Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAGerakan Ngarumat Hulu Cai kembali digaungkan di kawasan Gunung Kokosan, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menjelang peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga respons atas ancaman nyata terhadap keberlangsungan sumber air di wilayah tersebut.

Sejumlah budayawan, komunitas, dan warga turun langsung ke lapangan untuk melakukan penataan kawasan mata air. Upaya ini dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang dinilai semakin tertekan akibat perubahan fungsi lahan.

Ketua Dewan Kebudayaan dan Kesenian Tasikmalaya (DKKT), Tatang Pahat, menyebut progres kegiatan di lapangan baru mencapai sekitar 30 persen. Meski demikian, semangat kolektif tetap terjaga demi memastikan kesiapan kegiatan tepat waktu.

Gunung Kokosan dan Peran Strategisnya

Gunung Kokosan bukan sekadar kawasan perbukitan biasa. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu pusat sumber mata air penting di Kota Tasikmalaya. Bahkan, kawasan ini disebut sebagai cikal bakal pengembangan sistem air bersih daerah melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pemerintah Kota Tasikmalaya telah melakukan pembebasan lahan secara bertahap sejak 2008 untuk menjaga keberadaan sumber air tersebut. Luas lahan yang telah diamankan mencapai puluhan ribu meter persegi sebagai bagian dari kebijakan perlindungan lingkungan.

Di kawasan ini juga terdapat fasilitas penampungan air yang dikenal sebagai Gedong Cai, yang berfungsi sebagai distribusi air ke wilayah sekitar.

Ancaman Alih Fungsi Lahan

Gerakan Ngarumat Hulu Cai lahir dari kekhawatiran terhadap meningkatnya alih fungsi lahan, terutama aktivitas penambangan dan pembangunan yang tidak terkendali. Kondisi ini berpotensi merusak kawasan resapan air.

Sejumlah laporan menyebutkan, beberapa bukit di wilayah Cibunigeulis telah mengalami degradasi akibat aktivitas tersebut. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat memicu krisis air bersih di masa depan.

Budayawan menilai bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

Lebih dari Sekadar Ritual Budaya

Meski mengusung nilai tradisi, Ngarumat Hulu Cai tidak berhenti pada aspek seremonial. Kegiatan ini menjadi simbol perlawanan terhadap kerusakan lingkungan sekaligus ajakan untuk kembali pada kearifan lokal.

Pendekatan budaya dinilai efektif untuk membangun kesadaran masyarakat secara kolektif. Dengan melibatkan unsur adat dan nilai spiritual, pesan pelestarian lingkungan dapat diterima lebih luas.

Menjaga Masa Depan Air

Di tengah ancaman krisis air global, upaya menjaga sumber mata air menjadi semakin penting. Gunung Kokosan dan Gedong Cai memiliki peran vital dalam menopang kebutuhan air masyarakat Tasikmalaya.

Melalui gerakan Ngarumat Hulu Cai, masyarakat diingatkan bahwa keberlanjutan lingkungan bergantung pada tindakan hari ini. Tanpa upaya nyata, potensi krisis air bukan lagi sekadar wacana. (red) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Jembatan Cirahong Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Sisir Sungai Citanduy Hingga 8 Kilometer

    Korban Jembatan Cirahong Akhirnya Ditemukan, Tim SAR Sisir Sungai Citanduy Hingga 8 Kilometer

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Upaya pencarian korban yang diduga terjun dari Jembatan Cirahong akhirnya berakhir. Setelah dua hari operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, sekitar 8 kilometer dari titik awal kejadian. Penemuan tersebut mengakhiri operasi penyelamatan yang sejak awal menyita perhatian warga Tasikmalaya […]

  • Miras Ilegal Disasar, Polresta Tasikmalaya Gelar Razia

    Miras Ilegal Disasar, Polresta Tasikmalaya Gelar Razia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polresta Tasikmalaya menggencarkan razia penyakit masyarakat dengan menyasar peredaran minuman keras (miras) ilegal dan obat-obatan terlarang di sejumlah titik wilayah Kota Tasikmalaya. Dalam operasi gabungan yang digelar Rabu (20/5/2026), petugas berhasil mengamankan 52 botol minuman keras berbagai merek. Razia tersebut melibatkan personel dari Satuan Samapta dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Tasikmalaya […]

  • Kebakaran Tabung Gas Tasikmalaya Hanguskan Area Laundry

    Kebakaran Tabung Gas Tasikmalaya Hanguskan Area Laundry

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa Kebakaran Tabung Gas Tasikmalaya kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi gas di rumah. Insiden tersebut terjadi di Jalan Paseh, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Minggu (14/6/2026) sore. Kebakaran bermula dari area dapur yang berada dekat dengan ruang laundry sebuah rumah warga. Beruntung, respons cepat […]

  • WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menggulirkan kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan mulai setelah Lebaran 2026. Langkah ini diklaim sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik klaim efisiensi energi, kebijakan ini mulai menuai keraguan. Sejumlah pihak menilai, tanpa pengawasan ketat, WFH berpotensi […]

  • Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

    Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kasus penipuan dengan modus menjanjikan dana hibah Rp33 miliar yang dibungkus dengan citra tokoh agama berhasil dibongkar jajaran Polres Ciamis. Bukan sekadar penipuan biasa, kasus ini disebut polisi sebagai aksi kejahatan terencana yang memadukan tipu daya, manipulasi psikologis, hingga rekayasa aksi pembegalan untuk mengelabui korban. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil […]

  • mayat dalam sumur di Tawang Tasikmalaya

    Warga Tawang Kota Tasikmalaya Temukan Mayat Dalam Sumur

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kasus mayat dalam sumur di Tawang Tasikmalaya mengundang perhatian warga Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang sehari-hari digunakan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air. Penemuan tersebut terjadi di sebuah sumur yang berada di Gang H Kosasih, Jalan Siliwangi, kawasan Cicurug. […]

expand_less