Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Syakur Ingin UMKM Pangan Garut Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

Syakur Ingin UMKM Pangan Garut Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut mulai mendorong produk pangan lokal agar tidak hanya berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi naik kelas menjadi produk olahan bernilai tambah yang mampu menembus pasar lebih luas, termasuk masuk dalam rantai pasok program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026).

Dalam kunjungannya, Syakur menyoroti perkembangan positif pelaku usaha pangan di Garut yang mulai melakukan transformasi usaha. Jika sebelumnya mayoritas hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk mentah, kini sebagian pelaku usaha mulai mengolah produk menjadi barang siap konsumsi dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Menurutnya, langkah tersebut harus terus diperkuat karena membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Saya melihat potensi yang sangat bagus. Ada pelaku usaha yang tidak lagi hanya menjual komoditas, tetapi sudah mengembangkan produk olahan seperti minyak bawang, produk hortikultura, hingga hasil peternakan. Ini harus terus kita dorong,” ujar Syakur.

Produk Lokal Garut Diincar Masuk Program Makan Bergizi Gratis

Bupati Garut menilai, potensi pangan lokal Garut sangat besar jika mampu dihubungkan dengan program-program strategis pemerintah, salah satunya Makan Bergizi Gratis.

Ia bahkan mengisyaratkan perlunya penyerapan produk lokal yang lebih besar dalam mendukung kebutuhan pasokan program tersebut, tentu dengan tetap mengikuti standar dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Syakur, jika pelaku usaha pangan lokal mampu memenuhi standar kualitas, peluang untuk masuk dalam ekosistem distribusi MBG sangat terbuka.

Langkah ini dinilai bukan hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Selain itu, Syakur meminta seluruh pemangku kepentingan menjaga komunikasi dan kerja sama agar proses distribusi pangan berjalan lancar.

“Kalau ada dinamika, itu hal biasa. Yang penting komunikasi, kekompakan, dan koordinasi harus terus dijaga agar program berjalan lebih baik,” katanya.

Pemkab Garut Siapkan Ruang Promosi untuk Produk UMKM Pangan

Tak berhenti pada sektor distribusi, Pemkab Garut juga menyiapkan strategi promosi agar produk pangan lokal semakin dikenal masyarakat.

Syakur meminta dinas terkait menyediakan ruang khusus promosi produk olahan pangan dalam berbagai event besar di Garut, baik agenda budaya, olahraga, maupun kegiatan pemerintahan.

Menurutnya, strategi ini penting agar produk lokal tidak kalah bersaing dan bisa menjadi oleh-oleh khas daerah yang memiliki daya tarik ekonomi.

Sementara itu, Kepala DKP Kabupaten Garut Yani Yuliani mengatakan antusiasme pelaku usaha pangan dalam kegiatan GPM menunjukkan sektor ini memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

Menurutnya, pelaku usaha pangan olahan di Garut mulai menunjukkan minat tinggi untuk terlibat dalam program pemerintah.

“Kami melihat respons pelaku usaha sangat positif. Ini menunjukkan sektor pangan lokal punya peluang besar untuk berkembang jika terus difasilitasi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, DKP juga menyediakan sekitar 3,5 ton komoditas pangan untuk masyarakat dengan harga terjangkau menjelang Idul Adha.

Namun lebih dari sekadar pasar murah, momentum ini menjadi sinyal bahwa Garut mulai serius membangun ekosistem pangan lokal yang lebih modern, kompetitif, dan terhubung dengan program strategis nasional. (df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Aparat Ungkap Kompleksitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    Kunjungan Aparat Ungkap Kompleksitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kasus Ns, siswi sekolah dasar yang berprestasi namun diketahui mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, memasuki babak baru. Kunjungan aparat kecamatan ke rumahnya mengungkap sejumlah temuan yang memperlihatkan bahwa persoalan ini berkaitan dengan kondisi kemiskinan di Tasikmalaya yang lebih kompleks. Pemberitaan sebelumnya memicu perhatian publik. Sejumlah pihak menyampaikan empati […]

  • Ular Kobra 3 Meter Masuk Perumahan Banjar, Warga Panik Minta Bantuan Damkar

    Ular Kobra 3 Meter Masuk Perumahan Banjar, Warga Panik Minta Bantuan Damkar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Warga Perumahan Balokang Permai, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular kobra berukuran besar di lingkungan tempat tinggal mereka, Sabtu (6/6/2026). Reptil berbisa tersebut diperkirakan memiliki panjang mencapai tiga meter dan sempat membuat warga khawatir akan keselamatan penghuni sekitar. Keberadaan ular pertama kali diketahui saat sejumlah warga […]

  • LPM Sukamaju Kaler Kota Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih

    LPM Sukamaju Kaler Kota Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Sosialisasi Koperasi Merah Putih digelar LPM Sukamaju Kaler, Kota Tasikmalaya, untuk memperkenalkan program koperasi dan manfaatnya bagi warga. Kegiatan ini disambut antusias, meski masih ada tantangan dalam memberikan pemahaman bahwa dana yang dikelola bukan hibah. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketua LPM Sukamaju Kaler, Yayan, menjelaskan bahwa sosialisasi Koperasi […]

  • Hanafi Resmi Jadi Pj Sekda Tasikmalaya, Ini Empat Prioritasnya

    Hanafi Resmi Jadi Pj Sekda Tasikmalaya, Ini Empat Prioritasnya

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Jabatan Pj Sekda Kota Tasikmalaya kini resmi diemban Hanafi SH MH setelah dilantik oleh Wali Kota Tasikmalaya, H Viman Alfarizi Ramadhan, di Aula Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Meski hanya akan bertugas selama sekitar 22 hari, Hanafi langsung mendapat mandat untuk mengawal sejumlah agenda strategis yang dinilai menentukan arah pembangunan dan […]

  • Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, dibuat geger dengan peristiwa penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu. Kabar tersebut cepat menyebar dari mulut ke mulut. Dalam waktu […]

  • Sorotan Tajam Proyek Gedung PLUT Kabupaten Tasikmalaya, 7 Indikasi Ini Jadi Pertanyaan Publik

    Sorotan Tajam Proyek Gedung PLUT Kabupaten Tasikmalaya, 7 Indikasi Ini Jadi Pertanyaan Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Proyek revitalisasi Gedung PLUT Kabupaten Tasikmalaya yang berada di bawah Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan menjadi perhatian publik. Anggaran sebesar Rp3,4 miliar yang digelontorkan untuk pembangunan tersebut kini memunculkan sejumlah temuan yang dinilai tak bisa dianggap sekadar persoalan teknis. Sejumlah data yang dihimpun menunjukkan adanya tujuh indikasi yang saling berkaitan. Jika […]

expand_less