Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut – Kasus keluarga Pirmansyah dan Isoh Nurjanah di Kecamatan Pakenjeng membuka kembali persoalan lama yang kerap tersembunyi: keterbatasan akses penanganan kesehatan mental bagi warga miskin.

Sepasang suami istri paruh baya itu sedang duduk berdampingan. Bukan sedang menunggu tamu, bukan pula menikmati sore. Wajah mereka terlihat lelah—lelah yang tidak selesai hanya dengan tidur semalam. Di depan kamera ponsel, mereka mengucapkan salam, lalu sang suami mulai bicara dengan suara pelan, nyaris bergetar.

Sang suami bernama Pirmansyah, usianya diperkirakan sekitar 50 hingga 55 tahun. Ia duduk di samping istrinya, Isoh Nurjanah, yang sejak awal lebih banyak terdiam. Tatapannya kosong, seperti orang yang sudah terlalu sering berharap, lalu belajar menahan kecewa.

Dalam video yang beredar, Pirmansyah menjelaskan kondisi anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan dan belum membaik meski sudah berobat ke berbagai tempat. Kisah ini menjadi representasi banyak warga garut butuh pertolongan yang belum tersentuh sistem secara optimal. (disadur dari: Lintas Priangan)

Beban Ganda Keluarga Miskin

Gangguan kesehatan mental bukan hanya persoalan medis. Bagi keluarga berpenghasilan rendah, penyakit ini membawa beban ganda: biaya pengobatan dan hilangnya produktivitas kerja. Pirmansyah, yang bekerja sebagai tenaga kebersihan sekolah, harus membagi waktu antara mencari nafkah dan merawat anak.

Pirmansyah sehari-hari bekerja sebagai pasapon, tenaga kebersihan di SMA 23 Pakenjeng, Kabupaten Garut. Penghasilannya tidak besar. Cukup untuk makan, cukup untuk bertahan—asal semua berjalan normal. Tapi ketika perhatian harus tercurah penuh pada anak yang sakit, pekerjaan pun sering terganggu. Hari-hari menjadi serba sulit. Pilihannya tidak pernah mudah: bekerja atau mendampingi anak.

Peran Lingkungan Sosial

Video tersebut dikirimkan oleh tetangga, bukan oleh keluarga sendiri. Ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat, meski sering kali negara terlambat hadir.

Perlu Respons Terstruktur

Kisah ini menegaskan perlunya sistem perlindungan sosial yang lebih responsif, khususnya bagi keluarga dengan anggota penyandang gangguan kejiwaan. Bantuan tidak bisa bergantung pada viralitas semata.

Kasus warga garut butuh pertolongan ini seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak, bahwa empati perlu diterjemahkan menjadi kebijakan nyata. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gelombang cuaca ekstrem di Tasikmalaya yang terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, dan Sabtu, 28 Maret 2026 memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah titik. Namun di tengah kondisi tersebut, kesigapan tim gabungan yang dipimpin oleh BPBD Kota Tasikmalaya menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang lebih luas. Hujan deras disertai angin […]

  • Aksi Bersih Jalan Mangin Tasikmalaya Libatkan Ratusan Warga

    Aksi Bersih Jalan Mangin Tasikmalaya Libatkan Ratusan Warga

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ratusan aparatur sipil negara, petugas kebersihan, serta masyarakat turun langsung dalam Aksi Bersih Jalan Mangin Tasikmalaya yang digelar Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kondisi lingkungan sekaligus membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat. Sejak pagi, peserta gotong royong menyebar di sejumlah titik sepanjang Jalan […]

  • HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga

    HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Perayaan HUT ke-80 Persit Tasikmalaya tak hanya menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar. Alih-alih menggelar seremoni formal, Persit memilih turun langsung ke lapangan untuk menanam pohon produktif yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/4/2026) ini melibatkan anggota […]

  • Tambang Ilegal di Hutan Unmul Terbongkar, Dua Tersangka Ditangkap

    Tambang Ilegal di Hutan Unmul Terbongkar, Dua Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN. Praktik tambang ilegal di Hutan Unmul akhirnya terbongkar setelah sekelompok mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) menemukan aktivitas alat berat di kawasan hutan pendidikan. Peristiwa ini terjadi pada awal April 2025 ketika para mahasiswa sedang melakukan dokumentasi penelitian herpetofauna di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklathut. Awalnya, mereka hanya berniat meneliti reptil […]

  • Harkitnas 2026, Pemkot Tasikmalaya Tegaskan Jaga Tunas Bangsa

    Harkitnas 2026, Pemkot Tasikmalaya Tegaskan Jaga Tunas Bangsa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa kebangkitan bangsa tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dalam menjaga dan membina generasi muda. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026). Upacara peringatan berlangsung khidmat […]

expand_less