Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Disdukcapil Garut dan TNI Jemput Bola Layanan Adminduk, Warga Antusias

Disdukcapil Garut dan TNI Jemput Bola Layanan Adminduk, Warga Antusias

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA GARUT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026).

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan TNI ini menjadi upaya mempercepat pelayanan publik sekaligus mendekatkan akses pengurusan dokumen kependudukan kepada masyarakat pedesaan.

Kehadiran layanan jemput bola tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Sejak pagi, masyarakat memadati GOR Desa Mekarmulya untuk mengurus berbagai dokumen penting seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga akta kematian.

Program ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pelaksanaan TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui pelayanan publik secara langsung.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, mengatakan keterlibatan pihaknya dalam program TMMD merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Menurutnya, kolaborasi dengan unsur TNI dan pemerintah desa menjadi langkah strategis agar masyarakat yang selama ini terkendala jarak maupun akses transportasi tetap bisa mendapatkan layanan dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan tanpa biaya.

“Partisipasi aktif kami dalam TMMD merupakan bagian dari upaya kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang aksesnya cukup jauh dari pusat layanan,” ujar Rena di sela kegiatan.

Ratusan Dokumen Diterbitkan di Lokasi TMMD

Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Garut membuka sejumlah layanan administrasi kependudukan secara langsung di lokasi. Layanan yang diberikan mencakup perekaman KTP elektronik, pencetakan KTP-el, penerbitan Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga akta kematian.

Berdasarkan data yang dihimpun selama pelayanan berlangsung, Disdukcapil Garut mencatat perekaman KTP elektronik untuk 11 warga, pencetakan 77 keping KTP-el, penerbitan 59 dokumen Kartu Keluarga, 58 dokumen akta kelahiran, serta satu dokumen akta kematian.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan, terutama di wilayah yang tidak selalu mudah menjangkau kantor pelayanan utama.

Rena menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

“Setiap penduduk memiliki hak untuk memperoleh dokumen kependudukan. Administrasi kependudukan diarahkan untuk memenuhi hak asasi setiap orang di bidang administrasi kependudukan tanpa diskriminasi, dengan pelayanan publik yang profesional,” katanya.

Warga Merasa Terbantu, Layanan Dinilai Cepat dan Gratis

Antusiasme warga Desa Mekarmulya terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang datang langsung ke lokasi pelayanan. Bagi sebagian warga, layanan jemput bola seperti ini menjadi solusi atas kendala waktu, biaya perjalanan, hingga jarak menuju kantor Disdukcapil.

Sejumlah warga mengaku terbantu karena pengurusan dokumen yang biasanya membutuhkan perjalanan ke pusat kota kini bisa dilakukan di desa mereka sendiri dengan proses yang lebih praktis.

Selain memberikan layanan penerbitan dokumen, Disdukcapil Garut juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan sah.

Sosialisasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tertib administrasi, termasuk memastikan data kependudukan tetap akurat dan sesuai kondisi terkini.

Kolaborasi antara Disdukcapil dan TNI dalam program TMMD ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai model pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dengan pendekatan jemput bola, Pemerintah Kabupaten Garut berharap semakin banyak warga yang mendapatkan akses layanan administrasi kependudukan secara merata, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil. (dh/df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Warga Banjaranyar Ciamis Ludes Terbakar Diduga Akibat Tungku Kayu

    Rumah Warga Banjaranyar Ciamis Ludes Terbakar Diduga Akibat Tungku Kayu

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Petugas UPTD Damkar Ciamis kembali atasi kejadian kebakaran rumah milik warga di Dusun Sindangsari RT 010 RW 003, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis,  pada hari Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Rumah tersebut diketahui milik Nono. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari tungku kayu yang tengah digunakan untuk […]

  • Rencana Diorama Kota Tasikmalaya Mengemuka, Publik Bertanya: Prioritas atau Proyek Baru?

    Rencana Diorama Kota Tasikmalaya Mengemuka, Publik Bertanya: Prioritas atau Proyek Baru?

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Wacana pembangunan Diorama Kota Tasikmalaya dan Arboretum Bambu mulai mengemuka sebagai arah baru pengembangan wisata edukasi. Pemerintah Kota Tasikmalaya saat ini masih berada pada tahap penjajakan konsep, salah satunya melalui studi banding ke Diorama Nusantara di Kabupaten Purwakarta. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menyampaikan bahwa rencana tersebut belum masuk tahap […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menyoroti realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar yang belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, menyusul temuan belanja yang […]

  • Polres Tasikmalaya Serahkan Kembali Motor Curian kepada Korban, Tanpa Biaya

    Polres Tasikmalaya Serahkan Kembali Motor Curian kepada Korban, Tanpa Biaya

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana penuh haru mewarnai Mapolres Tasikmalaya saat dua warga akhirnya menerima kembali sepeda motor mereka yang sempat hilang akibat tindak pencurian. Kendaraan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama kepada pemiliknya, Senin (1/6/2026). Pengembalian kendaraan dilakukan secara cuma-cuma tanpa biaya administrasi maupun pungutan apa pun. Langkah tersebut menjadi […]

  • Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Suasana belajar di SDN Datar Cipatujah, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, kini jauh dari kata ideal. Sekolah yang telah berdiri sekitar 76 tahun itu mengalami kerusakan serius pada sejumlah bagian bangunannya. Langit-langit kelas terlihat retak bahkan berlubang di beberapa titik. Jendela-jendela banyak yang rusak. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar […]

expand_less