Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Padepokan Maung Hideung Perluas Jejak di Kota Santri

Padepokan Maung Hideung Perluas Jejak di Kota Santri

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Padepokan Maung Hideung resmi memperluas kiprahnya di Kota Tasikmalaya. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung Kota Tasikmalaya dilantik langsung oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP), Minggu (25/1/2026). Pelantikan yang digelar di Perum Mutiara Citra RW 12, Kecamatan Indihiang, ini menjadi penanda penting berkembangnya organisasi seni bela diri tradisional tersebut di wilayah perkotaan.

Bagi Kota Tasikmalaya yang selama ini dikenal sebagai kota santri sekaligus kota budaya, kehadiran padepokan maung hideung bukan sekadar seremoni organisasi. Lebih dari itu, ini menjadi bagian dari upaya menjaga denyut pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana pembinaan generasi muda di tengah tantangan zaman.

Acara pelantikan dihadiri berbagai unsur, mulai dari pemerintah, tokoh budaya, perguruan silat, hingga perwakilan masyarakat. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan bahwa pencak silat masih memiliki ruang strategis dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Tasikmalaya.


Empat Kecamatan, Satu Visi Pelestarian Budaya

DPD Padepokan Maung Hideung Kota Tasikmalaya kini tercatat telah berkembang di empat kecamatan, yakni Cihideung, Mangkubumi, Kawalu, dan Indihiang. Ekspansi ini menjadi sinyal meningkatnya minat masyarakat terhadap pencak silat, tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai identitas budaya lokal.

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh DPP Padepokan Maung Hideung dan diresmikan Camat Indihiang, Hendro Haryoko, S.IP., MM. Sejumlah perguruan silat turut hadir, di antaranya SPS Pataruman, SPS Padayungan, Waringin Ligar, Gajah Putih, Perisai Diri, Pajajaran, Trah Karsid, hingga Ligar Kencana Galunggung. Kehadiran lintas perguruan ini mencerminkan iklim silat yang relatif cair dan terbuka di Tasikmalaya.

Dari unsur pemerintah daerah, tampak hadir perwakilan Disporabudpar, Kesbangpol, Ketua IPSI dan PPSI Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, jajaran Polsek Indihiang, hingga anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Konstelasi ini menunjukkan bahwa padepokan maung hideung tidak berdiri sendiri, melainkan mulai masuk dalam ekosistem pembinaan budaya yang lebih luas.


Silat Tak Sekadar Jurus, Tapi Pembinaan Karakter

Camat Indihiang, Hendro Haryoko, dalam sambutannya menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, padepokan tidak hanya berfungsi sebagai tempat latihan fisik, tetapi juga ruang pembinaan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan ketahanan sosial.

“Kami mendukung penuh keberadaan Padepokan Maung Hideung sebagai bagian dari pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua DPP Padepokan Maung Hideung, Oki Siliwangi, menekankan pentingnya tanggung jawab moral dalam pengembangan organisasi. Ia mengingatkan bahwa padepokan maung hideung harus menjadi ruang pendidikan karakter, bukan sekadar ajang pertunjukan atau adu kemampuan.

“Silat adalah jalan pendidikan. Pengurus harus menjadi teladan dan menjaga nilai luhur warisan leluhur,” tegasnya.


Pagelaran Silat, Tanda Regenerasi Berjalan

Pelantikan ditutup dengan pagelaran silat yang dibawakan murid-murid padepokan maung hideung Kota Tasikmalaya. Jurus-jurus khas Sunda yang ditampilkan menjadi simbol regenerasi sekaligus bukti bahwa pembinaan berjalan aktif hingga tingkat akar rumput.

Antusiasme penonton menunjukkan bahwa pencak silat masih memiliki tempat di hati masyarakat. Ke depan, kehadiran padepokan maung hideung diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta berkontribusi nyata dalam menjaga identitas budaya Kota Tasikmalaya di tengah arus modernisasi. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Bobotoh Persib Bandung Serbu Polres Banjar.

    Ribuan Bobotoh Persib Bandung Serbu Polres Banjar.

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR — Ribuan pendukung Persib Bandung memadati halaman Mapolres Banjar, Minggu malam, untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan PSM Makassar. Antusiasme bobotoh yang datang dari berbagai wilayah di Kota Banjar menciptakan suasana meriah dengan dominasi warna biru khas tim kebanggaan mereka. Sejak sore hari, para pendukung Persib mulai berdatangan […]

  • Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Garut – Kasus keluarga Pirmansyah dan Isoh Nurjanah di Kecamatan Pakenjeng membuka kembali persoalan lama yang kerap tersembunyi: keterbatasan akses penanganan kesehatan mental bagi warga miskin. Sepasang suami istri paruh baya itu sedang duduk berdampingan. Bukan sedang menunggu tamu, bukan pula menikmati sore. Wajah mereka terlihat lelah—lelah yang tidak selesai hanya dengan tidur semalam. Di […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gelombang cuaca ekstrem di Tasikmalaya yang terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, dan Sabtu, 28 Maret 2026 memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah titik. Namun di tengah kondisi tersebut, kesigapan tim gabungan yang dipimpin oleh BPBD Kota Tasikmalaya menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang lebih luas. Hujan deras disertai angin […]

  • SWAKKA - Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena […]

  • Lowongan Kerja Tasikmalaya 2026 - astakona

    Lowongan Kerja Tasikmalaya 2026, Kesempatan Lulusan Farmasi Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Informasi Lowongan Kerja Tasikmalaya 2026 kembali hadir bagi masyarakat yang sedang mencari peluang karier di sektor kesehatan. Rumah Sakit Islam (RSI) Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya saat ini membuka kesempatan bagi tenaga farmasi untuk bergabung sebagai Asisten Apoteker. Rekrutmen ini menjadi peluang menarik bagi lulusan D3 Farmasi yang ingin mengembangkan karier di […]

  • Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Suasana belajar di SDN Datar Cipatujah, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, kini jauh dari kata ideal. Sekolah yang telah berdiri sekitar 76 tahun itu mengalami kerusakan serius pada sejumlah bagian bangunannya. Langit-langit kelas terlihat retak bahkan berlubang di beberapa titik. Jendela-jendela banyak yang rusak. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar […]

expand_less