Tukang Nasi Padang Nyari KDM, Kisah Kejujuran yang Bikin Haru

astakona.com, BERITA SOSIAL BUDAYA. Sebuah cerita unik sekaligus menyentuh datang dari Gedung Sate, Bandung. Kisah ini dikenal dengan sebutan Tukang Nasi Padang Nyari KDM, yang berawal dari kejujuran seorang petugas keamanan bernama Dadang. Ia bekerja di perusahaan jasa keamanan Tunas Arta Garda Tama (TAG).
Peristiwa bermula ketika Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat, tengah berinteraksi dengan sekelompok demonstran di depan Gedung Sate. Pada saat yang sama, terjadi kebakaran di salah satu gedung milik Yayasan Telkom. Tanpa pikir panjang, Dadang membantu KDM dengan mengambil alat pemadam kebakaran dari kantor pos terdekat. Aksinya yang cepat dan tulus membuat KDM memberikan kepercayaan penuh kepadanya.
Sebagai bentuk apresiasi, KDM menyerahkan sejumlah uang kepada Dadang untuk membeli makanan dan minuman bagi para demonstran. Dadang pun bergegas melaksanakan tugas itu. Ia berhasil mendapatkan 20 kardus air mineral dan 20 bungkus nasi goreng. Namun, ada satu kendala: ia tidak menemukan penjual nasi Padang yang diminta. Inilah yang kemudian membuat kisah ini dikenal dengan istilah Tukang Nasi Padang Nyari KDM.
Setelah aksi selesai, Dadang tak sempat kembali menemui KDM. Uang sisa belanja tetap ia simpan dengan aman. Waktu pun berlalu, sampai akhirnya ia memberanikan diri untuk datang kembali ke Gedung Sate. Di hadapan KDM, Dadang menyerahkan sisa uang sebesar Rp743.000. Sikap jujurnya ini langsung membuat KDM terkesan.
Alih-alih menerima kembali uang tersebut, KDM justru menyerahkannya lagi kepada Dadang. Menurutnya, kejujuran dan integritas lebih bernilai daripada materi. Tindakan ini sekaligus menjadi pesan moral bagi publik, bahwa di tengah situasi sulit, masih ada orang yang berpegang teguh pada nilai kejujuran.
Dalam pertemuan itu, Dadang juga menceritakan bahwa uang tersebut akan ia gunakan untuk melunasi sisa cicilan motor. Motor itu dulunya dipakai untuk mengantar mendiang ayah mertuanya menjalani cuci darah. Kisah ini menambah haru sekaligus memberikan teladan, bahwa setiap kebaikan akan kembali dengan cara yang tak terduga.
Cerita Tukang Nasi Padang Nyari KDM dengan cepat menyebar di berbagai kalangan. Banyak pihak melihat bahwa kisah ini bukan hanya soal uang, tetapi tentang ketulusan, integritas, dan perjuangan hidup. KDM sendiri menegaskan bahwa contoh seperti Dadang harus diteladani, terutama oleh generasi muda yang sedang membangun masa depan.
Kisah ini menegaskan bahwa nilai kejujuran tidak pernah lekang oleh waktu. Apa yang dilakukan Dadang menjadi bukti nyata bahwa sekalipun menghadapi tekanan ekonomi, masih ada orang yang lebih memilih menjaga integritas dibandingkan keuntungan sesaat. (Astakona.com/AA)