Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » SPXL Sampaikan Aspirasi Terkait Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

SPXL Sampaikan Aspirasi Terkait Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Wacana merger antara XL Axiata dan Smartfren yang semakin dekat memunculkan berbagai respons, salah satunya dari kalangan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja XL Axiata (SPXL). Melalui sejumlah agenda resmi, SPXL menyampaikan aspirasi sekaligus menegaskan dukungan terhadap merger, dengan syarat utama bahwa kesejahteraan karyawan tetap menjadi prioritas utama.


Sharing Session: Pahami Hak-Hak Karyawan dalam UU Ketenagakerjaan

Menjelang merger, SPXL menggelar sharing session daring yang menghadirkan materi khusus mengenai Undang-undang Ketenagakerjaan. Agenda ini bertujuan agar para anggota serikat lebih memahami hak-hak mereka, baik sebelum maupun sesudah penggabungan perusahaan.

Materi disampaikan oleh Sabda Pranawa Djati, Wakil Presiden Aspek Bidang Hukum dan Advokasi, bersama R. Roro Dwi Handayani dari UNI Apro Women Committee. Keduanya menekankan pentingnya perlindungan hak karyawan dalam setiap proses transformasi korporasi.


Pertemuan Penting di XL Axiata Tower

Selain edukasi hukum, SPXL juga menggelar pertemuan langsung dengan manajemen XL Axiata. Pada Jumat (25/10/2024), delegasi SPXL yang dipimpin Ketua Mustakim bertatap muka dengan jajaran Dewan Direksi (BOD) dan Dewan Komisaris (BOC) di XL Axiata Tower.

Pertemuan ini berlangsung di lantai 36 gedung tersebut, dengan pengawalan sekitar 150 anggota SPXL yang hadir untuk memberi dukungan moral. Dari pihak perusahaan, hadir Presiden Direktur Dian Siswarini, serta jajaran komisaris dipimpin oleh Chatib Basri sebagai Presiden Komisaris XL Axiata. Turut hadir pula Vivek Sood (Group CEO Axiata Berhad sekaligus Komisaris XL Axiata), Dr. Hans Wijayasuriya (Komisaris dan Group Executive Director Axiata Berhad), serta Nik Rizal Kamil (Komisaris dan Group CFO Axiata Berhad).


Empat Poin Aspirasi SPXL dalam Merger XL Axiata – Smartfren

Ketua SPXL, Mustakim, menyampaikan sejumlah tuntutan yang dianggap krusial bagi perlindungan karyawan. Adapun empat poin utama yang disuarakan antara lain:

1. Dukungan Merger dengan Syarat Perlindungan Kesejahteraan

SPXL mendukung merger sepanjang langkah tersebut memberikan dampak positif bagi karyawan. Dukungan ini bersyarat: kesejahteraan pekerja harus tetap terjaga dan bahkan ditingkatkan.

2. Apresiasi Prinsip “What is Right, People First, dan XL Ways”

SPXL mengapresiasi komitmen yang disampaikan oleh Vivek Sood terkait pengelolaan karyawan berdasarkan prinsip what is right, people first, dan XL Ways. Menurut Mustakim, janji ini memberi harapan bahwa karyawan tidak akan menjadi pihak yang dirugikan dalam proses transisi.

3. Kepastian Benefit Tidak Berkurang

SPXL menegaskan bahwa seluruh hak dan benefit karyawan yang berlaku saat ini harus tetap dipertahankan, baik selama masa transisi maupun setelah merger. Bahkan, dengan potensi meningkatnya performa perusahaan pasca-merger, SPXL menuntut adanya peningkatan manfaat bagi karyawan.

4. Hindari PHK, Jamin Pesangon di Atas Standar Normatif

Serikat menolak keras adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak merger. Jika terdapat karyawan yang memilih tidak bergabung, mereka harus tetap mendapatkan pesangon sesuai aturan berlaku. Apabila rasionalisasi tidak bisa dihindarkan setelah merger, SPXL menuntut agar perhitungan pesangon diberikan lebih tinggi dari standar normatif, dengan melibatkan dialog antara manajemen dan serikat pekerja.


SPXL: Merger Harus Menguntungkan Semua Pihak

Dalam keterangannya, Mustakim menegaskan bahwa SPXL tidak menolak merger, namun keberlangsungan hak pekerja adalah harga mati. Ia juga menekankan perlunya transparansi perusahaan dalam setiap langkah merger agar karyawan tidak merasa dirugikan.

“Merger seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat perusahaan, sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi seluruh karyawan. Kami akan terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Cirahong Kembali Makan Korban? Tim SAR Lanjutkan Pencarian

    Jembatan Cirahong Kembali Makan Korban? Tim SAR Lanjutkan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Jembatan Cirahong kembali menjadi sorotan setelah seorang pria diduga nekat terjun ke aliran Sungai Citanduy dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu (23/5/2026), petugas gabungan terus menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian hingga ke area hilir. Derasnya arus Sungai Citanduy menjadi tantangan utama […]

  • Diky Candranegara Dukung Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya

    Diky Candranegara Dukung Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya mulai menancapkan agenda besar untuk penguatan generasi muda melalui Baitul Arqam 2026, program kaderisasi utama yang bukan hanya berorientasi pada pembinaan internal organisasi, tetapi juga disiapkan sebagai ruang mencetak kader yang siap tampil di tengah dinamika sosial masyarakat. Keseriusan agenda tersebut terlihat dari langkah jajaran […]

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

  • Lonjakan Harta Kepala Bapenda Ciamis Jadi Sorotan, Publik Tunggu Klarifikasi

    Lonjakan Harta Kepala Bapenda Ciamis Jadi Sorotan, Publik Tunggu Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Perubahan signifikan dalam data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis menjadi perhatian publik. Dalam LHKPN tersebut, terlihat lonjakan harta Kepala Bapenda Ciamis tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sorotan muncul setelah data pelaporan menunjukkan adanya peningkatan total kekayaan dalam jumlah cukup besar dalam […]

  • Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan–Diky Candra, suhu politik lokal kembali menghangat. Ruang publik Kota Tasikmalaya dalam beberapa pekan terakhir dipenuhi beragam ekspresi kritik, mulai dari aksi massa mahasiswa, pemasangan spanduk bernada sindiran di kawasan Balai Kota, hingga menguatnya wacana mosi tidak percaya. […]

  • Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

    Tasikmalaya: Warga Kebon Tengah Geruduk Kantor Lurah Soal Polemik Daging Kurban

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, memanas setelah warga keberatan terhadap kebijakan pengurus lingkungan. Polemik daging kurban yang dikaitkan dengan tunggakan Iuran Penduduk (IP) memicu kemarahan warga RT 03 RW 07 Kampung Kebon Tengah, Kelurahan Tuguraja, Kota Tasikmalaya. Warga mendatangi Kantor Kelurahan Tuguraja dan mendesak pemerintah turun tangan menyelesaikan konflik […]

expand_less