Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara
- account_circle adminastakona
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ada yang berbeda dari agenda warga di wilayah selatan Kota Tasikmalaya akhir Mei ini. Jika biasanya festival identik dengan hiburan semata, Pekan Raya Cilamajang Kawalu justru datang dengan konsep yang lebih lengkap: hiburan rakyat, nuansa religius, ruang unjuk bakat generasi muda, hingga panggung pemberdayaan ekonomi warga.
Acara yang akan digelar pada 29 Mei hingga 1 Juni 2026 ini diprediksi menjadi salah satu agenda yang paling ramai di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Bukan tanpa alasan. Selain menghadirkan beragam perlombaan islami dan bazar UMKM, panitia juga menyiapkan puncak acara yang dipastikan menyedot perhatian masyarakat.
Satu nama yang sudah membuat banyak warga penasaran adalah Ustadz Zacky Mirza.
Namun di balik kemeriahan itu, ada misi yang jauh lebih besar yang sedang dibangun warga Cilamajang.

Pekan Raya Cilamajang Kawalu Hadir Lagi Setelah Vakum, Bawa Semangat Baru
Bagi warga setempat, nama Pekan Raya Cilamajang tentu bukan hal baru. Festival ini sebelumnya pernah digelar pada 2022 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kini, setelah jeda beberapa tahun, acara tersebut kembali hadir dalam kemasan yang lebih matang.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Karang Taruna Cilamajang bersama BKMM Kelurahan Cilamajang, dengan semangat membangun ruang kebersamaan yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana yang juga Ketua Karang Taruna Cilamajang, Fikri Dikriansyah, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan.
Menurutnya, festival ini dirancang untuk menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda, khususnya dalam bidang keagamaan.
“Tujuan diadakan acara ini adalah untuk mengangkat potensi bakat anak-anak dan remaja, khususnya masyarakat Cilamajang, dalam bidang keagamaan melalui perlombaan islami. Harapannya, ini memberi dampak positif bagi pembentukan karakter generasi penerus,” ujarnya.
Ustadz Zacky Mirza Jadi Magnet Tabligh Akbar
Salah satu agenda yang diprediksi menjadi pusat perhatian dalam Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 adalah Tabligh Akbar.
Panitia memastikan Ustadz Zacky Mirza akan hadir sebagai penceramah dalam puncak acara.
Kehadiran dai nasional tersebut dinilai bukan sekadar menghadirkan daya tarik bagi pengunjung, tetapi juga memperkuat identitas acara yang mengusung nuansa islami.
Menurut Fikri, momentum ini diharapkan menjadi ruang mempererat ukhuwah sekaligus menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Dengan nama besar yang cukup dikenal publik, agenda ini diperkirakan menjadi salah satu sesi dengan jumlah pengunjung terbanyak.
Bukan Cuma Hiburan, Ada Lomba Islami untuk Anak hingga Remaja
Yang membuat festival Pekan Raya Cilamajang Kawalu terasa berbeda adalah ragam kegiatan yang menyasar banyak kelompok usia.
Panitia menyiapkan berbagai perlombaan islami seperti:
- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
- Tahfidz Al-Qur’an
- Lomba Adzan
- Pildacil
- Cerdas Cermat Islam
- Musik Qasidah
Pesertanya tidak hanya anak-anak, tetapi juga remaja hingga masyarakat umum.
Konsep ini membuat acara tidak hanya menjadi hiburan sesaat, tetapi juga wadah pembinaan karakter bagi generasi muda.
Di tengah kekhawatiran soal pergaulan remaja, pendekatan seperti ini dinilai menjadi langkah positif.
Bazar UMKM Jadi Panggung Ekonomi Warga Lokal
Tak kalah menarik, bazar UMKM Pekan Raya Cilamajang juga dipastikan menjadi salah satu area yang ramai dikunjungi.
Berbagai produk lokal akan ditampilkan, mulai dari kuliner, produk kreatif, hingga usaha kecil milik warga sekitar.
Bagi pelaku usaha, momentum ini bukan sekadar jualan, tetapi peluang memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas.
Lurah Cilamajang, Yuni Umratul Khulashoh, menilai kegiatan ini memiliki dampak sosial dan ekonomi yang cukup kuat.
Menurutnya, acara seperti ini bisa menjadi ruang positif bagi generasi muda sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Adanya kegiatan ini bisa meminimalisir kenakalan remaja, mencetak generasi religius, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan partisipasi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep perlombaan islami dalam kegiatan ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Tasikmalaya, termasuk gagasan satu kelurahan satu hafidz.
Santunan Sosial hingga Hiburan Rakyat Lengkapi Kemeriahan
Selain agenda keagamaan dan ekonomi, panitia juga menyiapkan hiburan rakyat serta program santunan sosial.
Artinya, Pekan Raya Cilamajang Kawalu tidak hanya fokus pada kemeriahan panggung, tetapi juga membawa semangat kepedulian sosial.
Format seperti ini membuat festival terasa lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Bukan hanya datang untuk menonton, warga juga diajak ikut terlibat, berpartisipasi, bahkan berbagi.
Warga Tasikmalaya Diajak Hadir
Dengan kombinasi syiar Islam, hiburan, lomba edukatif, dan dukungan terhadap UMKM, Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 berpotensi menjadi salah satu agenda masyarakat yang paling dinanti.
Bagi warga Tasikmalaya, khususnya Kecamatan Kawalu, acara ini bisa menjadi lebih dari sekadar festival tahunan.
Karena kadang, sebuah perayaan bukan hanya soal keramaian—tetapi tentang bagaimana sebuah kampung menunjukkan identitas, semangat kebersamaan, dan harapan untuk tumbuh bersama. (df/hs)
- Penulis: adminastakona
