Disdukcapil Garut dan TNI Jemput Bola Layanan Adminduk, Warga Antusias
- account_circle adminastakona
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA GARUT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026).
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan TNI ini menjadi upaya mempercepat pelayanan publik sekaligus mendekatkan akses pengurusan dokumen kependudukan kepada masyarakat pedesaan.
Kehadiran layanan jemput bola tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Sejak pagi, masyarakat memadati GOR Desa Mekarmulya untuk mengurus berbagai dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga akta kematian.
Program ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pelaksanaan TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui pelayanan publik secara langsung.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, mengatakan keterlibatan pihaknya dalam program TMMD merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
Menurutnya, kolaborasi dengan unsur TNI dan pemerintah desa menjadi langkah strategis agar masyarakat yang selama ini terkendala jarak maupun akses transportasi tetap bisa mendapatkan layanan dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan tanpa biaya.
“Partisipasi aktif kami dalam TMMD merupakan bagian dari upaya kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang aksesnya cukup jauh dari pusat layanan,” ujar Rena di sela kegiatan.
Ratusan Dokumen Diterbitkan di Lokasi TMMD
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Garut membuka sejumlah layanan administrasi kependudukan secara langsung di lokasi. Layanan yang diberikan mencakup perekaman KTP elektronik, pencetakan KTP-el, penerbitan Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga akta kematian.
Berdasarkan data yang dihimpun selama pelayanan berlangsung, Disdukcapil Garut mencatat perekaman KTP elektronik untuk 11 warga, pencetakan 77 keping KTP-el, penerbitan 59 dokumen Kartu Keluarga, 58 dokumen akta kelahiran, serta satu dokumen akta kematian.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan, terutama di wilayah yang tidak selalu mudah menjangkau kantor pelayanan utama.
Rena menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.
“Setiap penduduk memiliki hak untuk memperoleh dokumen kependudukan. Administrasi kependudukan diarahkan untuk memenuhi hak asasi setiap orang di bidang administrasi kependudukan tanpa diskriminasi, dengan pelayanan publik yang profesional,” katanya.
Warga Merasa Terbantu, Layanan Dinilai Cepat dan Gratis
Antusiasme warga Desa Mekarmulya terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang datang langsung ke lokasi pelayanan. Bagi sebagian warga, layanan jemput bola seperti ini menjadi solusi atas kendala waktu, biaya perjalanan, hingga jarak menuju kantor Disdukcapil.
Sejumlah warga mengaku terbantu karena pengurusan dokumen yang biasanya membutuhkan perjalanan ke pusat kota kini bisa dilakukan di desa mereka sendiri dengan proses yang lebih praktis.
Selain memberikan layanan penerbitan dokumen, Disdukcapil Garut juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan sah.
Sosialisasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tertib administrasi, termasuk memastikan data kependudukan tetap akurat dan sesuai kondisi terkini.
Kolaborasi antara Disdukcapil dan TNI dalam program TMMD ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai model pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan jemput bola, Pemerintah Kabupaten Garut berharap semakin banyak warga yang mendapatkan akses layanan administrasi kependudukan secara merata, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. (dh/df)
- Penulis: adminastakona
