Berita

Subuh Mencekam di Bumikersanagara! Trafo PJU Terbakar Saat Warga Sahur

Astakona, BERITA TASIKMALAYAWaktu menunjukkan pukul 04.00 WIB. Sebagian warga Perum Bumikersanagara tengah menikmati santap sahur. Namun suasana tenang mendadak berubah ketika cahaya api menyala terang yang bersumber dari kebakaran pada trafo Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berdiri tak jauh dari rumah Pak Gatot.

Percikan api pertama terlihat kecil. Dalam hitungan menit, kobaran membesar dan memantul di dinding rumah warga sekitar. Teriakan peringatan terdengar memecah keheningan subuh.

Beberapa warga bergegas keluar rumah. Kekhawatiran pun muncul — apakah api akan merembet?


Detik-Detik Api Menyala

Sumber api diketahui berasal dari kebakaran trafo PJU yang berada di tepi lingkungan permukiman. Instalasi listrik luar ruang tersebut mendadak mengeluarkan percikan sebelum akhirnya terbakar.

Karena titik api cukup dekat dengan rumah warga, situasi sempat dianggap genting. Apalagi kebakaran instalasi listrik memiliki risiko tambahan jika tidak segera ditangani.

Beruntung, laporan cepat warga langsung direspons petugas pemadam kebakaran. Armada dari Damkar Kota Tasikmalaya tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman terfokus.

Api berhasil dilokalisir sebelum menjalar ke bangunan rumah maupun jaringan kabel lain.


Penjelasan Teknis: Beban Naik, Konektor Melemah

Tak lama setelah api dipadamkan, petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) turun ke lokasi melakukan pemeriksaan teknis.

Menurut keterangan petugas lapangan, penyebab kebakaran pada trafo PJU ini adalah akibat “lost kontak konektor”. Saat beban listrik meningkat, sambungan konektor yang sudah lama mengalami penurunan kekuatan tidak mampu menjaga kestabilan arus.

Dalam sistem kelistrikan, sambungan yang longgar atau melemah dapat menimbulkan resistansi tinggi. Resistansi ini menghasilkan panas berlebih (overheating). Jika panas melebihi ambang toleransi material isolasi, percikan api bisa muncul dan memicu kebakaran.

Setelah dilakukan penggantian komponen yang terdampak, jaringan listrik kembali normal sekitar pukul 05.30 WIB.


Nyaris Jadi Kebakaran Besar

Meski tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil, potensi bahaya sebenarnya cukup besar. Lokasi trafo yang berada dekat dengan permukiman padat membuat risiko perambatan api sempat dikhawatirkan.

Rumah Pak Gatot yang berada paling dekat dengan titik api dipastikan aman. Warga sekitar pun bisa kembali beraktivitas setelah situasi dinyatakan kondusif.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa gangguan instalasi listrik luar ruang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada komponen yang telah digunakan dalam jangka panjang.


Hotline Darurat Terbukti Vital

Kejadian ini sekaligus membuktikan pentingnya sistem respons cepat dan hotline darurat. Kecepatan laporan warga menjadi faktor penentu sehingga kebakaran dapat dicegah sebelum meluas.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap:

  • Percikan api dari instalasi listrik

  • Bau kabel terbakar

  • Suara mendesis dari trafo atau panel luar ruang

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera hubungi layanan darurat dan jangan mencoba menangani sendiri.

Subuh di Bumikersanagara kali ini menjadi momen yang mengingatkan: kebakaran bisa datang tanpa aba-aba. Namun kewaspadaan dan kecepatan bertindak mampu mencegah bencana lebih besar. (red)

Related Articles

Back to top button