Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYASituasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait.

Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, hingga menurunnya jumlah pembeli. Para pedagang berharap ada dialog terbuka agar persoalan yang mereka alami bisa segera mendapat solusi.

Meski demikian, hingga kini sebagian pedagang menilai komunikasi antara mereka dengan pihak pemerintah belum berjalan secara optimal.


Keluhan Pedagang yang Terus Berulang

Beberapa pedagang mengaku sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur, baik secara langsung maupun melalui perwakilan komunitas pedagang. Namun menurut mereka, hasilnya belum terlihat signifikan.

Sebelumnya, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) telah mengirimkan surat resmi kepada pemerintah daerah pada 13 Februari 2026.

Surat tersebut ditujukan kepada Wali Kota Tasikmalaya serta sejumlah instansi lainnya, termasuk DPRD Kota Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, Kejaksaan Negeri, Kodim, Satpol PP, Dinas Koperasi UKM Perindag, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Melalui surat tersebut, Pedagang Pasar Cikurubuk meminta pemerintah kota segera mengambil langkah kebijakan terkait sejumlah persoalan yang mereka hadapi di lingkungan pasar.

Namun hingga Jumat (6/3/2026), para pedagang mengaku belum menerima tanggapan resmi.

Bagi para pedagang, tidak adanya respons tersebut menimbulkan kesan bahwa aspirasi mereka belum menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya.


Persoalan Fasilitas dan Kenyamanan Pasar

Selain persoalan jumlah pembeli, sebagian pedagang juga menyoroti kondisi fasilitas pasar. Beberapa di antaranya menyebutkan bahwa kenyamanan area perdagangan masih perlu ditingkatkan.

Fasilitas seperti akses jalan di dalam pasar, area parkir, hingga kebersihan lingkungan menjadi beberapa hal yang kerap dikeluhkan pedagang. Mereka menilai kondisi tersebut dapat mempengaruhi minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

Pasar tradisional sendiri selama ini dikenal sebagai pusat ekonomi rakyat yang memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi lokal. Karena itu, pedagang berharap pengelolaan pasar dapat dilakukan secara lebih optimal agar mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.


Harapan Dialog Terbuka

Sejumlah pedagang berharap adanya ruang dialog yang lebih terbuka antara pedagang dengan pemerintah daerah maupun pengelola pasar. Dengan adanya komunikasi yang lebih intensif, mereka berharap persoalan yang terjadi dapat dibicarakan secara bersama-sama.

Para pedagang menegaskan bahwa mereka tidak menolak kebijakan pemerintah selama kebijakan tersebut mempertimbangkan kondisi di lapangan. Mereka hanya berharap aspirasi yang disampaikan dapat didengar dan dipertimbangkan dalam setiap pengambilan keputusan.

Forum Peduli Pedagang Dibentuk

Merespons situasi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat bersama para pedagang kemudian membentuk Forum Masyarakat Peduli Pedagang Pasar Cikurubuk.

Forum ini menjadi wadah konsolidasi bagi berbagai elemen masyarakat yang menilai persoalan di Pasar Cikurubuk bukan hanya menyangkut pedagang semata, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Melalui forum tersebut, rencana aksi massa mulai disiapkan sebagai langkah untuk menyampaikan aspirasi Pedagang Pasar Cikurubuk secara langsung kepada pemerintah daerah.

Para pedagang berharap pemerintah kota bersedia membuka ruang dialog agar persoalan yang terjadi dapat segera menemukan solusi.

Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada Senin (9/3/2026) dan diperkirakan akan diikuti sekitar 500 orang.

Para peserta aksi berasal dari berbagai unsur masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pedagang Pasar Cikurubuk.

Forum tersebut dipimpin oleh ulama senior Tasikmalaya, KH Tb Miftah Fauzi, yang dikenal aktif memperjuangkan aspirasi pedagang pasar tradisional di daerah tersebut.


Pasar Tradisional dan Tantangan Zaman

Fenomena yang terjadi di Pasar Cikurubuk sebenarnya tidak berdiri sendiri. Banyak pasar tradisional di berbagai daerah menghadapi tantangan serupa, terutama terkait perubahan pola belanja masyarakat dan persaingan dengan ritel modern.

Namun demikian, pasar tradisional masih memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat kecil. Oleh karena itu, keberlanjutan pasar tradisional sangat bergantung pada sinergi antara pedagang, pengelola pasar, dan pemerintah daerah.

Para pedagang di Pasar Cikurubuk berharap perhatian terhadap pasar tradisional tidak hanya berhenti pada kebijakan administratif, tetapi juga diwujudkan dalam langkah nyata untuk memperbaiki kondisi perdagangan di lapangan.

Bagi mereka, pasar bukan sekadar tempat berjualan, tetapi juga sumber penghidupan yang menopang keluarga setiap hari. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Tasikmalaya Mulai Perketat Pengawasan

    Persiapan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Tasikmalaya Mulai Perketat Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, pemerintah mulai memperketat persiapan mudik Lebaran Tasikmalaya, terutama dari sisi keselamatan transportasi umum. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum di Terminal Tipe B Singaparna, Jumat (13/3/2026). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan […]

  • Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan–Diky Candra, suhu politik lokal kembali menghangat. Ruang publik Kota Tasikmalaya dalam beberapa pekan terakhir dipenuhi beragam ekspresi kritik, mulai dari aksi massa mahasiswa, pemasangan spanduk bernada sindiran di kawasan Balai Kota, hingga menguatnya wacana mosi tidak percaya. […]

  • merger xl axiata dan smartfren

    SPXL Sampaikan Aspirasi Terkait Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 20
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Wacana merger antara XL Axiata dan Smartfren yang semakin dekat memunculkan berbagai respons, salah satunya dari kalangan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja XL Axiata (SPXL). Melalui sejumlah agenda resmi, SPXL menyampaikan aspirasi sekaligus menegaskan dukungan terhadap merger, dengan syarat utama bahwa kesejahteraan karyawan tetap menjadi prioritas utama. Sharing Session: […]

  • korban banjir bali

    Korban Banjir Bali: 9 Tewas dan Ratusan Warga Terkena Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 25
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PERISTIWA. Banjir besar yang melanda beberapa wilayah di Pulau Bali mengakibatkan 9 orang meninggal dunia, sementara 2 orang lainnya dilaporkan hilang. Menurut laporan terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir yang terjadi pada Selasa malam (9/9) tersebut juga menyebabkan lebih dari 200 keluarga atau sekitar 620 jiwa terdampak. Kejadian ini telah […]

  • Andi Ibo DKKT Tasikmalaya

    Andi Ibo Usung Penguatan Kesenian Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 20
    • 0Komentar

    astakona.com, HIBURAN. Musisi senior asal Tasikmalaya, Andi Jaelani atau Andi Ibo, resmi menyatakan kesiapan maju dalam pemilihan Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Kepada sejumlah pihak, ia menegaskan bahwa pencalonan ini didorong oleh keinginannya memperkuat ekosistem seni lokal secara menyeluruh, mulai dari pendataan seniman hingga penyediaan ruang kreatif yang layak. Andi yang telah berkarier […]

  • RUU Perampasan Aset

    DPR dan Pemerintah Sepakat Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 36
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset resmi diusulkan menjadi salah satu prioritas legislasi tahun 2025. Keputusan ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para ketua umum partai politik dan menyepakati langkah politik bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menjelaskan bahwa masuknya […]

expand_less