Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » 51 ASN BPKAD Kota Tasikmalaya Bergerak Lawan Stunting

51 ASN BPKAD Kota Tasikmalaya Bergerak Lawan Stunting

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, ADVERTORIAL. Di tengah deretan angka dan laporan keuangan yang biasa mereka kelola, sebanyak 51 ASN Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya kini menjalani peran baru yang jauh lebih personal: menjadi orang tua asuh bagi anak-anak balita stunting. Sebuah amanah yang tidak tertulis dalam surat tugas, tetapi melekat erat dalam nurani sebagai pelayan masyarakat. Langkah awal pendampingan ini dimulai pada 27 dan 28 Mei 2025, saat para ASN menyambangi rumah-rumah anak asuh mereka di berbagai kelurahan di Kecamatan Kawalu. Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Gerakan Peduli Stunting (GPS), sebuah inisiatif berbasis kolaborasi yang menempatkan ASN sebagai garda depan dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Tasikmalaya. “Anak-anak ini adalah amanah. Kalau kita peduli, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik, bukan hanya untuk mereka tapi juga untuk kota ini,” ujar Hj. Hesti Widiawati, SE., M.M.,Plt. Kepala BPKAD Kota Tasikmalaya, saat mendampingi salah satu kunjungan. Baginya, kegiatan ini menjadi ruang belajar baru, bukan hanya tentang data gizi, tetapi tentang makna kehadiran. Dalam GPS, ASN tidak hanya datang membawa bingkisan atau formulir monitoring. Mereka duduk bersama orang tua anak, mendengar cerita, mencatat kondisi, memetakan tantangan sehari-hari: dari sanitasi yang terbatas, gizi yang kurang seimbang, hingga pola asuh yang masih minim edukasi. Semua ini dilakukan dengan empati, bukan sekadar belas kasihan. Hj. Yeni Mulyani, SE., M.M., Kepala Bidang Aset Daerah, mengaku bahwa kegiatan ini mengubah cara pandangnya terhadap peran ASN. “Selama ini, kita berpikir ASN cukup bekerja sesuai target kinerja. Tapi dalam program ini, saya merasa lebih manusiawi—lebih dekat dengan realitas warga,” katanya, lirih. Kegiatan pendampingan ini pun dijadwalkan akan berlangsung rutin setiap Jumat pada minggu kedua tiap bulan. Jadwal ini bukan beban, melainkan komitmen bersama untuk hadir dan terlibat secara berkelanjutan. Demy Rahayu, SP., Kabid Anggaran, menyebut GPS sebagai “revolusi kecil dalam dunia birokrasi”. Menurutnya, ASN perlu sesekali turun ke lapangan agar tidak hanya membaca laporan, tetapi menyentuh kehidupan. “Kami terbiasa berkutat dengan catatan anggaran. Tapi satu kunjungan ke rumah anak stunting bisa lebih membuka mata dibandingkan tumpukan laporan,” ungkapnya. Sementara itu, Ghufron Afandi, SE., M.M., Kabid Akuntansi, menyebut pendampingan ini sebagai bagian dari investasi sosial. “Mereka mungkin tak mengenal kami sebagai pejabat. Tapi kehadiran kita yang konsisten akan membangun kepercayaan. Dan itu, membuat saya merasa lebih bernilai,” ujarnya. Menutup rangkaian kunjungan, Teni Nurhayati, SE., M.M., Kabid Perbendaharaan dan Kas Daerah, menyampaikan harapan agar GPS tidak berhenti sebagai program tahunan. “Kami ingin ini menjadi budaya kerja baru, di mana ASN hadir tak hanya sebagai birokrat, tapi sebagai saudara, tetangga, dan bagian dari solusi.” Di balik setiap kunjungan yang sederhana, tersimpan semangat besar: menumbuhkan harapan di tengah keterbatasan. Sebab stunting bukan hanya tentang fisik yang terganggu, tapi tentang masa depan yang terancam. Dan puluhan ASN BPKAD Kota Tasikmalaya memilih untuk tidak tinggal diam—mereka hadir, mereka peduli, dan mereka bergerak! (Lintas Priangan/AA) Sumber: Lintas Priangan
  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Mangkubumi Jadi Korban, Dugaan Geng Motor di Tasikmalaya Kembali Meresahkan

    Warga Mangkubumi Jadi Korban, Dugaan Geng Motor di Tasikmalaya Kembali Meresahkan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Dugaan aksi geng motor di Tasikmalaya kembali mencuat setelah seorang pemuda asal Kecamatan Mangkubumi menjadi korban penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Cibanjaran, Sabtu (6/6/2026) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB tersebut berlangsung di ruas Jalan Cibanjaran, salah satu jalur yang relatif lengang menjelang waktu subuh. […]

  • transparansi-anggaran-perwaskim-kota-tasikmalaya -astakona

    Jawaban Perwaskim Kota Tasikmalaya Soal Anggaran Dinilai Tak Menjawab

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik keterbukaan informasi publik kembali mencuat di Kota Tasikmalaya. Kali ini sorotan mengarah ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwaskim) Kota Tasikmalaya setelah respons resmi atas permintaan data pengadaan barang dan jasa dinilai belum menjawab substansi pertanyaan yang diajukan. Alih-alih membuka rincian penggunaan anggaran secara spesifik, jawaban tertulis dari instansi […]

  • berita lingkungan hidup

    Ciamis Kota Terbersih ASEAN, Tasikmalaya Gagap Urus Sampah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 96
    • 0Komentar

    astakona.com, LINGKUNGAN. Kontras yang mencolok terpampang di perbatasan dua daerah di Priangan Timur. Kabupaten Ciamis, yang awal bulan lalu dinobatkan sebagai “The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award and 5th Certificates of Recognition (CoR)” kategori kota kecil terbersih (Clean Land). Penghargaan bergengsitingkat Asia Tenggara itu diumumkan dalam forum 18th ASEAN Ministerial Meeting on The […]

  • Janji Reward Tak Kunjung Cair, 116 Sukwan Kebersihan Tagih Plh Sekda Tasikmalaya

    Janji Reward Tak Kunjung Cair, 116 Sukwan Kebersihan Tagih Plh Sekda Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana apel pagi petugas kebersihan di Kota Tasikmalaya mendadak berubah tegang. Ratusan tenaga sukarelawan (sukwan) kebersihan memanfaatkan momen tersebut untuk menagih janji reward yang sebelumnya disebut pernah disampaikan oleh Plh Sekda Kota Tasikmalaya, Hanapi, saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sebanyak 116 petugas kebersihan berstatus sukwan berkumpul di Bale […]

  • Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terkait rencana pembangunan Kampus Fakultas Kedokteran UPI di Kecamatan Karangnunggal. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Bandung, Jumat (30/1/2026). Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Bupati Tasikmalaya bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, serta […]

  • Persiapan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Tasikmalaya Mulai Perketat Pengawasan

    Persiapan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Tasikmalaya Mulai Perketat Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, pemerintah mulai memperketat persiapan mudik Lebaran Tasikmalaya, terutama dari sisi keselamatan transportasi umum. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menggelar ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum di Terminal Tipe B Singaparna, Jumat (13/3/2026). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan […]

expand_less