Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut – Kasus keluarga Pirmansyah dan Isoh Nurjanah di Kecamatan Pakenjeng membuka kembali persoalan lama yang kerap tersembunyi: keterbatasan akses penanganan kesehatan mental bagi warga miskin.

Sepasang suami istri paruh baya itu sedang duduk berdampingan. Bukan sedang menunggu tamu, bukan pula menikmati sore. Wajah mereka terlihat lelah—lelah yang tidak selesai hanya dengan tidur semalam. Di depan kamera ponsel, mereka mengucapkan salam, lalu sang suami mulai bicara dengan suara pelan, nyaris bergetar.

Sang suami bernama Pirmansyah, usianya diperkirakan sekitar 50 hingga 55 tahun. Ia duduk di samping istrinya, Isoh Nurjanah, yang sejak awal lebih banyak terdiam. Tatapannya kosong, seperti orang yang sudah terlalu sering berharap, lalu belajar menahan kecewa.

Dalam video yang beredar, Pirmansyah menjelaskan kondisi anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan dan belum membaik meski sudah berobat ke berbagai tempat. Kisah ini menjadi representasi banyak warga garut butuh pertolongan yang belum tersentuh sistem secara optimal. (disadur dari: Lintas Priangan)

Beban Ganda Keluarga Miskin

Gangguan kesehatan mental bukan hanya persoalan medis. Bagi keluarga berpenghasilan rendah, penyakit ini membawa beban ganda: biaya pengobatan dan hilangnya produktivitas kerja. Pirmansyah, yang bekerja sebagai tenaga kebersihan sekolah, harus membagi waktu antara mencari nafkah dan merawat anak.

Pirmansyah sehari-hari bekerja sebagai pasapon, tenaga kebersihan di SMA 23 Pakenjeng, Kabupaten Garut. Penghasilannya tidak besar. Cukup untuk makan, cukup untuk bertahan—asal semua berjalan normal. Tapi ketika perhatian harus tercurah penuh pada anak yang sakit, pekerjaan pun sering terganggu. Hari-hari menjadi serba sulit. Pilihannya tidak pernah mudah: bekerja atau mendampingi anak.

Peran Lingkungan Sosial

Video tersebut dikirimkan oleh tetangga, bukan oleh keluarga sendiri. Ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat, meski sering kali negara terlambat hadir.

Perlu Respons Terstruktur

Kisah ini menegaskan perlunya sistem perlindungan sosial yang lebih responsif, khususnya bagi keluarga dengan anggota penyandang gangguan kejiwaan. Bantuan tidak bisa bergantung pada viralitas semata.

Kasus warga garut butuh pertolongan ini seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak, bahwa empati perlu diterjemahkan menjadi kebijakan nyata. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi Nepal Hari Ini

    Situasi Nepal Terkini, DPR Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Situasi Nepal terkini terus menjadi perhatian internasional setelah krisis politik dan konflik sosial semakin memanas. Menyikapi kondisi ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Taufiq Abdullah, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menyiapkan langkah mitigasi, termasuk kemungkinan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Nepal. “Jika keadaan semakin tidak menentu dan membahayakan keselamatan […]

  • Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terkait rencana pembangunan Kampus Fakultas Kedokteran UPI di Kecamatan Karangnunggal. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Bandung, Jumat (30/1/2026). Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Bupati Tasikmalaya bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, serta […]

  • pupr kota tasikmalaya

    Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 36
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Sebuah foto yang memperlihatkan dua orang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) beredar di platform WhatsApp, Selasa (11/11/2025). Foto tersebut diterima nomor WhatsApp redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, ataupun identitas pengirim. Saat ditanya lebih lanjut, pengirim foto tidak merespons dan memilih bungkam. Dalam foto yang beredar itu tampak dua […]

  • kualifikasi piala dunia 2026

    Kualifikasi Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Messi Siap Tampil di Laga Penentuan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA OLAHRAGA. Dua ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, kembali menjadi sorotan menjelang agenda Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung bulan September ini. Meski keduanya sudah memasuki usia senja dalam karier, Ronaldo (40 tahun) dan Messi (38) masih menjadi andalan utama tim nasional masing-masing. Kehadiran mereka di lapangan dipandang sebagai kesempatan […]

  • Gerakan SOLARI Tasikmalaya Hidupkan Semangat Gotong Royong

    Gerakan SOLARI Tasikmalaya Hidupkan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Astaakona, BERITA TASIKMALAYA – Semangat kebersamaan kembali terasa kuat melalui Gerakan SOLARI Tasikmalaya yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, di Kampung Pasir Angin, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat perkotaan. Gerakan SOLARI, yang merupakan singkatan dari Selokan Lancar, Resik, dan Indah, tidak […]

  • Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle adminastakona
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesatuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih resmi memulai pengabdian di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran unit baru TNI Angkatan Darat ini bukan sekadar memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa mandat strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini, ribuan personel TNI AD yang tergabung dalam kesatuan tersebut […]

expand_less