Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAPusat Kota Tasikmalaya terlihat hidup saat malam. Deretan tempat makan penuh, kendaraan nyaris tak terputus, dan percakapan terdengar di setiap sudut jalan. Kota ini tampak bergerak, tumbuh, dan berkembang.

Namun di sela-sela denyut ekonomi itu, seorang anak perempuan berdiri tanpa alas apa pun selain harapan. Ia bukan pengamen. Bukan pedagang kecil. Ia hanya menunggu tangan-tangan yang tergerak memberi.

Namanya Nisa. Siang hari ia adalah siswi kelas IV SD dengan prestasi membanggakan: peringkat dua di kelasnya. Malam hari, ia berjalan kaki dari kawasan Bojong menuju pusat kota untuk mengemis bersama adiknya.

Kontras inilah yang menampar kesadaran publik tentang kemiskinan di Kota Tasikmalaya.


Kemiskinan di Kota Tasikmalaya: Realitas yang Tak Bisa Ditutup-Tutupi

Selama ini, kemiskinan di Kota Tasikmalaya kerap dibahas dalam forum resmi, laporan tahunan, atau data statistik. Namun fakta di jalanan berbicara lebih keras daripada angka.

Anak usia sekolah yang turun ke jalan bukan sekadar fenomena sosial biasa. Itu adalah indikator bahwa sistem perlindungan sosial belum bekerja maksimal. Jika seorang siswa berprestasi masih harus mengemis demi bertahan hidup, maka persoalannya bukan pada kemauan individu—melainkan pada struktur yang belum sepenuhnya menjangkau.

Kemiskinan di Kota Tasikmalaya bukan hanya tentang penghasilan rendah. Ia menyentuh pendidikan, perlindungan anak, hingga ketahanan keluarga. Dan kasus Nisa memperlihatkan semua simpul itu dalam satu cerita nyata.


Dari Berita ke Gelombang Kepedulian

Ketika kisah Nisa dipublikasikan pada 25 Februari 2026, respons publik muncul cepat. Redaksi menerima berbagai pesan dan panggilan dari warga yang ingin membantu. Ada yang menawarkan bantuan langsung, ada yang meminta informasi detail, ada pula yang mengaku tak bisa tidur setelah membaca ceritanya.

Artinya, empati sosial masih kuat.

Ketua Umum PD Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Tasikmalaya, Fikri Dikriansyah, S.Hum., menyebut peristiwa ini sebagai bukti pentingnya fungsi kontrol sosial media.

“Masalah sosial seperti ini sebenarnya terjadi setiap hari. Tapi sering tak terlihat. Ketika media mengangkatnya, masyarakat tersentak,” ujarnya.

Pernyataan itu menegaskan bahwa kemiskinan di Kota Tasikmalaya membutuhkan sorotan yang berkelanjutan. Tanpa tekanan publik, banyak persoalan sosial berisiko tenggelam dalam rutinitas birokrasi.


Pemerintah, Media, dan Ujian Kepedulian

Respons awal juga datang dari pemerintah. Camat Cipedes Kota Tasikmalaya, Cecep Ridwan, menghubungi redaksi untuk meminta informasi lebih lanjut terkait kondisi Nisa. Langkah komunikasi ini menjadi sinyal bahwa perhatian mulai terbangun.

Namun komunikasi hanyalah awal. Publik menunggu langkah konkret.

Asep Ishak, Sekretaris Komunitas SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), menilai momentum ini harus dijaga agar tidak berhenti sebagai isu sesaat.

“Peristiwa ini membuktikan bahwa ketika terjadi sinergi yang positif, indah, dan harmonis antara pemerintah daerah dengan media, maka akan tercipta sinergi yang sangat positif bahkan bisa berdampak langsung kepada masyarakat,” tegas Asep.

Menurutnya, kemiskinan di Kota Tasikmalaya tidak akan selesai hanya dengan simpati atau bantuan sporadis. Diperlukan kolaborasi nyata: media menyuarakan fakta, pemerintah mengambil langkah strategis, dan masyarakat terlibat aktif.


