah Toyota Avanza silver, dengan alasan menuju bank untuk proses administrasi lanjutan.

Namun justru di titik inilah skenario besar para pelaku dimainkan.

Polisi Ungkap Rekayasa Begal untuk Menutupi Penipuan

Saat kendaraan melintas di wilayah Sukajadi, Kecamatan Pamarican, mobil yang ditumpangi korban mendadak dipepet kendaraan lain, yakni Mitsubishi Xpander hitam.

Korban dibuat panik karena para pelaku berpura-pura menjadi korban aksi kejahatan jalanan.

Dalam skenario tersebut, mobil yang disebut membawa uang hibah Rp33 miliar seolah-olah dibegal.

Korban kemudian diturunkan di pinggir jalan, sementara kendaraan yang disebut membawa dana hibah langsung dibawa kabur.

Belakangan diketahui seluruh adegan tersebut hanyalah rekayasa.

“Ini bukan spontan. Ada peran masing-masing. Semua sudah dirancang agar korban percaya bahwa memang terjadi aksi pembegalan,” kata Hidayatullah.

Korban baru menyadari dirinya telah menjadi target penipuan setelah seluruh skenario berakhir.

Ribuan Uang Mainan Jadi Bukti Sindikat Penipuan Ciamis

Setelah menerima laporan pada 17 Mei 2026, polisi bergerak melakukan penyelidikan intensif.

Jejak para pelaku terlacak hingga wilayah Tasikmalaya sebelum akhirnya tim gabungan melakukan pengejaran sampai KM 75 Cileunyi.

Saat hendak diamankan, para pelaku disebut sempat melawan dan mengabaikan perintah petugas meski telah diberikan tembakan peringatan.

Petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan memecahkan kaca kendaraan untuk melumpuhkan pelaku.

Dari penggeledahan, polisi menemukan 3.062 lembar uang mainan pecahan Rp100 ribu yang diduga digunakan sebagai alat untuk memperkuat ilusi dana hibah.

Empat tersangka yang telah ditangkap diketahui berinisial TY alias Y, KF, ADS, dan satu tersangka lainnya.

Sementara PH alias Abah Novan, yang diduga menjadi aktor utama, masih diburu bersama dua pelaku lain.

Para tersangka dijerat pasal penipuan dan pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat keras agar masyarakat tidak mudah tergiur janji bantuan dana besar tanpa mekanisme resmi yang jelas. (nid/hs)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya kini memasuki fase implementasi konkret. Melalui platform layanan terpadu berbasis internet, berbagai kebutuhan informasi dan pelayanan publik terintegrasi dalam satu sistem. Inisiatif ini diwujudkan melalui Gapura Kabupaten Tasikmalaya, sebuah portal manajemen layanan digital yang dirancang untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah. Kehadiran […]

  • Polresta Tasikmalaya Sita 13 Knalpot Brong, Warning Keras Euforia Persib Juara

    Polresta Tasikmalaya Sita 13 Knalpot Brong, Warning Keras Euforia Persib Juara

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polresta Tasikmalaya kembali menggencarkan penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang dikenal sebagai knalpot brong. Dalam operasi razia knalpot brong tasikmalaya yang digelar pada Kamis (21/5/2026), aparat berhasil mengamankan 13 sepeda motor yang terbukti melanggar aturan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum […]

  • Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara

    Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ada yang berbeda dari agenda warga di wilayah selatan Kota Tasikmalaya akhir Mei ini. Jika biasanya festival identik dengan hiburan semata, Pekan Raya Cilamajang Kawalu justru datang dengan konsep yang lebih lengkap: hiburan rakyat, nuansa religius, ruang unjuk bakat generasi muda, hingga panggung pemberdayaan ekonomi warga. Acara yang akan digelar pada […]

  • Casback BRI 17 Juta

    BRI Tawarkan Cashback Investasi via BRImo hingga Rp17 Juta

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah sebagai mitra distribusi Sukuk Ritel SR023 seri T3 dan T5. Produk investasi syariah ini menjadi salah satu instrumen aman, menguntungkan, dan sesuai prinsip syariah yang ditawarkan kepada masyarakat. Menariknya, BRI menghadirkan program spesial berupa cashback investasi via BRImo dengan nilai hadiah […]

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

expand_less