Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Optimal

Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Optimal

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAWakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima aduan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang terkait dugaan kualitas pekerjaan yang dinilai kurang maksimal.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi proyek di lapangan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat yang selama ini mempertanyakan hasil pekerjaan proyek irigasi tersebut.

Dalam sidak tersebut, Kang Wahid meninjau jalur saluran irigasi mulai dari bagian hulu hingga hilir guna memastikan kondisi konstruksi yang telah dikerjakan.


Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Memberi Manfaat

Perwakilan Forum Masyarakat Peduli Cikalang, Heri Ferianto, menyampaikan bahwa hingga saat ini hasil dari proyek irigasi Cikalang belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, meskipun proyek tersebut telah mendapatkan dua kali perpanjangan waktu pelaksanaan, kondisi saluran irigasi masih belum berfungsi secara optimal.

Ia menilai salah satu penyebabnya adalah pekerjaan elevasi saluran yang tidak dilakukan secara tepat, sehingga air belum dapat mengalir dengan baik.

Padahal secara progres volume pekerjaan, pihak pelaksana disebut telah menyatakan bahwa pekerjaan proyek telah selesai.


Air Mengalir Tidak Sesuai Arah

Saat melakukan peninjauan di kawasan BCKL Blok Gabug, Kang Wahid menemukan kondisi yang cukup janggal.

Air yang seharusnya mengalir ke hilir justru terlihat berbalik arah menuju hulu. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya persoalan pada kemiringan atau elevasi saluran.

Temuan lain juga terlihat pada bagian hilir yang dikerjakan oleh PSDA Citanduy UPTD Provinsi Jawa Barat, dimana posisi elevasinya justru lebih tinggi.

Kondisi ini membuat aliran air sulit mengalir secara normal sehingga fungsi dari proyek irigasi Cikalang belum dapat berjalan sebagaimana mestinya.


Dugaan Miskomunikasi Antar Instansi

Permasalahan teknis tersebut juga memunculkan dugaan adanya miskomunikasi antar instansi yang terlibat dalam proyek.

Irigasi Cikalang berada di bawah kewenangan PSDA PUPR Kota Tasikmalaya, sementara sebagian pekerjaan juga melibatkan PSDA UPTD Provinsi Jawa Barat serta BBWS Citanduy.

Perbedaan elevasi yang terjadi di lapangan membuat masyarakat mempertanyakan bagaimana koordinasi dan perencanaan teknis dari proyek irigasi Cikalang sejak awal.


Kualitas Pekerjaan Jadi Sorotan Publik

Sejak awal pelaksanaan, proyek ini memang sudah menjadi perhatian masyarakat.

Sejumlah warga menilai kualitas pekerjaan dalam proyek irigasi Cikalang terlihat kurang rapi dan terkesan terburu-buru.

Bahkan beberapa waktu lalu sempat beredar di media sosial dugaan bahwa pekerjaan proyek dilaksanakan tanpa gambar teknis yang jelas.

Jika dugaan tersebut benar, maka hal itu menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah.

Proyek ini sendiri dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero), perusahaan BUMN yang selama ini menangani berbagai proyek strategis nasional.


Pengawasan Proyek Ikut Dipertanyakan

Selain pelaksanaan pekerjaan, sistem pengawasan proyek juga menjadi sorotan.

Konsultan supervisi diketahui baru mulai berkontrak sekitar satu bulan setelah proyek berjalan.

Artinya, pada masa awal pekerjaan proyek irigasi Cikalang, kegiatan konstruksi berlangsung tanpa pengawasan resmi.

Pengawasan proyek sendiri dilakukan oleh PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), yang juga merupakan perusahaan BUMN.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi kualitas pekerjaan di lapangan.


Warga Keluhkan Upah dan Kerugian

Di sisi lain, warga yang ikut terlibat dalam pengerjaan proyek juga mengeluhkan persoalan pembayaran upah.

Beberapa pekerja mengaku hingga saat ini belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka lakukan.

Selain itu, terdapat juga laporan mengenai jasa dan material yang belum dibayarkan serta aset warga yang mengalami kerusakan akibat aktivitas proyek namun belum mendapatkan kompensasi.


Warga Segel Lokasi Proyek

Sebagai bentuk kekecewaan, warga akhirnya melakukan penyegelan di lokasi proyek irigasi Cikalang.

Mereka memasang spanduk di area proyek bertuliskan:

“Proyek Bermasalah Disegel Warga, Kontrak Bermasalah, Pekerjaan Buruk dan Upah Tidak Dibayar.”

Aksi tersebut dilakukan untuk meminta perhatian pemerintah agar persoalan proyek segera ditangani.


DPRD Akan Bahas dan Dorong Evaluasi

Menanggapi berbagai temuan di lapangan, Kang Wahid menyatakan akan membawa persoalan proyek irigasi Cikalang ke pembahasan bersama Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya.

Ia juga membuka kemungkinan agar persoalan ini disampaikan ke pemerintah pusat, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran APBN sebesar Rp5,6 miliar melalui program Inpres Tahap III Tahun 2025.

Menurutnya, proyek yang didanai anggaran negara seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dikerjakan dengan kualitas yang baik. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terkait rencana pembangunan Kampus Fakultas Kedokteran UPI di Kecamatan Karangnunggal. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Bandung, Jumat (30/1/2026). Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Bupati Tasikmalaya bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, serta […]

  • Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Disorot, Diky Candranegara Usul Kolaborasi

    Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Disorot, Diky Candranegara Usul Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ketersediaan tong sampah di Jalan KHZ Mustofa kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menilai minimnya fasilitas pembuangan sampah di kawasan pusat perdagangan tersebut dapat berdampak pada kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi daya tarik kawasan yang menjadi salah satu ikon kota. Menurut Diky, persoalan sampah tidak […]

  • kdm minta mahasiswa cirebon dibebaskan

    Polisi Tetapkan 3 Mahasiswa Jadi Tersangka, KDM Minta Dibebaskan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 74
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Ketegangan antara aparat penegak hukum dan kalangan mahasiswa di Jawa Barat memasuki babak baru. Tiga mahasiswa asal Cirebon dan Indramayu resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Cirebon usai aksi demonstrasi pada Sabtu (30/9/2025) berakhir ricuh. Penetapan tersangka ini mendapat sorotan tajam setelah Kang Dedi Mulyadi (KDM) minta mahasiswa dibebaskan dalam pernyataan politiknya di […]

  • Hari Lahir Pancasila 2026 Ciamis Teguhkan Semangat Persatuan

    Hari Lahir Pancasila 2026 Ciamis Teguhkan Semangat Persatuan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 21
    • 0Komentar

      Astakona, BERITA CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Upacara dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, dan dihadiri unsur […]

  • Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara

    Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ada yang berbeda dari agenda warga di wilayah selatan Kota Tasikmalaya akhir Mei ini. Jika biasanya festival identik dengan hiburan semata, Pekan Raya Cilamajang Kawalu justru datang dengan konsep yang lebih lengkap: hiburan rakyat, nuansa religius, ruang unjuk bakat generasi muda, hingga panggung pemberdayaan ekonomi warga. Acara yang akan digelar pada […]

  • Harkitnas 2026, Pemkot Tasikmalaya Tegaskan Jaga Tunas Bangsa

    Harkitnas 2026, Pemkot Tasikmalaya Tegaskan Jaga Tunas Bangsa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa kebangkitan bangsa tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dalam menjaga dan membina generasi muda. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026). Upacara peringatan berlangsung khidmat […]

expand_less