Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sudut Pandang » Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, OPINIDi tengah arus digitalisasi yang semakin tak terelakkan, Kabupaten Tasikmalaya justru menghadapi dilema klasik: antara efisiensi birokrasi dan kebutuhan penguatan sektor komunikasi serta informatika. Kebijakan penggabungan Kominfo dengan Dishub menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan tersebut.

Dalam kerangka Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, kebijakan ini tidak bisa dipandang sebagai langkah administratif biasa. Ia mencerminkan cara pandang pemerintah terhadap penting atau tidaknya sektor digital dalam pembangunan daerah.

Efisiensi bisa Menjadi Jebakan

Tidak dapat dimungkiri, efisiensi selalu menjadi narasi yang menarik dalam pengelolaan pemerintahan. Dengan menggabungkan dinas, beban anggaran dapat ditekan dan struktur organisasi menjadi lebih ramping.

Namun, efisiensi sering kali menjadi jebakan ketika diterapkan tanpa mempertimbangkan kompleksitas fungsi. Kominfo, dengan segala tuntutan digitalisasi, membutuhkan ruang gerak yang lebih luas, bukan justru dipersempit.

Digitalisasi Bukan Pilihan

Saat ini, digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan dasar. Layanan publik, transparansi anggaran, hingga komunikasi pemerintah dengan masyarakat sangat bergantung pada sistem informasi yang kuat.

Dalam kondisi wilayah Tasikmalaya yang luas, Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah menjadi semakin vital. Tanpa sistem komunikasi yang efektif, kesenjangan informasi antarwilayah akan semakin lebar.

Ketimpangan Prioritas

Penggabungan Kominfo dengan Dishub berpotensi menciptakan ketimpangan prioritas. Fokus pada infrastruktur transportasi bisa saja mendominasi, sementara pengembangan sistem digital berjalan di tempat.

Hal ini menjadi krusial karena pembangunan digital membutuhkan perhatian khusus, mulai dari penguatan SDM, pengembangan sistem, hingga keamanan data.

Momentum Evaluasi

Wacana pemisahan kembali Kominfo menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Pemerintah daerah tidak hanya perlu melihat aspek efisiensi, tetapi juga kesiapan menghadapi masa depan.

Apakah Tasikmalaya ingin menjadi daerah yang adaptif terhadap perubahan, atau justru tertinggal karena terlalu berhati-hati?

Menentukan Arah Pembangunan

Pada akhirnya, keputusan terkait struktur Kominfo adalah refleksi dari arah pembangunan daerah. Jika digitalisasi ditempatkan sebagai prioritas, maka penguatan kelembagaan menjadi keniscayaan.

Sebaliknya, jika efisiensi tetap menjadi fokus utama tanpa strategi jangka panjang, maka risiko stagnasi tidak bisa dihindari.

Penutupnya, memperkuat Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah di Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya soal organisasi, tetapi tentang komitmen untuk membawa Tasikmalaya masuk ke era pemerintahan digital yang sesungguhnya. (red) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 22
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

  • Data Terbuka, Tiga Kejanggalan: Pengadaan Bappelitbangda Tasikmalaya Jadi Sorotan

    Data Terbuka, Tiga Kejanggalan: Pengadaan Bappelitbangda Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Data pengadaan di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi sorotan setelah dibuka ke publik melalui mekanisme keterbukaan informasi. Dari penelusuran terhadap dokumen tersebut, muncul tiga pola yang dinilai janggal dan memicu pertanyaan serius terhadap proses belanja barang dan jasa. Pola pertama terlihat dari banyaknya paket pengadaan yang memiliki nilai pagu dan realisasi yang […]

  • sosialisasi wasbang kabupaten tasikmalaya

    Retargeting: Bakesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Bekali Generasi Emas

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 53
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA SOSIAL BUDAYA. Suasana aula SMP Negeri 1 Manonjaya pada Kamis pagi (11/9/2025) berbeda dari biasanya. Riuh rendah tawa dan sorakan siswa mewarnai jalannya acara sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tasikmalaya. Tidak ada podium kaku atau ceramah panjang, yang ada justru permainan seru bertema Pancasila dan Bhinneka […]

  • Menteri Malaysia Diancam Penyebaran Video Rekayasa, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Menteri Malaysia Diancam Penyebaran Video Rekayasa, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 11
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PERISTIWA. Isu keamanan digital di Malaysia memanas setelah beredar kabar bahwa sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk menteri dan anggota parlemen, menjadi sasaran ancaman melalui surat elektronik. Kasus ini langsung menjadi perhatian publik karena melibatkan rekayasa video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dijadikan alat pemerasan. Kata kunci “menteri Malaysia diancam” kini ramai diperbincangkan sebagai peringatan […]

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

  • Halal Bi Halal Pemkab Tasikmalaya Jadi Titik Awal Aktivitas Pasca Lebaran

    Halal Bi Halal Pemkab Tasikmalaya Jadi Titik Awal Aktivitas Pasca Lebaran

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA— Momentum halal bi halal Pemkab Tasikmalaya tahun 2026 dimanfaatkan sebagai titik awal kebangkitan aktivitas pemerintahan pasca libur Idulfitri. Kegiatan ini digelar di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (25/03/2026), bersamaan dengan apel pagi perdana setelah Lebaran. Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, bersama Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, memimpin langsung kegiatan […]

expand_less