Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Dunia » Krisis Energi Mengintai: Selat Hormuz Ditutup Iran, Kapal Pertamina Berpacu Keluar Konflik

Krisis Energi Mengintai: Selat Hormuz Ditutup Iran, Kapal Pertamina Berpacu Keluar Konflik

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA DUNIAKetegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memanas setelah Selat Hormuz ditutup Iran menyusul serangan udara besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Penutupan jalur laut strategis tersebut diumumkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melalui siaran televisi pemerintah Iran. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi dunia yang biasanya dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global.

Iran menyatakan bahwa akses ke jalur tersebut hanya akan diberikan kepada negara-negara tertentu dengan syarat yang tidak biasa.

IRGC menegaskan bahwa negara Arab maupun Eropa dapat kembali melintas di Selat Hormuz jika mereka mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya.

“Setiap negara Arab atau negara Eropa yang mengusir Duta Besar Israel dan Amerika dari wilayahnya akan memiliki kebebasan penuh untuk melintasi Selat Hormuz mulai besok,” demikian pernyataan IRGC yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

Langkah ini menunjukkan bahwa Selat Hormuz ditutup Iran bukan sekadar tindakan militer, tetapi juga menjadi alat tekanan politik terhadap negara-negara yang dianggap berpihak kepada Washington dan Tel Aviv.


Jalur Perdagangan Minyak Dunia Hampir Lumpuh

Penutupan jalur strategis tersebut berdampak langsung pada lalu lintas kapal tanker minyak dunia.

Data dari perusahaan analisis maritim Kpler menunjukkan bahwa lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz turun drastis hingga 90 persen hanya dalam waktu satu minggu.

Padahal, selat yang terletak di antara Iran dan Oman ini merupakan jalur penting bagi ekspor minyak mentah dan gas alam cair dari kawasan Teluk menuju Asia, Eropa, dan Amerika.

Akibatnya, harga minyak global langsung melonjak hingga menembus US$100 per barel. Lonjakan tersebut dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Konflik yang melibatkan Iran melawan Amerika Serikat dan Israel juga memicu serangkaian serangan rudal dan drone ke berbagai target di kawasan Teluk, termasuk wilayah yang menampung aset militer Amerika Serikat.

Situasi ini membuat pelayaran komersial di kawasan tersebut menjadi sangat berisiko.


Trump Ancam Serangan Lebih Besar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya telah memperingatkan Iran agar segera membuka kembali jalur Selat Hormuz.

Trump bahkan mengancam akan menghantam Iran dengan serangan yang jauh lebih besar jika pemblokiran jalur minyak tersebut terus berlangsung.

Namun Iran menegaskan tidak akan membuka jalur tersebut selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung.

Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, menegaskan bahwa pasukan Iran tidak akan mengizinkan ekspor minyak menuju negara-negara yang menjadi sekutu Washington dan Tel Aviv.

“Angkatan Bersenjata Iran tidak akan mengizinkan satu liter pun minyak dari kawasan ini menuju pihak musuh dan sekutu-sekutunya hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tegas Naini.

Pernyataan tersebut semakin menegaskan bahwa Selat Hormuz ditutup Iran sebagai bagian dari strategi tekanan dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah.


Dampak ke Indonesia: Kapal Pertamina Berhasil Lolos

Di tengah ketegangan tersebut, Indonesia sempat menghadapi risiko gangguan distribusi energi karena sejumlah kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berada di kawasan Teluk Arab.

Namun dua kapal tanker Indonesia dilaporkan berhasil keluar dari wilayah konflik dan melintasi jalur pelayaran tersebut.

Kapal tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Vita, menyatakan kedua kapal itu berhasil beranjak dari wilayah konflik sehingga distribusi energi Indonesia tetap terjaga.

“Dari empat unit kapal milik PIS, dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon,” ujarnya.

Sementara dua kapal lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di kawasan Teluk Arab dan sedang berupaya keluar dari wilayah tersebut.


Pasokan Energi Indonesia Masih Aman

Meski Selat Hormuz ditutup Iran, pemerintah dan Pertamina memastikan pasokan energi nasional masih dalam kondisi stabil.

Hal ini karena rantai pasok energi Indonesia didukung oleh jaringan armada yang cukup besar.

Pertamina Group saat ini mengelola sekitar 345 armada kapal tanker untuk mendukung distribusi energi nasional.

Selain itu, PIS juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai otoritas maritim internasional untuk memastikan keamanan kapal dan awaknya.

“Kami menjalin komunikasi 24 jam dengan otoritas maritim serta pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan seluruh kru kapal dan muatan,” kata Vega.

Dengan distribusi energi yang tetap berjalan, pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri tidak mengalami kenaikan akibat konflik ini. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengantin wajib tanam pohon

    Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon, Program Kemenag Jabar

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 28
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN. Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat meluncurkan kebijakan unik sekaligus inspiratif, yaitu Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon. Program ini dijadikan syarat tambahan bagi calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), dengan tujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembalikan fungsi lahan kritis. Kepala Kantor Kemenag Wilayah Jawa Barat, Dudu […]

  • Situasi Nepal Hari Ini

    Situasi Nepal Terkini, DPR Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 43
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Situasi Nepal terkini terus menjadi perhatian internasional setelah krisis politik dan konflik sosial semakin memanas. Menyikapi kondisi ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Taufiq Abdullah, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menyiapkan langkah mitigasi, termasuk kemungkinan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Nepal. “Jika keadaan semakin tidak menentu dan membahayakan keselamatan […]

  • korupsi digitalisasi pendidikan

    Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Kejagung Periksa Dua Saksi Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 34
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PENDIDIKAN. Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Senin (8/9/2025), Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa dua orang saksi kunci untuk memperkuat rangkaian pembuktian. Dua saksi […]

  • Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pusat Kota Tasikmalaya terlihat hidup saat malam. Deretan tempat makan penuh, kendaraan nyaris tak terputus, dan percakapan terdengar di setiap sudut jalan. Kota ini tampak bergerak, tumbuh, dan berkembang. Namun di sela-sela denyut ekonomi itu, seorang anak perempuan berdiri tanpa alas apa pun selain harapan. Ia bukan pengamen. Bukan pedagang kecil. […]

  • olahraga viral padel

    Padel, Olahraga yang Jadi Tren di Kalangan Selebriti

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 21
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA OLAHRAGA. Belakangan ini, olahraga padel atau sering juga disebut paddle sport tengah mencuri perhatian publik. Popularitasnya semakin melonjak sejak banyak figur publik dan selebriti ikut memainkan olahraga yang sekilas mirip tenis lapangan ini. Tidak hanya seru dimainkan, padel juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan daya tahan tubuh. […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Kesigapan BPBD Diandalkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gelombang cuaca ekstrem di Tasikmalaya yang terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026, dan Sabtu, 28 Maret 2026 memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah titik. Namun di tengah kondisi tersebut, kesigapan tim gabungan yang dipimpin oleh BPBD Kota Tasikmalaya menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak yang lebih luas. Hujan deras disertai angin […]

expand_less