BKMM DMI Tasikmalaya Siap Hidupkan Peran Masjid untuk Umat
- account_circle adminastakona
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kepengurusan Badan Koordinasi Majelis Masjid (BKMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tasikmalaya periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam prosesi pelantikan yang digelar di Aula Dewan Masjid Indonesia Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BKMM DMI Kota Tasikmalaya, Dra Ai Rosida, M.Pd, yang secara resmi melantik jajaran ketua, sekretaris, bendahara, serta pengurus baru untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Momentum ini menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat fungsi masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, pemberdayaan sosial, hingga penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Dalam sambutannya, Ai Rosida menegaskan bahwa amanah yang diemban pengurus baru bukan sekadar posisi organisasi, melainkan tanggung jawab besar dalam memakmurkan masjid dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Masjid tidak boleh hanya menjadi tempat ibadah ritual semata. Masjid harus hadir menjawab persoalan umat. BKMM DMI Kota Tasikmalaya harus menjadi motor penggerak yang mampu menghubungkan masjid dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
BKMM DMI Kota Tasikmalaya Fokus Perkuat Fungsi Masjid
Ai Rosida menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara pengurus masjid, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh agama, hingga pemerintah daerah agar program yang dijalankan benar-benar berdampak nyata.
Menurutnya, tantangan sosial umat saat ini menuntut masjid untuk lebih adaptif, progresif, dan aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Program kerja ke depan tidak hanya menyasar kegiatan ibadah, tetapi juga penguatan pendidikan Islam, pembinaan generasi muda, peningkatan kapasitas imam dan takmir, hingga pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
Ketua pengurus baru yang dilantik juga menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah tersebut dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Kami ingin masjid tidak hanya ramai saat waktu salat, tetapi juga hidup dengan kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan umat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pelantikan Dihadiri Tokoh Agama dan Pengurus DKM
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan suasana penuh kekeluargaan.
Sejumlah tokoh agama, pengurus DKM, perwakilan DMI Kota Tasikmalaya, hingga Ketua PW BKMM Provinsi Jawa Barat turut hadir dalam agenda tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kepengurusan baru.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh pengurus diberikan kekuatan, kelancaran, dan istiqamah dalam menjalankan amanah organisasi selama periode 2026–2031.
Dengan kepengurusan baru ini, BKMM DMI Kota Tasikmalaya diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban Islam, pembinaan umat, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal. (hs)
- Penulis: adminastakona
