Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Dunia » Krisis Energi Mengintai: Selat Hormuz Ditutup Iran, Kapal Pertamina Berpacu Keluar Konflik

Krisis Energi Mengintai: Selat Hormuz Ditutup Iran, Kapal Pertamina Berpacu Keluar Konflik

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA DUNIAKetegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memanas setelah Selat Hormuz ditutup Iran menyusul serangan udara besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Penutupan jalur laut strategis tersebut diumumkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melalui siaran televisi pemerintah Iran. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi dunia yang biasanya dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global.

Iran menyatakan bahwa akses ke jalur tersebut hanya akan diberikan kepada negara-negara tertentu dengan syarat yang tidak biasa.

IRGC menegaskan bahwa negara Arab maupun Eropa dapat kembali melintas di Selat Hormuz jika mereka mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya.

“Setiap negara Arab atau negara Eropa yang mengusir Duta Besar Israel dan Amerika dari wilayahnya akan memiliki kebebasan penuh untuk melintasi Selat Hormuz mulai besok,” demikian pernyataan IRGC yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

Langkah ini menunjukkan bahwa Selat Hormuz ditutup Iran bukan sekadar tindakan militer, tetapi juga menjadi alat tekanan politik terhadap negara-negara yang dianggap berpihak kepada Washington dan Tel Aviv.


Jalur Perdagangan Minyak Dunia Hampir Lumpuh

Penutupan jalur strategis tersebut berdampak langsung pada lalu lintas kapal tanker minyak dunia.

Data dari perusahaan analisis maritim Kpler menunjukkan bahwa lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz turun drastis hingga 90 persen hanya dalam waktu satu minggu.

Padahal, selat yang terletak di antara Iran dan Oman ini merupakan jalur penting bagi ekspor minyak mentah dan gas alam cair dari kawasan Teluk menuju Asia, Eropa, dan Amerika.

Akibatnya, harga minyak global langsung melonjak hingga menembus US$100 per barel. Lonjakan tersebut dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Konflik yang melibatkan Iran melawan Amerika Serikat dan Israel juga memicu serangkaian serangan rudal dan drone ke berbagai target di kawasan Teluk, termasuk wilayah yang menampung aset militer Amerika Serikat.

Situasi ini membuat pelayaran komersial di kawasan tersebut menjadi sangat berisiko.


Trump Ancam Serangan Lebih Besar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya telah memperingatkan Iran agar segera membuka kembali jalur Selat Hormuz.

Trump bahkan mengancam akan menghantam Iran dengan serangan yang jauh lebih besar jika pemblokiran jalur minyak tersebut terus berlangsung.

Namun Iran menegaskan tidak akan membuka jalur tersebut selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung.

Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, menegaskan bahwa pasukan Iran tidak akan mengizinkan ekspor minyak menuju negara-negara yang menjadi sekutu Washington dan Tel Aviv.

“Angkatan Bersenjata Iran tidak akan mengizinkan satu liter pun minyak dari kawasan ini menuju pihak musuh dan sekutu-sekutunya hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tegas Naini.

Pernyataan tersebut semakin menegaskan bahwa Selat Hormuz ditutup Iran sebagai bagian dari strategi tekanan dalam konflik yang terus memanas di Timur Tengah.


Dampak ke Indonesia: Kapal Pertamina Berhasil Lolos

Di tengah ketegangan tersebut, Indonesia sempat menghadapi risiko gangguan distribusi energi karena sejumlah kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berada di kawasan Teluk Arab.

Namun dua kapal tanker Indonesia dilaporkan berhasil keluar dari wilayah konflik dan melintasi jalur pelayaran tersebut.

Kapal tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Vita, menyatakan kedua kapal itu berhasil beranjak dari wilayah konflik sehingga distribusi energi Indonesia tetap terjaga.

“Dari empat unit kapal milik PIS, dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon,” ujarnya.

Sementara dua kapal lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di kawasan Teluk Arab dan sedang berupaya keluar dari wilayah tersebut.


Pasokan Energi Indonesia Masih Aman

Meski Selat Hormuz ditutup Iran, pemerintah dan Pertamina memastikan pasokan energi nasional masih dalam kondisi stabil.

Hal ini karena rantai pasok energi Indonesia didukung oleh jaringan armada yang cukup besar.

Pertamina Group saat ini mengelola sekitar 345 armada kapal tanker untuk mendukung distribusi energi nasional.

Selain itu, PIS juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai otoritas maritim internasional untuk memastikan keamanan kapal dan awaknya.

“Kami menjalin komunikasi 24 jam dengan otoritas maritim serta pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan seluruh kru kapal dan muatan,” kata Vega.

Dengan distribusi energi yang tetap berjalan, pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri tidak mengalami kenaikan akibat konflik ini. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilihan BPD Desa Kujangsari Kota Banjar Berlangsung Ketat

    Pemilihan BPD Desa Kujangsari Kota Banjar Berlangsung Ketat

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Proses demokrasi di tingkat desa kembali bergulir di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Sebanyak 31 kandidat resmi bertarung memperebutkan 7 kursi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk masa bakti 2026–2034. Pelaksanaan pemungutan suara berlangsung semarak dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Warga hadir untuk menentukan wakil yang nantinya akan menjalankan fungsi […]

  • Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

    Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Fenomena balapan liar Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah aksi sekelompok remaja viral di media sosial pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi yang menjadi sorotan berada di Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap dijadikan arena adu kecepatan secara ilegal. Menindaklanjuti viralnya aksi tersebut, jajaran Polres […]

  • Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

    Polres Ciamis Bongkar Penipuan Hibah Rp33 Miliar Berkedok Kiai dan Begal

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kasus penipuan dengan modus menjanjikan dana hibah Rp33 miliar yang dibungkus dengan citra tokoh agama berhasil dibongkar jajaran Polres Ciamis. Bukan sekadar penipuan biasa, kasus ini disebut polisi sebagai aksi kejahatan terencana yang memadukan tipu daya, manipulasi psikologis, hingga rekayasa aksi pembegalan untuk mengelabui korban. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi berhasil […]

  • Warga Gagalkan Aksi Nekad Seorang Pria di Jembatan Cirahong

    Warga Gagalkan Aksi Nekad Seorang Pria di Jembatan Cirahong

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kepedulian warga berhasil mencegah terjadinya peristiwa yang berpotensi merenggut nyawa seorang pria di kawasan Jembatan Cirahong, Selasa (2/6/2026). Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di salah satu jalur penghubung Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis itu. Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi kejadian, seorang pria diduga berada […]

  • roni imroni - hoaks 6x lebih cepat dari fakta

    Roni Imroni: “Penyebaran Hoaks 6x Lebih Cepat dari Informasi Sebenarnya”

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 88
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar di Kecamatan Cisayong, Kamis (20/11/2025), kembali menyoroti bahaya derasnya arus informasi di ruang digital. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Roni Imroni, yang hadir dalam kapasitas resminya sebagai pembina penguatan literasi informasi di tingkat […]

  • Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan–Diky Candra, suhu politik lokal kembali menghangat. Ruang publik Kota Tasikmalaya dalam beberapa pekan terakhir dipenuhi beragam ekspresi kritik, mulai dari aksi massa mahasiswa, pemasangan spanduk bernada sindiran di kawasan Balai Kota, hingga menguatnya wacana mosi tidak percaya. […]

expand_less