Ramadhan dan Tanggung Jawab Sosial

Momentum Ramadhan memberi dimensi moral yang lebih kuat pada kasus ini. Bulan suci selalu identik dengan kepedulian dan solidaritas. Namun solidaritas sejati bukan hanya memberi di jalan, melainkan memastikan anak-anak tak perlu lagi turun ke jalan.

Kemiskinan di Kota Tasikmalaya seharusnya menjadi agenda prioritas lintas sektor. Bantuan pendidikan, intervensi keluarga, hingga pengawasan terhadap eksploitasi anak harus berjalan simultan.

Nisa memiliki potensi akademik. Ia punya masa depan. Tapi masa depan itu bisa tergerus jika realitas ekonomi keluarganya terus menekan.


Jangan Biarkan Ini Berlalu

Kota sering bangga pada pertumbuhan dan pembangunan. Namun ukuran kemajuan sejati adalah sejauh mana kota itu melindungi yang paling rentan.

Kemiskinan di Kota Tasikmalaya kini bukan lagi sekadar isu abstrak. Ia memiliki nama. Ia memiliki wajah. Ia berdiri di bawah lampu jalan setiap malam.

Pertanyaannya sederhana: apakah ini akan menjadi titik balik perubahan? Ataukah hanya menjadi berita yang ramai dibicarakan lalu dilupakan?

Jika sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat benar-benar dijaga, maka kisah seperti Nisa seharusnya bisa menjadi yang terakhir—bukan yang berikutnya.

Dan di tengah gemerlap kota yang terus bergerak, tanggung jawab moral itu kini berada di hadapan semua pihak. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Kasus Curanmor di Tasikmalaya Terbongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

    9 Kasus Curanmor di Tasikmalaya Terbongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Astakona. BERITA TASIKMALAYA – Sebanyak 9 kasus curanmor di Tasikmalaya berhasil diungkap jajaran Polres Tasikmalaya Kota selama pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku, termasuk seorang yang masih berstatus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memberantas pencurian kendaraan bermotor yang […]

  • Empat Pelaku Curanmor Ciamis Ditangkap, Dua Motor Diamankan

    Empat Pelaku Curanmor Ciamis Ditangkap, Dua Motor Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Upaya pemberantasan curanmor Ciamis kembali menunjukkan hasil. Jajaran Satreskrim Polres Ciamis berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah berbeda dan menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dalam pengungkapan yang disampaikan di Mapolres Ciamis, Sabtu (6/6/2026), Wakapolres Ciamis Kompol Sujana menjelaskan bahwa para pelaku diamankan […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Rumah Warga Banjaranyar Ciamis Ludes Terbakar Diduga Akibat Tungku Kayu

    Rumah Warga Banjaranyar Ciamis Ludes Terbakar Diduga Akibat Tungku Kayu

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Petugas UPTD Damkar Ciamis kembali atasi kejadian kebakaran rumah milik warga di Dusun Sindangsari RT 010 RW 003, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis,  pada hari Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Rumah tersebut diketahui milik Nono. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari tungku kayu yang tengah digunakan untuk […]

  • SPPG Petirhilir Ciamis Tak Sekadar Dapur MBG, Penggerak Ekonomi Warga.

    SPPG Petirhilir Ciamis Tak Sekadar Dapur MBG, Penggerak Ekonomi Warga.

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petirhilir di Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, membawa dampak yang lebih luas dari sekadar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain memastikan pemenuhan gizi bagi siswa dan kelompok rentan, SPPG ini juga menjadi penggerak baru ekonomi masyarakat lokal. SPPG Petirhilir Ciamis resmi diluncurkan di Madrasah Tsanawiyah […]

  • Satelit Nusantara Lima untuk Pelosok Indonesia

    Satelit Nusantara Lima Resmi Diluncurkan, Internet Cepat Hingga Pelosok Indonesia

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 63
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA TEKNOLOGI. Indonesia memasuki babak baru dalam pemerataan akses digital dengan kehadiran Satelit Nusantara Lima. Satelit komunikasi modern ini resmi diluncurkan pada Selasa (9/9/2025) dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, menggunakan roket SpaceX Falcon 9. Proyek ambisius yang digagas PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ini bertujuan memperluas jangkauan internet hingga ke wilayah 3T (Tertinggal, […]

expand_less